UPN VeteranUPN Veteran

Jurnal MebisJurnal Mebis

Perkembangan pesat platform media sosial, seperti TikTok, telah mengubah cara perusahaan memasarkan produk dan berinteraksi dengan konsumen. Penelitian ini menganalisis pengaruh Pemasaran Media Sosial (PMS) terhadap Perilaku Pembelian Impulsif (PB) dengan Motivasi Belanja Hedonis (MBH) sebagai variabel mediator. Metode kuantitatif menggunakan survei pada 150 pengguna aktif media sosial di Kota Palu, Indonesia, kemudian dianalisis dengan pemodelan persamaan struktural Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa PMS berpengaruh positif dan signifikan terhadap MBH dan PB, sedangkan MBH juga berpengaruh positif pada PB dan berfungsi sebagai mediator parsial antara PMS dan PB. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi PMS yang menciptakan pengalaman belanja menyenangkan bagi peningkatan perilaku pembelian impulsif.

Pemasaran media sosial memiliki dampak signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif baik secara langsung maupun melalui motivasi belanja hedonis.Strategi pemasaran yang mengenali dan memanfaatkan motivasi emosional konsumen dapat meningkatkan peluang pembelian spontan.Penelitian ini memperkuat peran motivasi hedonis sebagai mekanisme psikologis penting dalam menghubungkan paparan konten pemasaran dengan keputusan pembelian impulsif.

Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menelusuri pergeseran perilaku konsumen dalam jangka panjang akibat interaksi berkelanjutan dengan konten media sosial, mengingat faktor-faktor seperti tren algoritma dan perubahan preferensi demografis dapat memengaruhi intensitas motivasi hedonis dan impulsif. Kedua, perluasan sampel ke wilayah dan kelompok usia berbeda dapat menguji generalisasabilitas model, serta menginvestigasi variabel tambahan seperti kontrol diri, persepsi merek, dan loyalitas produk sebagai mediator atau moderator yang potensi menguatkan atau melemahkan hubungan antara pemasaran media sosial dan pembelian impulsif. Ketiga, desain eksperimen berbasis real-time yang memanipulasi elemen kreatif (misalnya, durasi video, penggunaan influencer, atau tawaran diskon) dapat membantu mengidentifikasi akar penyebab emosional spesifik yang memicu impulsif, sehingga memberi panduan praktis bagi pemasar untuk merancang konten yang secara selektif menstimulasi motivasi hedonis tanpa menimbulkan rasa bersalah atau post-purchase regret.

Read online
File size335.99 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test