UINSIUINSI

BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalBOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan durasi menonton animasi digital dengan perkembangan bahasa anak usia 4–6 tahun di TK Sion Oepura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas empat anak usia 4–6 tahun, dengan informan pendukung berupa empat orang tua dan dua guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi menonton yang terbatas, sekitar satu jam per hari dan disertai pendampingan orang dewasa, berkaitan dengan kecenderungan perkembangan bahasa yang lebih baik, seperti bertambahnya kosakata, meningkatnya keberanian berbicara, dan kemampuan memahami instruksi. Sebaliknya, durasi menonton yang lebih lama, sekitar 1,5–2 jam per hari, terutama tanpa pendampingan yang konsisten, terindikasi berkaitan dengan rendahnya konsentrasi, kurang jelasnya artikulasi, dan berkurangnya interaksi sosial verbal. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengaturan durasi menonton, pemilihan konten edukatif, serta pendampingan aktif orang tua dan guru agar penggunaan animasi digital dapat mendukung perkembangan bahasa anak secara lebih proporsional.

Berdasarkan hasil penelitian, durasi menonton animasi digital berhubungan dengan perkembangan bahasa anak usia dini, di mana durasi terbatas sekitar satu jam per hari dengan pendampingan orang dewasa dan konten edukatif meningkatkan kosakata, keberanian berbicara, dan pemahaman instruksi.Sebaliknya, durasi lebih lama (1,5–2 jam atau lebih) tanpa pendampingan konsisten menyebabkan hambatan seperti konsentrasi rendah, komunikasi verbal kurang aktif, artikulasi tidak jelas, serta peniruan bahasa animasi yang berlebihan.Oleh karena itu, pengaturan durasi, pemilihan tayangan yang sesuai usia, dan pendampingan aktif dari orang tua maupun guru sangat penting untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana variasi konten animasi edukatif memengaruhi perkembangan bahasa anak usia dini dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, sehingga dapat menentukan jenis tayangan mana yang paling efektif untuk memperkaya kosakata dan kemampuan berbicara. Selain itu, penting untuk meneliti perbedaan dampak antara menonton bersama orang tua (co‑viewing) dan menonton secara mandiri pada konsentrasi, artikulasi, serta kemampuan berinteraksi sosial anak, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif. Penelitian longitudinal selama setidaknya satu tahun juga diperlukan untuk melihat perubahan bahasa secara berkelanjutan ketika durasi menonton diatur secara terstruktur (misalnya satu jam per hari) dan didampingi secara aktif oleh guru atau orang tua. Akhirnya, studi eksperimental yang membandingkan strategi intervensi pendampingan aktif, seperti diskusi pasca‑menonton atau kegiatan bermain berbasis cerita, dapat mengidentifikasi metode paling efektif untuk mengoptimalkan manfaat animasi digital terhadap perkembangan bahasa anak. Dengan mengontrol variabel seperti usia anak, latar belakang sosial‑ekonomi, dan tingkat keterlibatan guru, penelitian ini dapat memberikan pedoman praktis bagi orang tua dan pendidik dalam merancang kebijakan penggunaan layar yang mendukung pertumbuhan bahasa yang seimbang.

  1. Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kartika 1-63 Kota... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/7435Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Kesantunan Berbahasa Anak Usia 5 6 Tahun di TK Kartika 1 63 Kota obsesi index php obsesi article view 7435
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/3897One moment please one moment please wait request verified obsesi index php obsesi article view 3897
  3. Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak | Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya. pengaruh... doi.org/10.55606/jpbb.v3i4.4522Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya pengaruh doi 10 55606 jpbb v3i4 4522
  4. Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Multimedia dalam Pengembangan Bahasa Anak Autisme | Jurnal Obsesi... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/2280Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Multimedia dalam Pengembangan Bahasa Anak Autisme Jurnal Obsesi obsesi index php obsesi article view 2280
  5. PENINGKATAN KOSAKATA DASAR ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA FILM ANIMASI PADA KELOMPOK A DI PAUD AR-RIZQI... doi.org/10.36456/incrementapedia.vol4.no1.a5807PENINGKATAN KOSAKATA DASAR ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA FILM ANIMASI PADA KELOMPOK A DI PAUD AR RIZQI doi 10 36456 incrementapedia vol4 no1 a5807
Read online
File size323.71 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test