MEJAILMIAHMEJAILMIAH

Adagium: Jurnal Ilmiah HukumAdagium: Jurnal Ilmiah Hukum

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui , karena politik uang dapat membuat pemilih tidak lagi memilih berdasarkan pertimbangan rasional, melainkan hanya berdasarkan uang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif yakni metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis hukum positif, yaitu hukum yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan. Metode ini didasarkan pada asumsi bahwa hukum adalah aturan yang mengikat dan harus ditaati oleh masyarakat. Hasil penelitian yang didapat yaitu Politik uang dapat dilakukan oleh berbagai pihak, baik oleh kandidat, partai politik, maupun oknum penyelenggara pemilu. Praktik ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti memberikan uang, barang, atau jasa kepada pemilih. Dampak politik uang bagi demokrasi Indonesia sangatlah negatif. Politik uang dapat menyebabkan tidak berkualitas, meningkatkan biaya pemilu, dan meningkatkan korupsi. Untuk mencegah politik uang, perlu dilakukan upaya-upaya yang komprehensif, baik dari sisi hukum, kelembagaan, maupun masyarakat. Masyarakat perlu mengetahui bahwa politik uang dapat merusak demokrasi. Dengan adanya upaya-upaya tersebut, diharapkan politik uang dapat ditekan dan proses penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan lancar dan jujur.

Politik uang menjadi pelanggaran tindak pidana pemilihan yang paling sering terjadi di Indonesia dan merusak integritas serta demokrasi.Praktik ini dapat dilakukan oleh berbagai pihak melalui pemberian uang, barang, atau jasa kepada pemilih, sehingga menimbulkan terpilihnya pemimpin tidak berkualitas, biaya pemilu meningkat, dan korupsi meningkat.Untuk mencegahnya, diperlukan upaya komprehensif dari sisi hukum, kelembagaan, dan masyarakat, termasuk peningkatan kapasitas penegak hukum serta kesadaran publik.

Melanjutkan penelitian ini, peneliti dapat meneliti efektivitas kebijakan reformasi hukum terhadap penurunan praktik politik uang di daerah tertentu, mengidentifikasi faktor apa yang memengaruhinya, dan mengukur dampaknya terhadap tingkat partisipasi pemilih. Penelitian selanjutnya juga dapat membandingkan dampak kampanye digital dengan kampanye konvensional залов terhadap penggunaan uang dalam pemilu, sehingga dapat menentukan strategi pengawasan yang lebih efektif bagi lembaga pemilu. Selain itu, studi tentang peran lembaga masyarakat sipil dalam menegakkan hukum politik uang dapat memperlihatkan mekanisme monitoring, evaluasi proses penegakan, dan potensi pengembangan kerjasama antara pemerintah dan kelompok masyarakat untuk memperkuat integritas pemilu.

Read online
File size239.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test