AKABAAKABA
Jurnal Analisis HukumJurnal Analisis HukumPenelitian ini mengkaji pembagian harta warisan berdasarkan hukum adat di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam, praktik pewarisan lebih banyak dipengaruhi oleh tradisi Jawa dan budaya Islam abangan dibanding hukum waris Islam. Melalui pendekatan kualitatif, ditemukan tiga pola umum dalam pembagian warisan: segendong sepikul (anak laki-laki mendapat dua kali lipat), dum-dum ketupat (pembagian merata), dan pembagian berdasarkan musyawarah. Harta dianggap sebagai milik bersama tanpa memisahkan antara harta bawaan dan harta bersama. Secara unik, sebagian warisan dapat diberikan sebelum pewaris meninggal melalui pesan lisan atau simbolik. Tradisi lokal seperti selametan sangat memengaruhi waktu pembagian warisan, yang umumnya dilakukan dalam waktu enam bulan setelah kematian. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai kerukunan, kesepakatan keluarga, dan penghormatan terhadap adat lebih diutamakan daripada penerapan hukum formal. Praktik pewarisan di Gondangrejo mencerminkan kearifan lokal yang menjunjung tinggi harmoni sosial dan tradisi leluhur.
Meskipun mayoritas orang di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, beragama Islam, kebiasaan pembagian harta warisan masih sangat kuat dipengaruhi oleh nilai-nilai dan tradisi hukum adat Jawa, terutama Islam abangan.Dalam kehidupan sehari-hari, hukum waris Islam belum sepenuhnya diterapkan.Masyarakat lebih memprioritaskan kerukunan, musyawarah keluarga, dan adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.Ada 3 pola utama pembagian warisan ditemukan, yaitu.(1) pola segendong sepikul, di mana anak laki-laki menerima dua kali lipat bagian daripada perempuan.(2) pola dum-dum ketupat, di mana pembagian dilakukan secara rata tanpa mempertimbangkan jenis kelamin.dan (3) pola musyawarah mufakat, di mana pembagian disesuaikan dengan kesepakatan bersama dan kondisi sosial ekonomi ahli waris.Sangat menarik bahwa dalam praktik Jawa Gondangrejo, harta warisan seringkali tidak dibedakan antara harta bersama dan harta bawaan, sehingga semua harta pasangan digabungkan sebagai satu warisan.Selain itu, sebagian dari warisan dapat dialihkan sebelum pewaris meninggal melalui pemberian simbolik, pesan lisan, atau wasiat adat seperti wekas atau welingan.Waktu pembagian harta benda juga disesuaikan dengan tradisi kematian, yang dapat mencakup selametan selama tiga, tujuh, atau seratus hari, dengan waktu paling lama enam bulan setelah kematian.Semua temuan ini menunjukkan bahwa, di tengah-tengah pengaruh agama Islam, adat lokal masih memiliki peran dominan dalam membentuk sistem pewarisan.Budaya Islam abangan, yang menggabungkan ajaran Islam dengan kepercayaan lokal seperti mistisisme dan spiritualitas Jawa, menjadikan pewarisan sebagai praktik yang memiliki nilai sosial dan spiritual selain legal.Oleh karena itu, hukum waris adat di Gondangrejo mencerminkan dinamika masyarakat Jawa, yang lebih menekankan pada keharmonisan, musyawarah, dan penghargaan terhadap tradisi leluhur daripada penerapan hukum formal yang ketat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana pengaruh tradisi lokal dan budaya Jawa terhadap penerapan hukum waris Islam di masyarakat Gondangrejo, terutama dalam hal pembagian harta warisan. Kedua, apakah ada perbedaan signifikan dalam praktik pewarisan antara masyarakat yang tinggal dekat dengan masjid dan yang jauh dari masjid, serta bagaimana hal ini mempengaruhi hubungan sosial dan kerukunan keluarga. Ketiga, bagaimana peran musyawarah dan mufakat dalam proses pembagian warisan, dan apakah ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi keputusan musyawarah tersebut. Dengan menggabungkan tiga saran ini, penelitian lanjutan dapat menyelidiki lebih dalam dinamika sosial dan budaya dalam praktik pewarisan di Gondangrejo, serta implikasinya terhadap penerapan hukum waris secara formal.
| File size | 282.06 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINPTKIAINPTK Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggung jawab atas biaya ngeprik padi (penggilingan padi), praktik ini tetap mempertahankan nilai-nilaiMeskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggung jawab atas biaya ngeprik padi (penggilingan padi), praktik ini tetap mempertahankan nilai-nilai
UNISLAUNISLA Analisis kebutuhan sangat penting untuk mengembangkan buku ajar bahasa Inggris yang sesuai untuk siswa kelas sepuluh jurusan Otomasi Perkantoran dan TataAnalisis kebutuhan sangat penting untuk mengembangkan buku ajar bahasa Inggris yang sesuai untuk siswa kelas sepuluh jurusan Otomasi Perkantoran dan Tata
STTAASTTAA (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), x 160h. Penulis buku ini, yang menyelesaikan studinya di Presbyterian School of Christian Education, Richmond-Virginia,(Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), x 160h. Penulis buku ini, yang menyelesaikan studinya di Presbyterian School of Christian Education, Richmond-Virginia,
STTAASTTAA Doktrin ini bukan warisan budaya Barat atau dogma skolastik, melainkan pengakuan iman yang didasarkan pada kesaksian Alkitab sendiri dan pekerjaan RohDoktrin ini bukan warisan budaya Barat atau dogma skolastik, melainkan pengakuan iman yang didasarkan pada kesaksian Alkitab sendiri dan pekerjaan Roh
STTAASTTAA Dalam pelayanan sebagai hamba Tuhan ke banyak gereja di Indonesia, penulis menemukan satu hal yang sama yang dihadapi gereja-gereja tersebut yaitu gesekanDalam pelayanan sebagai hamba Tuhan ke banyak gereja di Indonesia, penulis menemukan satu hal yang sama yang dihadapi gereja-gereja tersebut yaitu gesekan
STTAASTTAA Kedua, pemahaman improvitisasi menekankan pentingnya belajar dari sejarah gereja untuk menarik pelajaran dari improvisasi teologis masa lalu. Ketiga, improvisasiKedua, pemahaman improvitisasi menekankan pentingnya belajar dari sejarah gereja untuk menarik pelajaran dari improvisasi teologis masa lalu. Ketiga, improvisasi
IAIN SUIAIN SU Artikel ini mengkaji tinjauan fukaha terhadap etika pendidik dalam Islam, khususnya melalui ulasan Imam al‑Nawawî. Berdasarkan analisis isi terhadapArtikel ini mengkaji tinjauan fukaha terhadap etika pendidik dalam Islam, khususnya melalui ulasan Imam al‑Nawawî. Berdasarkan analisis isi terhadap
IAIN SUIAIN SU Pengembangan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di wilayah Kota Lhokseumawe dilatarbelakangi oleh kompetensi guru Pendidikan Agama Islam yang mengalamiPengembangan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di wilayah Kota Lhokseumawe dilatarbelakangi oleh kompetensi guru Pendidikan Agama Islam yang mengalami
Useful /
IAINPTKIAINPTK van Dijk. Penelitian menyoroti peran bahasa sebagai instrumen kekuasaan dalam wacana keagamaan, khususnya dalam membentuk kognisi sosial, konstruksi ideologis,van Dijk. Penelitian menyoroti peran bahasa sebagai instrumen kekuasaan dalam wacana keagamaan, khususnya dalam membentuk kognisi sosial, konstruksi ideologis,
POLIMEDIAPOLIMEDIA Provinsi Kepulauan Riau memiliki segudang potensi SDA yang patut dikelola sebagai aset wisata. Salah satu potensi itu adalah tanaman mangrove yang berlimpahProvinsi Kepulauan Riau memiliki segudang potensi SDA yang patut dikelola sebagai aset wisata. Salah satu potensi itu adalah tanaman mangrove yang berlimpah
EKASAKTIEKASAKTI Berdasarkan penelitian dan pengalaman yang tersedia hingga September 2021, saya tidak dapat memberikan kesimpulan langsung tentang pengaruh penggunaanBerdasarkan penelitian dan pengalaman yang tersedia hingga September 2021, saya tidak dapat memberikan kesimpulan langsung tentang pengaruh penggunaan
EKASAKTIEKASAKTI Kondisi tersebut memungkinkan perbaikan melalui penambahan bahan organik dan pengaturan sistem tata air tanah. Kesesuaian lahan untuk tanaman padi ladangKondisi tersebut memungkinkan perbaikan melalui penambahan bahan organik dan pengaturan sistem tata air tanah. Kesesuaian lahan untuk tanaman padi ladang