UINSIUINSI

BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalBOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal

Penelitian ini mengkaji bagaimana metode time-out diterapkan untuk mendukung pengembangan kepekaan sosial pada anak usia 5–6 tahun di TK Islam Nurul Wathon. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan melibatkan satu anak sebagai subjek utama dan satu guru kelas sebagai informan utama, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perkembangan bertahap dalam perilaku berbagi dan kemampuan menunggu giliran anak selama penerapan metode time-out. Faktor pendukung penerapan metode ini meliputi konsistensi guru dan kerja sama teman sebaya, sedangkan faktor penghambatnya meliputi ketidakkonsistenan pola pengasuhan di rumah dan keterbatasan ruang kelas. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa time-out, apabila diterapkan sebagai strategi reflektif dan edukatif, dapat berkontribusi dalam menumbuhkan perilaku prososial dalam konteks kelas anak usia dini yang diamati. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mereplikasi studi ini dalam konteks pendidikan yang berbeda dengan jumlah dan karakteristik partisipan yang lebih beragam.

This study concludes that the time-out method can contribute to the development of social sensitivity in children aged 5–6 years when implemented as a reflective and educative strategy rather than as a punitive measure.The findings indicate that a structured emotional break, followed by pedagogical discussion and positive reinforcement, was associated with gradual improvement in the childs sharing behaviour, turn-taking ability, and awareness of peers rights within group interaction.In the observed classroom context, teacher consistency played an important role in helping the child understand social boundaries.However, the implementation of the method was also influenced by classroom spatial limitations, the childs internal conditions, such as fatigue or hunger, and differences between school values and parenting patterns at home.Therefore, the findings should be understood as contextual insights from a single case and cannot be generalized to all early childhood settings.Further research involving larger samples, different classroom contexts, and stronger comparative designs is recommended to examine the broader applicability of reflective time-out in supporting childrens social sensitivity.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengembangkan strategi intervensi yang lebih holistik untuk mengatasi masalah sosial-emosional anak, dengan melibatkan kolaborasi antara guru, orang tua, dan ahli psikologi anak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi yang terkoordinasi dapat meningkatkan efektivitas dalam membentuk perilaku prososial anak.. . 2. Melakukan studi komparatif antara berbagai metode pengasuhan dan disiplin yang diterapkan di rumah dan sekolah, untuk memahami bagaimana perbedaan pola pengasuhan dapat mempengaruhi perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana menyelaraskan pendekatan pengasuhan antara lingkungan rumah dan sekolah.. . 3. Meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan metode time-out dalam konteks pendidikan anak usia dini. Studi ini dapat mengeksplorasi apakah perubahan perilaku yang diamati selama penelitian ini dapat bertahan dalam jangka panjang, dan apakah metode time-out dapat terus mendukung perkembangan sosial-emosional anak seiring dengan pertumbuhannya.

  1. Analisis Kepekaan Sosial Siswa terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Penyelenggara Pendidikan... jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/777Analisis Kepekaan Sosial Siswa terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Penyelenggara Pendidikan jurnal dikpora jogjaprov go index php jurnalideguru article view 777
  2. Definisi Konflik dan Pentingnya Manajemen Konflik dalam Pendidikan | MASMAN Master Manajemen. definisi... doi.org/10.59603/masman.v2i4.566Definisi Konflik dan Pentingnya Manajemen Konflik dalam Pendidikan MASMAN Master Manajemen definisi doi 10 59603 masman v2i4 566
  3. Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Kegiatan Gotong Royong Disekolah | Jurnal Multidisiplin.... jurnal.utami.id/index.php/JM/article/view/158Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Kegiatan Gotong Royong Disekolah Jurnal Multidisiplin jurnal utami index php JM article view 158
Read online
File size381.65 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test