POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG

One moment, please...One moment, please...

Telaga Punggur Ferry Port, sebagai pelabuhan kelas I di Provinsi Kepulauan Riau, memainkan peran strategis dalam mobilitas penumpang dan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional pelabuhan berdasarkan lima indikator sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor KP-DRJD 539 tahun 2022. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei dan observasi selama 10 hari pada bulan Maret 2025. Hasil menunjukkan rata-rata waktu manuver kapal sebesar 8,17 menit (kategori cukup), waktu naik kendaraan sebesar 1,21 menit dan waktu turun kendaraan sebesar 2,06 menit (baik), serta waktu antre kendaraan untuk naik kapal sebesar 76 menit 44 detik (sangat buruk) dengan antrean terpanjang mencapai 4 jam 30 menit. Nilai Rasio Okupansi Dermaga menunjukkan bahwa dermaga 1 (cukup) dan dermaga 2 (sangat baik). Kesimpulannya, kinerja operasional masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pengelolaan antrean kendaraan dan pemanfaatan dermaga.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa kinerja operasional Pelabuhan Telaga Punggur masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pengelolaan antrean kendaraan dan pemanfaatan dermaga.Rekomendasi yang diberikan termasuk meningkatkan pengawasan operator, memperbaiki infrastruktur, menyesuaikan frekuensi kapal, serta mengoptimalkan sistem tiket dan koordinasi jadwal kapal.

Untuk meningkatkan kinerja operasional pelabuhan secara menyeluruh, diperlukan evaluasi dan langkah-langkah strategis yang berkelanjutan. Evaluasi berkala terhadap lima indikator kunci, yaitu waktu manuver kapal, waktu naik dan turun kendaraan, waktu antre kendaraan, dan tingkat pemanfaatan dermaga, sangat penting untuk mengidentifikasi kelemahan dan potensi perbaikan secara sistematis. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem manajemen antrean yang lebih efisien, seperti sistem tiket elektronik dan penjadwalan digital, serta optimasi proses pengisian air dan bahan bakar untuk menghindari gangguan pada waktu pengisian kapal. Dengan demikian, kinerja operasional pelabuhan dapat ditingkatkan secara komprehensif.

Read online
File size368.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test