IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam

Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar merupakan salah satu pondok pesantren yang telah mengikuti perkembangan digital di era yang lebih maju dan modern ini. Sebagai bukti, sekolah ini mendukung kehadiran teknologi finansial, yaitu teknologi digital yang digunakan pada pelayanan jasa keuangan seperti pembayaran menggunakan uang elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui landasan syariah sistem pembayaran cashless, metode implementasi sistem pembayaran cashless menggunakan Ngabar Smart Payment di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, serta mengetahui kelebihan dan kekurangan penggunaan Ngabar Smart Payment di pondok tersebut. Metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara dilakukan pada staf administrasi dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ngabar Smart Payment mempermudah sirkulasi keuangan dan pembayaran di pondok. Kelebihannya terletak pada keuangan yang transparan: semua aktivitas keuangan di seluruh unit usaha dapat dilihat dalam satu sistem yang dikelola oleh administrasi. Kekurangan sistem cashless meliputi risiko kehilangan, terutama karena kartu tipis dan sering dibawa, serta potensi penyalahgunaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan syariah sistem pembayaran cashless di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar didasarkan pada prinsip amanah sebagaimana dijelaskan dalam Surah An-Nisa ayat 58.harus menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.Sistem pembayaran cashless menggunakan Ngabar Smart Payment telah diimplementasikan dengan fitur transparansi keuangan yang memungkinkan semua aktivitas di seluruh unit usaha dapat dilihat dalam satu sistem yang hanya diakses oleh bagian administrasi.Namun, penggunaan sistem cashless menimbulkan beberapa kekurangan, antara lain risiko kehilangan kartu karena kartu tipis dan sering dibawa, serta kemungkinan penyalahgunaan saldo.

Untuk penelitian lanjutan, pertama-tama perlu diteliti bagaimana persepsi santri dan wali santri terhadap keamanan data keuangan yang disimpan dalam Ngabar Smart Payment, serta apakah sistem ini dapat meminimalisir praktik penyalahgunaan dana. Kedua, dapat dilakukan studi komparatif antara efektivitas Ngabar Smart Payment dengan sistem pembayaran alternatif (misalnya QR code tanpa kartu fisik) guna mengetahui keunggulan dan kelemahan masing-masing dalam konteks pesantren. Ketiga, pengembangan modul pelatihan literasi keuangan digital bagi santri dan staf administrasi dapat dipertimbangkan, sehingga penerapan teknologi cashless tidak hanya menambah transparansi, tetapi juga meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelolaan keuangan di kalangan pesantren.

Read online
File size451.77 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test