SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER

Jurnal Pendidikan Siber NusantaraJurnal Pendidikan Siber Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan karakter disiplin melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya di SDN 06 dan SDN 09 Buntulia, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan peserta didik, seperti keterlambatan, kurangnya tanggung jawab terhadap tugas, dan pelanggaran tata tertib sekolah. Program 7KAIH dipandang sebagai strategi pembiasaan positif dalam membentuk karakter disiplin peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, metode, dan teori.

Program 7KAIH di SDN 06 dan 09 Buntulia berhasil meningkatkan karakter disiplin peserta didik melalui penerapan tujuh kebiasaan utama secara rutin.Keberhasilan tersebut dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kesadaran siswa, keteladanan guru, perhatian orang tua, dan lingkungan sekolah yang kondusif, serta terhambat oleh kurangnya kesadaran sebagian siswa, minimnya pengawasan orang tua, dan pengaruh pergaulan negatif.Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pembentukan disiplin.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang program 7KAIH terhadap disiplin siswa setelah mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah, sehingga dapat menilai keberlanjutan efek pembiasaan. Selain itu, penelitian dapat meneliti sejauh mana intensitas keterlibatan orang tua memengaruhi efektivitas masing‑masing kebiasaan 7KAIH, misalnya dengan membandingkan kelompok dengan dukungan keluarga yang berbeda tingkatannya. Selanjutnya, pengembangan dan uji coba alat digital (seperti aplikasi mobile) yang mendukung pelaksanaan 7KAIH di sekolah dan rumah dapat menjadi fokus studi, untuk menilai apakah teknologi dapat memperkuat konsistensi kebiasaan dan mempermudah monitoring disiplin siswa. Ketiga ide tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi kebijakan pendidikan karakter yang lebih terpadu dan berkelanjutan.

  1. Penguatan Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak Hebat di Sekolah Dasar... siberpublisher.org/JPSN/article/view/637Penguatan Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak Hebat di Sekolah Dasar siberpublisher JPSN article view 637
Read online
File size272.16 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test