STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Nyeri punggung bawah (LBP) merupakan gangguan muskuloskeletal yang berdampak negatif terhadap pekerja dan kelangsungan usaha. Aktivitas menenun dengan alat tenun manual berisiko terhadap gangguan ini. Tujuan: Menganalisis prevalensi LBP pada penenun tradisional sarung Samarinda dan faktor-faktor terkait. Metode: Studi cross sectional dilakukan terhadap 49 penenun tradisional Sarung Samarinda. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Owestry low back pain disability, rapid entire body assessment (REBA), stadiometer mikrotoise, dan stopwatch. Data dianalisis menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa mayoritas penenun (92,5%) mengalami LBP. Usia (p = 0,000), pengalaman kerja (p = 0,000), beban kerja (p = 0,048), dan postur kerja (p = 0,000) secara signifikan berhubungan dengan LBP, sedangkan status gizi (p = 0,773) dan beban kerja (p = 0,343) tidak berhubungan. Usia dan postur kerja merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi LBP. Kesimpulan: Prevalensi LBP pada penenun tradisional Sarung Samarinda cukup tinggi dan sangat dipengaruhi oleh usia dan postur kerja. Untuk memperbaiki postur kerja dan mengurangi insiden LBP, disarankan memodifikasi alat tenun (meja dan kursi) sesuai aturan ergonomi, mengurangi beban kerja, membatasi waktu kerja, serta memberikan istirahat yang cukup.
Prevalensi nyeri punggung bawah (LBP) pada penenun tradisional sarung Samarinda mencapai 92,5% dan termasuk dalam kategori rendah, sedang, hingga berat.Faktor-faktor yang berhubungan dengan LBP meliputi usia, pengalaman kerja, beban kerja, dan postur kerja.Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui modifikasi alat tenun berdasarkan antropometri pekerja, pengurangan beban dan durasi kerja, serta pemberian waktu istirahat yang memadai.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk merancang dan menguji alat tenun ergonomis berbasis antropometri tubuh penenun wanita, guna mengevaluasi dampaknya terhadap perbaikan postur kerja dan penurunan keluhan LBP. Kedua, diperlukan studi intervensi tentang penerapan sistem kerja rotasi dengan istirahat terstruktur selama proses menenun, untuk melihat efektivitasnya dalam mengurangi kelelahan muskular dan intensitas nyeri punggung. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian longitudinal untuk menganalisis hubungan antara durasi kerja kumulatif dengan perkembangan degenerasi tulang belakang pada penenun lanjut usia, serta faktor perlindungan apa saja yang dapat memperlambat progresivitas LBP seiring usia dan pengalaman kerja yang bertambah.
| File size | 311.61 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPUMP Sebagai komponen inti dari digitalisasi kesehatan, RME menawarkan berbagai manfaat, termasuk pengelolaan data pasien yang lebih baik, pengurangan kesalahanSebagai komponen inti dari digitalisasi kesehatan, RME menawarkan berbagai manfaat, termasuk pengelolaan data pasien yang lebih baik, pengurangan kesalahan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Hasil penelitian didapatkan nilai pvalue variabel umur pvalue = 0,031 OR 4,19, jenis kelamin pvalue = 0,822, tingkat pendidikan pvalue = 0,009 OR 0,163,Hasil penelitian didapatkan nilai pvalue variabel umur pvalue = 0,031 OR 4,19, jenis kelamin pvalue = 0,822, tingkat pendidikan pvalue = 0,009 OR 0,163,
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF 035), reliability (pValue 0,008), responsiveness (pValue 0,001), dan emphaty (pValue 0,001). Dari hasil akhir analisis multivariat diketahui variabel yang035), reliability (pValue 0,008), responsiveness (pValue 0,001), dan emphaty (pValue 0,001). Dari hasil akhir analisis multivariat diketahui variabel yang
STIKBARSTIKBAR Chairuddin P. Lubis, Indonesia. Data diperoleh dari resep rawat jalan pasien penyakit kronis tahun 2023 pada layanan asuransi kesehatan nasional, kemudianChairuddin P. Lubis, Indonesia. Data diperoleh dari resep rawat jalan pasien penyakit kronis tahun 2023 pada layanan asuransi kesehatan nasional, kemudian
APPISIAPPISI Tantangan-tantangan ini termasuk politik identitas, populisme, dan korupsi. Globalisasi juga terkait dengan kemungkinan keterlibatan asing, yang dapatTantangan-tantangan ini termasuk politik identitas, populisme, dan korupsi. Globalisasi juga terkait dengan kemungkinan keterlibatan asing, yang dapat
JCEHJCEH Rumah Sakit Brawijaya III Surabaya menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya prevalensi diabetes, yang memerlukan upaya promosi kesehatan publikRumah Sakit Brawijaya III Surabaya menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya prevalensi diabetes, yang memerlukan upaya promosi kesehatan publik
LPPM UNBAJALPPM UNBAJA Masih terdapat obat‑obatan kosong yang menghambat penyaluran obat kepada pasien dan mempengaruhi efektivitas serta efisiensi pelayanan. Kesimpulannya,Masih terdapat obat‑obatan kosong yang menghambat penyaluran obat kepada pasien dan mempengaruhi efektivitas serta efisiensi pelayanan. Kesimpulannya,
PROVISIPROVISI Dampak lainnya adalah sering terjadi kesalahan dalam pemilihan tempat antrian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendaftaran rawat jalanDampak lainnya adalah sering terjadi kesalahan dalam pemilihan tempat antrian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendaftaran rawat jalan
Useful /
STIKBARSTIKBAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi aborsi induksi adalah 42,7%. Usia >30 tahun, status perkawinan lajang, status pekerjaan pelajar, dan pekerjaHasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi aborsi induksi adalah 42,7%. Usia >30 tahun, status perkawinan lajang, status pekerjaan pelajar, dan pekerja
STIKBARSTIKBAR Uji statistik Odds Ratio (OR) digunakan dengan tabel kontingensi 2x2 pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: MayoritasUji statistik Odds Ratio (OR) digunakan dengan tabel kontingensi 2x2 pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas
STIKBARSTIKBAR Estimasi regional adalah 28% di Asia Selatan, 13% di Afrika Sub-Sahara, dan 13% di negara-negara paling tidak berkembang. Tujuan: Untuk menilai faktor-faktorEstimasi regional adalah 28% di Asia Selatan, 13% di Afrika Sub-Sahara, dan 13% di negara-negara paling tidak berkembang. Tujuan: Untuk menilai faktor-faktor
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Medication adherence is a crucial factor in achieving optimal glycemic control and preventing complications. This study aims to analyze various factorsMedication adherence is a crucial factor in achieving optimal glycemic control and preventing complications. This study aims to analyze various factors