UIN WALISONGOUIN WALISONGO

JPW (Jurnal Politik Walisongo)JPW (Jurnal Politik Walisongo)

Kehadiran siswa sekolah Islam (santri) dalam sejarah politik Indonesia memiliki signifikansi yang signifikan, bukan hanya karena beratnya demografi mereka tetapi juga karena pengaruh strategis dan peran kritis mereka dalam tiga pemilu nasional terakhir. Santri berfungsi tidak hanya sebagai pemilih aktif tetapi juga sebagai komponen penting dari koalisi pemilu dan, dalam beberapa kasus, sebagai calon. Studi ini menggunakan survei terhadap 1.076 santri di Jawa Tengah selama 2024. Peserta terdiri dari individu yang telah mengikuti dan tinggal di sekolah Islam (pesantren). Temuan menunjukkan bahwa keluarga dan pemimpin agama memberikan pengaruh kuat pada partisipasi politik santri. Mayoritas santri masih mempercayai jaringan keluarga dan otoritas agama sebagai titik referensi utama saat memilih kandidat pilihan mereka. Selain itu, mayoritas santri terafiliasi dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU), yang tetap menjadi kekuatan institusional dominan dalam komunitas Muslim Indonesia. Namun, keterkaitan antara santri dan partai politik formal, terutama partai politik Islam, tetap relatif cair, dengan hanya sebagian kecil yang memiliki keanggotaan partai formal atau afiliasi politik berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa meskipun identitas agama membentuk nilai-nilai politik, kesetiaan partai di kalangan santri tidak seragam dan tidak selalu kuat.

Santri di Jawa Tengah masih mempertimbangkan keluarga dan tokoh agama sebagai referensi utama dalam menentukan pilihan politik mereka.Meskipun NU tetap menjadi organisasi dominan, hubungan santri dengan partai politik Islam cenderung bersifat dinamis.Partisipasi politik santri dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, dan akses informasi melalui media.Keterlibatan santri dalam kegiatan partai politik masih rendah, namun mereka tetap terpengaruh oleh otoritas religius dan tradisi pesantren.

Berdasarkan temuan studi ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik santri di era digital. Selain itu, perlu dikaji lebih dalam bagaimana dinamika ekonomi dan pendidikan memengaruhi preferensi politik santri. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran organisasi keagamaan lain selain NU dalam membentuk opini politik santri. Dengan memperluas cakupan studi, peneliti dapat mengidentifikasi pola baru dalam interaksi antara tradisi pesantren, kebijakan publik, dan dinamika partai politik di Indonesia.

  1. The Networks of Faith and Politics: Exploring Santri Electoral Behavior in Central Java Elections 2024... doi.org/10.21580/jpw.v7i2.29102The Networks of Faith and Politics Exploring Santri Electoral Behavior in Central Java Elections 2024 doi 10 21580 jpw v7i2 29102
Read online
File size494.83 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test