IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Tulisan ini mendiskusikan tentang dinamika pergerakan politik Islam di Wilayah Regional Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia. Kedua negara tersebut memiliki rekam jejak sejarah politik Islam yang hampir sama, akan tetapi nampak bergerak berbeda paska datangnya kolonialisme hingga memasuki era modern kontomporer. Metode komparatif digunakan sebagai metode analisis penelitian untuk menemukan titik temu dan titik perbedaan politik Islam di kedua negara tersebut. Pendekatan historis sebagai alat bantu untuk melihat bagaimana rekam historis dinamisme politik Islam di kedua tersebut. Melalui metode dan pendekatan tersebut penulis menemukan tiga aspek persamaan, yakni Indonesia dan Malaysia sama-sama menganut sistem demokrasi dan konsep hukum plural, berorientasi kepada nilai-nilai substansi Islam daripada formalisasi Islam, serta berupaya menciptakan masyarakat muslim berperadaban (masyarakat madani dan Islam haḍāri). Sedangkan aspek perbedannya ialah pernyataan kata “Islam sebagai symbol dalam konstitusi negara dan keterlibatan antara pemerintah dan non pemerintah dalam pergerakan politik Islam.

Politik Islam di Indonesia dan Malaysia berfokus pada aktualisasi nilai-nilai Islam substansial dalam sistem demokrasi dan kebijakan nasional.Kedua negara menghindari terbakar dalam formalisasi Islam dalam konstitusi, melainkan menekankan konsep masyarakat muslim madani dan Islam haḍāri.Perbedaan utama terletak pada aktor politik Islam, di Indonesia dipimpin oleh organisasi masyarakat sipil, sementara di Malaysia cenderung diwakili oleh elit birokrasi.

Pertama, studi longitudinal tentang bagaimana proses urbanisasi memodifikasi gerakan politik Islam di Indonesia dan Malaysia dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial-politik jangka panjang. Kedua, penelitian kuantitatif dan kualitatif mengenai dampak media sosial dalam membentuk persepsi publik terhadap sinergi Islam‑politik pada kedua negara dapat mengungkap mekanisme komunikasi modern. Ketiga, perbandingan persepsi legitimasi simbolis konstitusi Islam di Indonesia dan Malaysia akan memberi kontribusi pada dialog kebijakan hukum yang lebih inklusif dan kontekstual. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan dengan pendekatan case study serta analisis isi dokumen legislasi dan survei populasi.

  1. Manfaat dan Kesehatan - IAINSU. manfaat kesehatan iainsu ketahui buah kelapa muda tahu daging matang... doi.org/10.33006/ji-kes.v5i1.246Manfaat dan Kesehatan IAINSU manfaat kesehatan iainsu ketahui buah kelapa muda tahu daging matang doi 10 33006 ji kes v5i1 246
  2. AGAMA DAN POLITIK: Mengurai Noktah Merah Politik Identitas di Indonesia | Jurnal Studi Islam dan Sosial.... ejournal.iaikhozin.ac.id/index.php/iklila/article/view/258AGAMA DAN POLITIK Mengurai Noktah Merah Politik Identitas di Indonesia Jurnal Studi Islam dan Sosial ejournal iaikhozin ac index php iklila article view 258
Read online
File size440.36 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test