UNNARUNNAR

e-NARODROIDe-NARODROID

Msb-First Adder merupakan metode penjumlahan bilangan bulat yang dilakukan mulai dari bobot bit yang paling signifikan terlebih dahulu atau dari bit paling kiri menuju kekanan. Metode penjumlahan ini mempunyai kelebihan jika proses penjumlahan dibatasi oleh waktu (deadline), karena yang dijumlahkan terlebih dahulu adalah bit yang mempunyai bobot paling signifikan. Selain itu metoda ini juga menunjukan kinerja yang lebih baik ketika digunakan untuk menjumlahkan bilangan banyak (multioperand). Dalam penelitian ini dibuat suatu arsitektur MSB-First Adder yang diaplikasikan untuk komputasi Transformasi Fourier Diskrit (TFD). Tahapan yang dilakukan dalam peneltian ini adalah desain diagram blok arsitektur MSB-First Adder dan Arsitektur TFD yang menggunakan MSB-First Adder, kemudian memodelkan dalam bentuk VHDL Code . Tahapan yang terakhir yaitu melakukan verifikasi dan analisis dari hasil komputasi TFD yang menggunakan MSB-First adder dibandingkan dengan TFD menggunakan LSB-First Adder dan MATLAB. Hasil akhir komputasi TFD Multioperand MSB-First dengan TFD LSB-First memperlihatkan hasil yang sama. Selain itu pada komputasi TFD Multioperand MSB-First tersedianya hasil-antara (intermediate-result) pada awal proses yang mendekati hasil akhirnya. Hasil ini tidak terjadi pada komputasi prosesor DFT LSB-First. Waktu yang dibutuhkan untuk proses komputasi TFD Multioperand MSB-First adalah 158,506 µS, sedangkan TFD LSB-First adalah 55,308 µS. Agar waktu komputasi TFD Multioperand MSB-First akan mendekati sama dengan waktu komputasi TFD LSB-First, jika pada bagian output memory (RAM dan ROM) dirubah menjadi 16 saluran output (tiap saluran 16 bit) dan multiply nya disusun paralel sebanyak 16 buah.

Berdasarkan hasil dari verifikasi dan analisa dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.hasil akhir komputasi prosesor DFT Multioperand MSB-First dengan prosesor DFT LSB-First memperlihatkan hasil yang sama.Pada DFT Multioperand MSB-First tersedianya intermediate-result pada awal proses yang mendekati hasil akhirnya, yang tidak terjadi pada prosesor DFT LSB-First.Waktu yang dibutuhkan untuk proses komputasi TFD Multioperand MSB-First adalah 158,506 µS, sedangkan prosesor DFT LSB-First adalah 55,308 µS.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan arsitektur MSB-First Adder yang lebih efisien untuk mengurangi waktu komputasi, misalnya dengan mengeksplorasi teknik pipelining atau penggunaan algoritma penjumlahan yang lebih cepat. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi ukuran operand terhadap kinerja MSB-First Adder, terutama pada aplikasi yang melibatkan data dengan presisi yang berbeda-beda. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan mengimplementasikan MSB-First Adder pada platform perangkat keras yang berbeda, seperti FPGA atau ASIC, untuk mengevaluasi kinerja dan konsumsi daya secara nyata, serta membandingkannya dengan implementasi perangkat lunak.

Read online
File size705.42 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test