UNYUNY
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseDesa Beji menyimpan begitu banyak potensi terkait kesenian dan kebudayaan lokal yang dapat diangkat guna mencapai sebuah status desa rintisan budaya, namun terdapat permasalahan signifikan yang dialami seperti tidak adanya wadah untuk sebuah pusat kegiatan seni serta kurangnya pengembangan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis efektifitas pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pemberdayaan sebuah kesenian dan kebudayaan lokal yang terdapat di desa Beji, Dengan menggunakan desain penelitian secara kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, serta dokumentasi guna mengumpulkan data secara mendalam tentang dampak dari pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ABCD berhasil memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan keterampilan juga pelestarian kesenian dan kebudayaan melalui serangkaian program yang dirancang oleh tim PPKO Seni Rupa yang juga bekerja sama dengan para mitra, melalui program yang dinamakan dengan Berbinar (Bersama Beji Bersinar). Hasil temuan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi praktisi dan pemerintahan setempat dalam perancangan sebuah program pemberdayaan sumber daya yang lebih efektif.
Program Berbinar telah terbukti efektif dalam membangkitkan kembali kesenian dan kebudayaan lokal di Desa Beji, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan keterlibatan masyarakat berdasarkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).Program ini berhasil membangkitkan minat terhadap warisan budaya yang semakin marginal, memfasilitasi pembelajaran dan pelatihan yang relevan, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi penduduk Desa Beji.Selain itu, keberhasilan program dalam mempersiapkan desa sebagai pusat budaya menunjukkan dampak positif jangka panjang sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya.Namun, kesuksesan ini masih memerlukan dukungan untuk memastikan keberlanjutan program yang diimplementasikan dan pengembangan masa depan.Evaluasi berkala perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas keseluruhan program dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.Langkah berikutnya harus melibatkan penguatan kemitraan dengan pemangku kepentingan yang relevan, peningkatan keterlibatan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi lebih lanjut untuk memperluas jangkauan dan dampak program.Dengan menangani aspek-aspek ini, Desa Beji dapat terus berkembang sebagai pusat budaya yang dinamis dan berkelanjutan.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendekatan ABCD dalam melestarikan warisan budaya lokal di Desa Beji, dengan fokus pada peran masyarakat dalam mengelola sumber daya budaya secara mandiri. 2. Penelitian dapat mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih inovatif untuk mempromosikan produk batik khas Desa Beji, dengan mempertimbangkan peran media sosial dalam memperluas pasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan pendidikan kreatif berbasis bahan daur ulang dalam meningkatkan keterampilan seni anak-anak, serta hubungannya dengan pelestarian kesenian tradisional melalui aktivitas edukasi yang berkelanjutan.
| File size | 285.07 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLSRIPOLSRI Hal ini membuktikan bahwa fitur-fitur game, seperti atlas interaktif, materi kebudayaan (pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, senjata tradisional,Hal ini membuktikan bahwa fitur-fitur game, seperti atlas interaktif, materi kebudayaan (pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, senjata tradisional,
INDOTHEOLOGYJOURNALINDOTHEOLOGYJOURNAL Rengget sebagai produk kultural merupakan instrumen yang merawat relasi, ingatan, dan harapan. Karya-karya Moltmann mengarah pada makna pengharapan. DuaRengget sebagai produk kultural merupakan instrumen yang merawat relasi, ingatan, dan harapan. Karya-karya Moltmann mengarah pada makna pengharapan. Dua
ALQOLAMALQOLAM Internalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jamaah seperti tawassuth, tasamuh, dan tawazun, serta penguatan paradigma Islam sebagai berkah bagi alam semesta, berperanInternalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jamaah seperti tawassuth, tasamuh, dan tawazun, serta penguatan paradigma Islam sebagai berkah bagi alam semesta, berperan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Data dianalisis secara interaktif dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan mediaData dianalisis secara interaktif dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media
UTPUTP Konsep desain menggabungkan elemen modern dengan nilai lokal melalui ornamen tanjak, motif bunga tanjung, material batu bata, dan vegetasi lanskap yangKonsep desain menggabungkan elemen modern dengan nilai lokal melalui ornamen tanjak, motif bunga tanjung, material batu bata, dan vegetasi lanskap yang
UNYUNY Buku visual ini dirancang sebagai media arsip sejarah dengan menggabungkan ilustrasi dan desain grafis. Penyajian kisahnya disesuaikan dengan teori komunikasiBuku visual ini dirancang sebagai media arsip sejarah dengan menggabungkan ilustrasi dan desain grafis. Penyajian kisahnya disesuaikan dengan teori komunikasi
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa dengan pendekatan creative pedagogy memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengalaman belajarHasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa dengan pendekatan creative pedagogy memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengalaman belajar
UNYUNY (3) Motif isian yang digunakan pada batik wayang kayu sangat beragam, disesuaikan dengan bagian pada batik wayang kayu. (4) Warna pada batik wayang kayu(3) Motif isian yang digunakan pada batik wayang kayu sangat beragam, disesuaikan dengan bagian pada batik wayang kayu. (4) Warna pada batik wayang kayu
Useful /
ALQOLAMALQOLAM Penelitian ini mengeksplorasi reaktualisasi filosofi Bondo, Bahu, Pikir, Lek Perlu Sak Nyowone Pisan di kalangan mahasiswi-guru di Pondok Pesantren AlPenelitian ini mengeksplorasi reaktualisasi filosofi Bondo, Bahu, Pikir, Lek Perlu Sak Nyowone Pisan di kalangan mahasiswi-guru di Pondok Pesantren Al
ALQOLAMALQOLAM Konsep ini mewakili pemikiran Islam moderat yang memprioritaskan nilai-nilai tawassuth, tawazun, Itidal, dan tasammuh sebagai gaya keagamaan yang toleranKonsep ini mewakili pemikiran Islam moderat yang memprioritaskan nilai-nilai tawassuth, tawazun, Itidal, dan tasammuh sebagai gaya keagamaan yang toleran
ALQOLAMALQOLAM Kedua, nilai-nilai klasik ini menunjukkan keterkaitan teologis yang signifikan dengan kerangka ecosufism yang dikembangkan oleh Nasr (1996) dan SuwitoKedua, nilai-nilai klasik ini menunjukkan keterkaitan teologis yang signifikan dengan kerangka ecosufism yang dikembangkan oleh Nasr (1996) dan Suwito
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1. ) Partisipasi peserta didik dalam pembelajaran seni rupa di SMA N 11 Yogyakarta mencakup partisipasi langsung danHasil penelitian menunjukkan bahwa (1. ) Partisipasi peserta didik dalam pembelajaran seni rupa di SMA N 11 Yogyakarta mencakup partisipasi langsung dan