POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG

One moment, please...One moment, please...

Beacon Light di wilayah kerja Distrik Navigasi Kelas I Tipe A Tanjungpinang terletak pada kawasan Suar Selat Riau. Analisis menunjukkan masih terdapat banyak penyimpangan antara Sarana Bantu Navigasi di Suar Selat Riau dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 25 Tahun 2011 tentang Sarana Bantu Navigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecocokan Petugas Navigasi Auxiliar serta pemenuhan kebutuhan mereka guna meningkatkan kompetensi sehingga kinerja Beacon Light di wilayah Selat Riau dapat berjalan lancar. Data dianalisis secara kualitatif melalui dokumentasi, wawancara, serta studi literatur peraturan dan buku terkait. Evaluasi Sarana Bantu Navigasi di wilayah Selat Riau menjadi langkah awal penting untuk menciptakan Sarana Bantu Navigasi yang memenuhi regulasi Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2011.

Evaluasi menunjukkan bahwa jumlah petugas Sarana Bantu Navigasi (SBN) di menara suar Selat Riau tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No.25 Tahun 2011, karena hanya terdapat dua petugas (satu teknisi dan satu penjaga) serta tidak ada operator, akibat pensiun massal dan kurangnya pengganti.Selain itu, kompetensi petugas juga tidak memenuhi standar regulasi tersebut, meskipun sertifikasi dapat diperoleh melalui BP2TL dengan pelatihan yang sesuai.Diperlukan penambahan personil, peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, serta pengaturan suksesi agar memenuhi persyaratan regulasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif bagaimana pengaruh program pelatihan BP2TL terhadap peningkatan kompetensi dan kepatuhan petugas Sarana Bantu Navigasi terhadap regulasi PM 25/2011, sehingga dapat memberikan bukti empiris tentang efektivitas pelatihan tersebut. Selain itu, diperlukan studi permodelan simulasi penjadwalan suksesi personil yang mempertimbangkan faktor pensiun, kebutuhan operasional, dan kualifikasi, untuk menghasilkan rekomendasi alokasi sumber daya manusia yang optimal pada menara suar Selat Riau. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi potensi integrasi teknologi otomatisasi (misalnya sistem monitoring berbasis IoT) dalam mendukung fungsi suar, serta menilai implikasi kebijakan terkait penerapan teknologi tersebut terhadap beban kerja dan kompetensi petugas, sehingga dapat memperkuat keamanan pelayaran secara berkelanjutan.

  1. Failure of the Marine Transportation Safety System in Indonesia | JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN.... pdp-journal.hangtuah.ac.id/index.php/jurnal/article/view/46Failure of the Marine Transportation Safety System in Indonesia JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN pdp journal hangtuah ac index php jurnal article view 46
Read online
File size806.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test