UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA
PROSIDING SAFANAPROSIDING SAFANAIndonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus Tuberkulosis tertinggi di dunia, dengan peringkat kedua setelah India dan China. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan pada tahun 2023, terdapat 114 pasien yang terdiagnosa Tuberkulosis dan menjalani pengobatan di Puskesmas Sepinggan. Pengobatan Tuberkulosis terdiri dari fase intensif dan fase lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap profil peningkatan berat badan pasien Tuberkulosis. Desain penelitian menggunakan Pre-Experimental dengan metode One-Shot Case Study. Sebanyak 25 pasien Tuberkulosis yang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Sepinggan menjadi sampel penelitian, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Rimpang temulawak digunakan sebagai terapi komplementer. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan setelah pemberian intervensi. Analisis data menggunakan uji statistik T-Test untuk melihat perbedaan signifikan dalam profil peningkatan berat badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian rimpang temulawak memiliki efek signifikan terhadap peningkatan berat badan pasien Tuberkulosis, dengan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar (0,001) (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa temulawak efektif digunakan sebagai terapi tambahan dalam meningkatkan nafsu makan pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Sepinggan.
Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rimpang temulawak (Curcuma xanthoriza) dengan dosis 2000 mg dapat digunakan sebagai terapi komplementer dan memiliki peran dalam peningkatan berat badan terhadap profil peningkatan berat badan pasien tuberkulosis di Puskesmas Sepinggan Kota Balikpapan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai mekanisme kerja temulawak dalam meningkatkan nafsu makan dan berat badan pada pasien tuberkulosis. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang penggunaan temulawak sebagai terapi komplementer, serta mengidentifikasi dosis optimal yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi potensi temulawak dalam meningkatkan sistem imun pasien tuberkulosis, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada proses penyembuhan dan pencegahan kekambuhan penyakit.
| File size | 578.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Body shaming adalah perilaku yang merendahkan atau mengomentari fisik seseorang secara negatif, yang dapat berisiko menimbulkan dampak psikologis, sepertiBody shaming adalah perilaku yang merendahkan atau mengomentari fisik seseorang secara negatif, yang dapat berisiko menimbulkan dampak psikologis, seperti
UPERTISUPERTIS Saran bagi ibu hamil yang akan menghadapi persalinan dapat menggunakan tehnik butterfly hug untuk mengatasi kecemasan. Terapi butterfly hug menunjukkanSaran bagi ibu hamil yang akan menghadapi persalinan dapat menggunakan tehnik butterfly hug untuk mengatasi kecemasan. Terapi butterfly hug menunjukkan
UNARUNAR Jenis penelitian adalah Deskriptif Kuantitatif dengan Pendekatan cross sectional, Penelitian ini dilakukan di Kamar Operasi RSUD Dr. H Abdul Moeloek Lampung,Jenis penelitian adalah Deskriptif Kuantitatif dengan Pendekatan cross sectional, Penelitian ini dilakukan di Kamar Operasi RSUD Dr. H Abdul Moeloek Lampung,
UNARUNAR Intervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikan tiga kali sehari selama tiga hari terbukti menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetesIntervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikan tiga kali sehari selama tiga hari terbukti menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes
UNARUNAR Belum terdapat perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu sebelum diberikan terapi bermain plastisin. Terdapat perkembangan motorikBelum terdapat perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu sebelum diberikan terapi bermain plastisin. Terdapat perkembangan motorik
UNARUNAR Dari penelitian ini yaitu ada hubungan kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan penyakit hipertensi pada lansia di Puskesmas Kamonji. Dari penelitian ini diharapkanDari penelitian ini yaitu ada hubungan kebiasaan mengkonsumsi kopi dengan penyakit hipertensi pada lansia di Puskesmas Kamonji. Dari penelitian ini diharapkan
UNARUNAR Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 11 artikel penelitian terpilih, baik nasional maupun internasional. Artikel diperoleh melaluiPenelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 11 artikel penelitian terpilih, baik nasional maupun internasional. Artikel diperoleh melalui
IMADIKLUSIMADIKLUS Stimulasi pada anak kelompok usia ini sangat penting karena merupakan fondasi untuk pembangunan Human Capital karena anak yang sehat dan yang secara sosialStimulasi pada anak kelompok usia ini sangat penting karena merupakan fondasi untuk pembangunan Human Capital karena anak yang sehat dan yang secara sosial
Useful /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan sasaran subjek usia 5-6 tahun. Hasil penelitian berdasarkanTeknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan sasaran subjek usia 5-6 tahun. Hasil penelitian berdasarkan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penyebab angka kematian ibu salah satunya adalah perdarahan setelah melahirkan (postpartum), perdarahan postpartum ini bisa disebabkan oleh anemia padaPenyebab angka kematian ibu salah satunya adalah perdarahan setelah melahirkan (postpartum), perdarahan postpartum ini bisa disebabkan oleh anemia pada
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Sebaliknya, berdasarkan uji DPPH, ekstrak etanol menunjukkan aktivitas antioksidan sedang dengan nilai IC₅₀ sebesar 168,03 ppm, ekstrak etil asetatSebaliknya, berdasarkan uji DPPH, ekstrak etanol menunjukkan aktivitas antioksidan sedang dengan nilai IC₅₀ sebesar 168,03 ppm, ekstrak etil asetat
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Test dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai probability (p) lebih kecil dari pada alpha (0,013 < 0,05), denganBerdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Test dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai probability (p) lebih kecil dari pada alpha (0,013 < 0,05), dengan