STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Gizi buruk merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang. Gizi buruk pada anak dapat memengaruhi perkembangan otak selama masa pertumbuhan serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Berat badan lahir rendah (BBLR) memainkan peran penting dalam morbiditas dan mortalitas anak. Prevalensi gizi buruk pada anak di bawah lima tahun dan BBLR di Indonesia masih tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko BBLR terhadap kejadian gizi buruk pada anak di bawah lima tahun di wilayah pesisir. Metode: Studi observasional analitik dengan pendekatan case control dilakukan terhadap 64 responden di wilayah pesisir Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada November hingga Desember 2018. Kelompok kasus (n=16) merupakan anak di bawah lima tahun yang mengalami gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Abeli, Mata, dan Benu-Benua pada Oktober 2018. Kelompok kontrol (n=48) dipilih dengan mengukur berat badan kemudian disesuaikan dengan kategori dan ambang batas status gizi berdasarkan indeks berat badan menurut umur. Responden kelompok kasus direkrut menggunakan sensus, sedangkan kelompok kontrol menggunakan sampel purposif dengan metode non-matching sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Uji statistik Odds Ratio (OR) digunakan dengan tabel kontingensi 2x2 pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas responden berusia 25-48 bulan, dan usia ibu mayoritas 36-45 tahun pada kelompok kasus (37,5%) serta 26-35 tahun pada kelompok kontrol (50,0%). Mayoritas tingkat pendidikan ibu pada kelompok kasus adalah SMP (43,7%) dan SMA pada kelompok kontrol (47,9%). Hasil uji statistik menunjukkan OR = 5,923 (CI=95%) dengan batas bawah 1,724 dan batas atas 20,346. Kesimpulan: Bayi dengan BBLR memiliki risiko 5 kali lebih tinggi mengalami gizi buruk pada masa kanak-kanak di wilayah pesisir. Oleh karena itu, pemahaman mengenai BBLR dan gizi buruk diperlukan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat.
Bayi dengan berat badan lahir rendah memiliki risiko 5 kali lebih tinggi mengalami gizi buruk pada anak di bawah lima tahun di wilayah pesisir.Faktor usia dan tingkat pendidikan ibu turut memengaruhi kejadian gizi buruk.Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai berat badan lahir rendah dan gizi buruk sangat penting untuk perbaikan status kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki pengaruh intervensi gizi spesifik selama kehamilan terhadap pencegahan berat badan lahir rendah di wilayah pesisir, terutama pada ibu dengan status sosial ekonomi rendah dan tingkat pendidikan minimal. Kedua, diperlukan studi lanjutan yang mengevaluasi efektivitas program pemantauan tumbuh kembang anak usia 0-59 bulan yang dikombinasikan dengan pendidikan gizi bagi ibu di daerah pesisir, untuk melihat dampaknya terhadap penurunan angka gizi buruk. Ketiga, perlu dikaji lebih dalam melalui penelitian kualitatif tentang hambatan budaya dan akses terhadap layanan kesehatan ibu dan anak di komunitas nelayan, guna merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memahami akar penyebab dan solusi sistemik terhadap BBLR dan gizi buruk. Fokus pada konteks geografis dan sosial ekonomi yang spesifik akan meningkatkan relevansi temuan. Pendekatan interdisipliner antara bidang obstetri, gizi, dan kesehatan masyarakat sangat dianjurkan. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dimulai sejak masa kehamilan dan dilanjutkan secara berkelanjutan hingga anak tumbuh. Intervensi yang berbasis bukti dan kontekstual akan lebih efektif dalam menurunkan beban gizi buruk. Diperlukan pula kajian tentang keterlibatan seluruh pemangku kepentingan lokal dalam pelaksanaan program kesehatan. Hasil penelitian masa depan harus dapat langsung diaplikasikan dalam kebijakan dan layanan kesehatan dasar di wilayah pesisir.
| File size | 173.29 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Namun, diperlukan standarisasi kurikulum, penguatan peran kader, dan peningkatan dukungan digital untuk memastikan jangkauan dan efektivitas yang merata.Namun, diperlukan standarisasi kurikulum, penguatan peran kader, dan peningkatan dukungan digital untuk memastikan jangkauan dan efektivitas yang merata.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Melalui pendekatan ini, penelitian ingin mengidentifikasi media yang paling efektif sehingga dapat dijadikan model edukasi gizi di sekolah-sekolah dasar.Melalui pendekatan ini, penelitian ingin mengidentifikasi media yang paling efektif sehingga dapat dijadikan model edukasi gizi di sekolah-sekolah dasar.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Sebagian besar studi menunjukkan bahwa teknik mikrosurgikal secara signifikan meningkatkan konsentrasi, motilitas, dan morfologi sperma, serta tingkatSebagian besar studi menunjukkan bahwa teknik mikrosurgikal secara signifikan meningkatkan konsentrasi, motilitas, dan morfologi sperma, serta tingkat
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Abstrak. Latar Belakang: Kekurangan energi Kronik (KEK) di ibu hamil adalah salah satu masalah gizi yg dapat berdampak di kesehatan ibu maupun janin. keliruAbstrak. Latar Belakang: Kekurangan energi Kronik (KEK) di ibu hamil adalah salah satu masalah gizi yg dapat berdampak di kesehatan ibu maupun janin. keliru
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak etanol akar putri malu terhadap kerusakan ginjal mencit. Sebanyak 12 ekor mencit dibagiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak etanol akar putri malu terhadap kerusakan ginjal mencit. Sebanyak 12 ekor mencit dibagi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Area perforasi berhasil ditutup menggunakan MTA, diikuti dengan perawatan saluran akar. Penanganan ini menunjukkan efektivitas MTA dalam mengatasi perforasiArea perforasi berhasil ditutup menggunakan MTA, diikuti dengan perawatan saluran akar. Penanganan ini menunjukkan efektivitas MTA dalam mengatasi perforasi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin telah menunjukkan perilaku caring yang baik,Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin telah menunjukkan perilaku caring yang baik,
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Perlakuan dengan dosis 50 mg/kg berat badan dan 100 mg/kg berat badan berhasil mengurangi kadar sel neutrofil pada subjek eksperimen, dengan hasil terbaikPerlakuan dengan dosis 50 mg/kg berat badan dan 100 mg/kg berat badan berhasil mengurangi kadar sel neutrofil pada subjek eksperimen, dengan hasil terbaik
Useful /
STIKBARSTIKBAR Mereka menggunakan berbagai praktik untuk mencegah penularan COVID-19 dan penyebarannya. Selain itu, sikap peserta terhadap penyintas COVID-19 bervariasi.Mereka menggunakan berbagai praktik untuk mencegah penularan COVID-19 dan penyebarannya. Selain itu, sikap peserta terhadap penyintas COVID-19 bervariasi.
STIKBARSTIKBAR Meskipun seksio sesarea adalah intervensi bedah penyelamat jiwa, peningkatan angka tersebut telah menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan bagi ibuMeskipun seksio sesarea adalah intervensi bedah penyelamat jiwa, peningkatan angka tersebut telah menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan bagi ibu
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Membaca Al‑Quran suci merupakan alternatif yang dapat menurunkan tingkat stres. Membaca Al‑Quran dapat mengurangi hormon stres, meningkatkan perasaanMembaca Al‑Quran suci merupakan alternatif yang dapat menurunkan tingkat stres. Membaca Al‑Quran dapat mengurangi hormon stres, meningkatkan perasaan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional diterapkan pada 280 penerima IUD-Cu. Hasil menunjukkan 92,9% penerima layakDesain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional diterapkan pada 280 penerima IUD-Cu. Hasil menunjukkan 92,9% penerima layak