STKW SURABAYASTKW SURABAYA

Terob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan SeniTerob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni

Motif batik Ringkel Banyuates memiliki karakteristik khas dalam proses pembuatannya. Selain digambar secara manual menggunakan canting, motif ini juga dikombinasikan dengan teknik jumputan (tie‑dye) dan ringkel, yang melibatkan penyisipan kain sebelum proses pewarnaan sehingga menghasilkan pola tertentu. Teknik ringkel dilaksanakan melalui penyulaman (dilujur) sesuai pola tertentu, kemudian diintegrasikan dengan batik gambar tangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai perkembangan motif batik Ringkel di Banyuates serta meneliti proses pembuatannya di Banyuates, Sampang, Madura. Metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi ragam motif batik Ringkel yang telah berkembang di wilayah tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa inspirasi dan inovasi, khususnya dalam meningkatkan pemikiran kreatif dan kritis terkait pengembangan motif batik Ringkel di Banyuates, Sampang, Madura, serta meningkatkan nilai estetika dan nilai ekonomi batik tersebut.

Motif batik Ringkel di Banyuates terinspirasi oleh lingkungan alam setempat dan berfungsi sebagai media pelestarian identitas budaya serta sejarah regional, dengan menggabungkan elemen visual dasar seperti titik, garis, bidang, dan komposisi spasial.Motif ini, yang telah diadopsi sebagai pakaian resmi oleh pemerintah Kabupaten Sampang, mencerminkan warisan maritim dan mencakup empat elemen historis utama (tombak, anyaman daun pandan, daun moringa, dan daun jambu air), serta terus berkembang melalui adaptasi pengrajin lokal.Inovasi berkelanjutan dalam keterampilan kerajinan dan aplikasi warna diperlukan untuk meningkatkan kualitas, nilai pasar, dan keunikan batik Ringkel Banyuates.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan bahan pewarna alami lokal terhadap kualitas dan daya tahan warna pada batik Ringkel, sehingga menilai potensi peningkatan nilai ekonomi serta keberlanjutan lingkungan. Selanjutnya, studi komparatif antara teknik ringkel tradisional dengan teknik digital modern dapat mengidentifikasi peluang inovasi dalam proses produksi, khususnya dalam hal efisiensi waktu dan konsistensi pola, serta dampaknya terhadap persepsi konsumen. Terakhir, penelitian mengenai persepsi pasar internasional terhadap motif batik Ringkel Banyuates dapat mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan global, termasuk strategi pemasaran budaya dan adaptasi desain untuk memenuhi selera konsumen luar negeri.

  1. The Development of Ringkel Batik Motifs In Banyuates, Sampang Regency | Terob : Jurnal Pengkajian dan... terobjournal.stkw-surabaya.ac.id/index.php/jtr/article/view/133The Development of Ringkel Batik Motifs In Banyuates Sampang Regency Terob Jurnal Pengkajian dan terobjournal stkw surabaya ac index php jtr article view 133
Read online
File size747.34 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test