STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI

Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar SekolahEmpowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Menghafal Al-Quran tidak mudah. Orang tua harus terlibat dalam membimbing dan memotivasi anak mereka menghafal Al-Quran di rumah agar hafalan mereka meningkat dan kuat. Dalam beberapa kasus, orang tua hanya menyerahkan anak mereka kepada guru di sekolah untuk membimbing mereka kembali. sehingga anak-anak tidak terlalu tertarik untuk menghafal Al-Quran. Dengan demikian, tujuan hafalan tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peran orang tua dalam pendidikan tahfiẓ Al-Quran anak. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi, yang berarti menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Pada tahap awal penelitian, metode kualitatif digunakan, dan metode kuantitatif digunakan pada tahap berikutnya. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis skor rata-rata. Hasil menunjukkan bahwa salah satu indikator kategori kepuasan adalah peran orang tua dalam meningkatkan hafalan Quran anak. Ini menunjukkan bahwa anak-anak melihat peningkatan yang signifikan dalam hafalan karena orang tua memaksimalkan peran ini, tetapi kurangnya kepercayaan diri dari orang tua menyebabkan anak lebih lambat menghafal. Pendidik berusaha untuk memahami peran orang tua dalam meningkatkan hafalan Quran anak.

Dari informasi sebelumnya, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara peran orang tua dan kemampuan siswa yang lebih baik dalam membaca Al-Quran.Dalam hal ini, peran orang tua siswa sangat baik, dengan rata-rata skor N = 45, tingkat signifikansi 5%, dan rtable = 0.Semua pernyataan dianggap valid jika rcount lebih besar dari rtable (rcount lebih besar dari 0.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mereka memiliki kemampuan tinggi dalam membaca Al-Quran.Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam membimbing siswa dalam meningkatkan hafalan Al-Quran di STP Khoiru Ummah dapat dicapai melalui penerapan strategi pembelajaran langsung (imperatif positif) dan penguatan.Penilaian pola sinergi antara guru dan orang tua dapat dilakukan selama kedua pihak menguasai elemen dan keterampilan pendidikan anak.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kepercayaan diri orang tua terhadap kemampuan anak dalam menghafal Al-Quran, mengingat penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya kepercayaan diri orang tua memengaruhi hasil hafalan. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode pembelajaran kreatif yang melibatkan orang tua, seperti penggunaan permainan edukatif atau teknologi interaktif, untuk meningkatkan partisipasi aktif mereka. Selanjutnya, studi tentang peran komunitas atau lembaga lokal dalam mendukung keterlibatan orang tua dalam pendidikan Al-Quran dapat menjadi arah baru, terutama untuk memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi proses hafalan Al-Quran dan menciptakan pendekatan yang lebih holistik serta berkelanjutan.

Read online
File size191.95 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test