EDUCASIAEDUCASIA

EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan PembelajaranEDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran

Pendidikan pada era globalisasi saat ini menghadapi tantangan serius berupa degradasi moral dan mengikis identitas budaya lokal pada generasi muda. Sebagai respons, proses pembelajaran tidak lagi dapat berfokus semata pada aspek teoretis, melainkan harus menyediakan pengalaman belajar kontekstual melalui integrasi nilai karakter dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk secara komprehensif menganalisis strategi manajerial kepala sekolah dalam mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal guna memperkuat karakter edukatif dan ketahanan budaya siswa di SDN 006 Palaran. Penelitian mengadopsi paradigma interpretif dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus deskriptif yang dilaksanakan secara naturalistik. Implementasi dilakukan melalui internalisasi nilai pada kegiatan ekstrakurikuler seperti pelestarian tarian daerah dan kunjungan ke situs budaya, didukung oleh budaya sekolah dan pemanfaatan optimal sumber daya. Evaluasi dilakukan melalui penilaian autentik perubahan perilaku siswa sebagai alat refleksi dan kontrol kualitas dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa strategi manajemen non‑sentralistik efektif dalam mengoptimalkan potensi sekolah lokal secara mandiri, serta menekankan pentingnya pendekatan inovatif yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan, tetapi juga pada strategi kepala sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang mendukung lingkungan belajar yang suportif.

Strategi manajerial kepala sekolah berperan penting sebagai penggerak utama dalam mempercepat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi media transformasi fondasi karakter siswa melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur.Integrasi kegiatan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal ke dalam kurikulum secara strategis internalisasi nilai budaya, memperkuat identitas, dan menumbuhkan integritas pribadi siswa.Dengan kebijakan adaptif dan pendekatan komprehensif, sekolah dapat secara berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan, kreativitas, dan kesadaran budaya siswa.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas perencanaan partisipatif yang melibatkan semua pemangku kepentingan—guru, siswa, orang tua, dan komunitas adat—dalam merancang program ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang meningkatkan keterlibatan dan relevansi konteks. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan validasi instrumen evaluasi standar yang dapat mengukur secara kuantitatif dampak kegiatan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan karakter dan kompetensi sosial siswa, guna menyediakan data yang dapat dipakai untuk keputusan manajerial. Terakhir, studi komparatif mengenai integrasi platform digital dalam pemantauan, koordinasi, dan penilaian program ekstrakurikuler dapat mengungkap potensi peningkatan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan program, sekaligus menilai implikasi penggunaan teknologi terhadap keterlibatan komunitas dan kualitas pembelajaran.

  1. The Principal's Managerial Strategy in Optimizing Local Wisdom Extracurricular Activities in The... educasia.or.id/educasia/article/view/465The Principals Managerial Strategy in Optimizing Local Wisdom Extracurricular Activities in The educasia educasia article view 465
Read online
File size609.03 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test