UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG

Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan

Proses moulting berjalan dengan baik diperlukan yakni suplemen tambahan agar dapat membantu terjadinya pada saat proses terjadinya moulting. Salah satu bahan alternatif yang diduga dapat dimanfaatkan adalah cacahan batang pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui performa pertumbuhan, kelangsungan hidup, FCR dan kualitas air selama penelitian serta mengetahui lama perlakuan perendaman cacahan batang pisang tertinggi dalam pemeliharaan lobster air tawar. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dengan 3 kali ulangan dengan konsentrasi 5 g/l. pada perlakuan P0: Kontrol, P1: Perendaman Cacahan batang pisang pergantian 3 hari sekali, P2: Perendaman Cacahan batang pisang pergantian 7 hari sekali, P3: Perendaman Cacahan batang pisang tanpa pergantian. Data Parameter pertumbuhan, kelangsungan hidup dan FCR dianalisis dengan SPSS versi 16.0 dengan analisis ragam (ANOVA) pada selang kepercayaan 95%.

Berdasarkan hasil penelitian, perendaman cacahan batang pisang dengan konsentrasi 5 g/L secara signifikan memengaruhi pertumbuhan berat, pertumbuhan panjang, rasio konversi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup lobster air tawar.Perlakuan P3, yaitu perendaman tanpa pergantian, menghasilkan pertumbuhan berat mutlak sebesar 2,61 g, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 3,11 cm, rasio konversi pakan 1,70, dan kelangsungan hidup 100 %.Temuan ini menunjukkan bahwa durasi perendaman yang lebih lama dapat meningkatkan efisiensi pemeliharaan lobster.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi konsentrasi cacahan batang pisang memengaruhi metabolisme glukosa dan respons imun pada Cherax quadricarinatus selama proses moulting, sehingga dapat mengidentifikasi konsentrasi optimal yang mendukung kesehatan dan pertumbuhan. Selain itu, studi fermentasi cacahan batang pisang perlu dilakukan untuk menilai peningkatan sifat probiotik serta dampaknya terhadap rasio konversi pakan dan pertumbuhan spesifik lobster, dengan membandingkan hasil antara bahan yang difermentasi dan tidak difermentasi. Selanjutnya, penelitian lintas spesies dapat menguji efektivitas perendaman cacahan batang pisang pada ikan nila atau udang vannamei, termasuk menentukan frekuensi perendaman yang paling efisien bagi masing‑masing spesies, sehingga memberikan panduan praktis bagi diversifikasi aplikasi bahan alternatif dalam budidaya perairan.

Read online
File size472 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test