UIN WALISONGOUIN WALISONGO

Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial KeagamaanWalisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) di Depok mengembangkan resistensi etis terhadap dominasi politik Islam konservatif, yang dikendalikan oleh partai politik tertentu. Studi ini bertujuan untuk menelaah bagaimana perempuan NU mengartikulasikan dan terlibat dalam resistensi etis melalui keterlibatan organisasi, serta bagaimana tindakan ini memajukan moderasi beragama dan konsep keluarga maṣlaḥah dalam konteks Islam perkotaan. Dengan menggunakan kerangka interdisipliner yang mengintegrasikan teori modal sosial, counterpublics, dan agen etis, penelitian ini menelaah strategi simbolik, struktural, dan praktis yang digunakan oleh perempuan NU di Muslimat NU, Fatayat NU, dan IPPNU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan NU membangun lingkungan sosial alternatif yang berlandaskan keadilan, kasih sayang, dan inklusivitas. Aktivisme mereka menjadi penyeimbang terhadap narasi konservatif di Depok dan menghidupkan kembali tradisi Islam secara progresif dan kontekstual. Dengan menantang eksklusivitas dalam budaya perkotaan dan membuka ruang bagi ekspresi Islam yang lebih penuh kasih, inklusif, dan transformatif, gerakan akar rumput ini membantu mendorong terjadinya perubahan sosial yang lebih luas.

Kontestasi diskursus Islam di perkotaan seperti Depok menunjukkan dinamika perebutan ruang dan legitimasi ideologis, di mana dominasi politik Islam konservatif dari PKS ditentang oleh gerakan perempuan NU.Melalui resistensi etis akar rumput, perempuan NU mengembangkan ekosistem alternatif yang berlandaskan etika komunitas, mempromosikan interpretasi Islam yang inklusif, kontekstual, dan berorientasi keadilan melalui jaringan pengajian, edukasi keluarga, dan advokasi nilai.Konsep moderasi beragama dan keluarga maṣlaḥah yang diperjuangkan perempuan NU menjadi pilar utama resistensi ini, diinterpretasikan ulang sebagai ide-ide yang hidup, berperspektif gender, dan berdorongan etis untuk membangun masyarakat yang adil, plural, dan transformatif.

Penelitian ini mengulas peran perempuan NU di Depok dalam melawan dominasi Islam konservatif melalui etika moderat dan konsep keluarga maṣlaḥah. Untuk melengkapi temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa arah. Pertama, mengingat temuan bahwa toleransi seringkali bersifat pragmatis dan dan belum terinternalisasi secara teologis di kalangan anggota NU sekalipun, penelitian mendatang bisa menyelidiki metode pendidikan dan strategi komunikasi yang paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama secara mendalam. Ini bukan sekadar menyebarkan informasi, tetapi membentuk kesadaran etis yang kokoh, bahkan di luar lingkungan Nahdliyyin, untuk mencapai pemahaman keragaman yang lebih luas dan tulus. Kedua, studi ini mendeskripsikan berbagai inisiatif yang dilakukan perempuan NU, seperti Gerakan Keluarga Maṣlaḥah Nahdlatul Ulama (GKMNU) dan pengajian berbasis gender. Akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang secara sistematis mengevaluasi dampak jangka panjang dari program-program ini terhadap perubahan sosial di Depok. Misalnya, bagaimana inisiatif ini benar-benar memengaruhi angka perceraian, ketahanan keluarga, atau bahkan persepsi masyarakat umum tentang keadilan gender, dengan menggunakan pendekatan kualitatif mendalam atau kuantitatif berbasis indikator sosial. Ketiga, melihat dominasi narasi konservatif, penting untuk mengkaji bagaimana gerakan perempuan NU dapat secara lebih strategis memanfaatkan platform digital dan media sosial. Penelitian dapat mengeksplorasi strategi dakwah digital yang inovatif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang inklusif dan transformatif kepada audiens perkotaan yang melek digital, sekaligus menanggulangi narasi eksklusif yang dominan, sehingga pesan moderasi dan maṣlaḥah dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.

  1. Analisa Realisasi Anggaran Belanja Pada Pemerintah Kota Depok Tahun 2021 – 2022 | Kajian Ekonomi... ejournal.areai.or.id/index.php/KEAT/article/view/157Analisa Realisasi Anggaran Belanja Pada Pemerintah Kota Depok Tahun 2021 Ae 2022 Kajian Ekonomi ejournal areai index php KEAT article view 157
  2. Melawan Fundamentalisme: Memanusiakan Perempuan | AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies. memanusiakan... doi.org/10.69698/jis.v1i1.3Melawan Fundamentalisme Memanusiakan Perempuan AL KAINAH Journal of Islamic Studies memanusiakan doi 10 69698 jis v1i1 3
  3. Ruang-Ruang Pembentuk Aktivisme: Membangun Narasi Politik Mahasiswa Pada Aksi 212 | Lembaran Antropologi.... doi.org/10.22146/la.4335Ruang Ruang Pembentuk Aktivisme Membangun Narasi Politik Mahasiswa Pada Aksi 212 Lembaran Antropologi doi 10 22146 la 4335
Read online
File size664.02 KB
Pages32
DMCAReport

Related /

ads-block-test