STKW SURABAYASTKW SURABAYA

Terob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan SeniTerob : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni

Penelitian ini mengkaji prosesi Siraman Kepemimpinan serta ajaran Buddha, dengan fokus pada konsep Prajnaparamita dan Panca Skandha sebagai inspirasi utama bagi tarian Dewanggono. Tujuannya adalah menciptakan koreografi baru yang menghidupkan nilai kebijaksanaan dan kemurnian batin, berlandaskan pemahaman bahwa diri manusia terdiri dari lima agregat yang tidak permanen. Lima penari berpartisipasi dalam eksplorasi perjalanan internal dari kekosongan menuju kesempurnaan melalui empat babak, masing‑masing mengekspresikan keadaan mental yang berbeda melalui gerak tubuh dan bahasa tubuh, dengan metode Penelitian Berbasis Praktik yang mengintegrasikan riset lapangan dan teori penciptaan tarian, serta analisis data berupa evaluasi dan bimbingan dosen pembimbing untuk memperkuat pesan dan keselarasan gerakan dengan musik gamelan Jawa.

Dewanggono terinspirasi oleh prosesi siraman Arak Tumpeng Ponco Tuk di Desa Pakel serta ajaran Buddha Prajñāpāramitā dan Pañca Skandha, menggambarkan perjalanan batin dari kekosongan, konflik, kesadaran, hingga kesempurnaan melalui empat tahapan tari tradisional Jawa.Koreografi yang dirancang oleh Dewi Purwaningsih mengikuti proses terstruktur meliputi desain, pengembangan (eksplorasi, improvisasi, komposisi, evaluasi), penyusunan, dan pertunjukan, dengan tujuan menghasilkan karya yang menyalurkan kebijaksanaan Buddha serta pesan spiritual.Upaya ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya Jawa dan menumbuhkan kebijaksanaan dalam masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan antara tarian Dewanggono dengan bentuk tarian Jawa lain yang mengintegrasikan konsep Buddhisme, untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan dalam penyampaian nilai spiritual. Selanjutnya, studi empiris tentang respons penonton terhadap pertunjukan Dewanggono dapat dilakukan guna mengukur dampak psikologis dan persepsi estetika, serta mengkaji bagaimana elemen musik gamelan mempengaruhi pengalaman emosional penonton. Akhirnya, pengembangan platform digital yang mendokumentasikan proses kreatif, gerakan koreografi, dan interpretasi filosofis dapat memperluas jangkauan aksesibilitas karya, memungkinkan analisis longitudinal tentang evolusi tarian serta kontribusinya terhadap pelestarian warisan budaya dan pendidikan seni.

  1. NILAI SPIRITUAL TARI BEDHAYA SEKARJAGAD DI SANGGAR PAKARJAWI SEMARANG | Wulandari | Joged. nilai spiritual... doi.org/10.24821/joged.v18i1.6969NILAI SPIRITUAL TARI BEDHAYA SEKARJAGAD DI SANGGAR PAKARJAWI SEMARANG Wulandari Joged nilai spiritual doi 10 24821 joged v18i1 6969
  2. GAYA PENCIPTAAN HADAWIYAH ENDAH UTAMI DALAM TARI BEDHAYA SANTRI | Greget: Jurnal Kreativitas dan Studi... jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/greget/article/view/4692GAYA PENCIPTAAN HADAWIYAH ENDAH UTAMI DALAM TARI BEDHAYA SANTRI Greget Jurnal Kreativitas dan Studi jurnal isi ska ac index php greget article view 4692
  3. The Creation Process of Dewanggono Dance Works in the Tradition of Arak Tumpeng Ponco Tuk | Terob : Jurnal... terobjournal.stkw-surabaya.ac.id/index.php/jtr/article/view/116The Creation Process of Dewanggono Dance Works in the Tradition of Arak Tumpeng Ponco Tuk Terob Jurnal terobjournal stkw surabaya ac index php jtr article view 116
Read online
File size1.09 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test