IAISYAICHONAIAISYAICHONA

Qismul Arab: Journal of Arabic EducationQismul Arab: Journal of Arabic Education

Dengan perkembangan teknologi, praktik penerjemahan telah berubah dari manual ke digital dengan memanfaatkan platform berbasis AI. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi praktik penerjemahan mahasiswa PBA melalui penggunaan Artificial Intelligence (AI), seperti Google Translate, ChatGPT, Google Lens, DeepL, dan Microsoft Translator. Responden penelitian ini adalah 24 mahasiswa PBA semester 7 UIN Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran signifikan dari penerjemahan manual ke penerjemahan berbasis AI. ChatGPT menjadi alat terjemahan yang sering digunakan, tetapi DeepL lebih disukai karena mampu menerjemahkan konteks panjang, mudah digunakan, dan hasilnya cepat. Mayoritas mahasiswa memanfaatkan AI untuk menerjemahkan teks akademik dengan alasan kemudahan, kecepatan, dan rekomendasi dosen/teman. Meskipun AI mempermudah dan mempercepat penerjemahan, mahasiswa tetap menyadari keterbatasannya dan melakukan peninjauan ulang untuk menjaga kualitas hasil terjemahan.

Berdasarkan hasil analisis data angket terhadap 24 responden, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan platform penerjemahan berbasis AI oleh mahasiswa PBA UIN Ponorogo mengalami transformasi signifikan.Mahasiswa memilih menggunakan ChatGPT dan DeepL karena kemudahan dan kecepatan.Jenis teks yang diterjemahkan adalah teks akademik.Mahasiswa menilai AI cukup akurat dan mudah digunakan, tetapi tetap melakukan pengecekan manual.Kelebihan platform AI adalah hasil terjemahan yang akurat, mudah digunakan, gratis, dan mampu menerjemahkan konteks panjang.Kekurangan platform AI adalah akurasi yang belum sempurna, terjemahan yang terlalu literal, dan kurang mempertahankan gaya bahasa.Transformasi ini menunjukkan pergeseran dari penerjemahan manual ke digital dengan platform berbasis AI.Mahasiswa diharapkan memanfaatkan platform AI dengan bijak, melakukan pengecekan manual, dan memperdalam pemahaman konteks teks, terutama teks akademik.Dosen dan pengembang kurikulum PBA disarankan untuk mengintegrasikan AI dalam pembelajaran tarjamah secara etis dan terarah, dengan memanfaatkan AI sebagai alat bantu awal penerjemahan dan tetap mengarahkan mahasiswa untuk melakukan analisis manual terhadap struktur dan gaya bahasa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji perbandingan kualitas terjemahan AI dengan terjemahan manual, serta pengaruh penggunaan AI terhadap kemampuan penerjemahan jangka panjang mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut persepsi mahasiswa terhadap penggunaan AI dalam penerjemahan, strategi yang mereka gunakan, dan bagaimana AI mempengaruhi cara mereka berpikir dan belajar menerjemah. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan platform penerjemahan berbasis AI yang lebih akurat dan mampu menangkap gaya bahasa yang unik dalam teks Arab, serta untuk meningkatkan kemampuan AI dalam memahami konteks dan struktur kalimat.

  1. Urgensi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Bahasa Arab | AL-MUTSLA. urgensi artificial intelligence... doi.org/10.46870/jstain.v7i1.1660Urgensi Artificial Intelligence AI dalam Pembelajaran Bahasa Arab AL MUTSLA urgensi artificial intelligence doi 10 46870 jstain v7i1 1660
  2. HAKIKAT PENERJEMAHAN | Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. hakikat penerjemahan al ihda... jurnal-stainurulfalahairmolek.ac.id/index.php/ojs/article/view/53HAKIKAT PENERJEMAHAN Al Ihda Jurnal Pendidikan dan Pemikiran hakikat penerjemahan al ihda jurnal stainurulfalahairmolek ac index php ojs article view 53
Read online
File size751.06 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test