UMGUMG
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiMatrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiPenelitian ini menganalisis efektivitas operasi mesin CNC Cutting pada CV Karya Utama Teknik Gresik dalam proses pemotongan plat baja untuk komponen konstruksi manufaktur. Data yang digunakan mencakup produksi pemotongan, rework/gross product, jam kerja, dan downtime selama 11 bulan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang terdiri atas Availability Ratio, Performance Efficiency, dan Rate of Quality (ROQ), serta dianalisis lebih lanjut dengan Six Big Losses. Hasil menunjukkan nilai OEE bulanan berada pada kisaran 57,43%–77,44% dengan rata-rata 68,49%, sehingga efektivitas mesin masih tergolong standar dan berada di bawah benchmark kelas dunia. Kerugian terbesar berasal dari Setup and Adjustment Losses sebesar 179,19 jam, diikuti Idling and Minor Stoppages 125,91 jam, Reduced Speed Losses ekuivalen 132,88 jam, Breakdown Losses 45,01 jam, dan Process Defects Losses ekuivalen 49,50 jam. Prioritas perbaikan diarahkan pada pengurangan waktu setup, pengendalian shutdown terjadwal, efisiensi pencucian mesin, dan peningkatan kinerja operasi berkelanjutan.
Berdasarkan hasil pengukuran selama periode penelitian, efektivitas mesin CNC Cutting pada CV Karya Utama Teknik Gresik masih berada pada kategori standar dan belum mencapai benchmark kelas dunia.Nilai OEE bulanan berada pada rentang 57,43% hingga 77,44% dengan rata-rata sekitar 68,49%, yang menunjukkan bahwa masih terdapat peluang perbaikan yang cukup besar pada kinerja mesin.Dari ketiga komponen OEE, ROQ tergolong relatif baik dan stabil, sedangkan penurunan efektivitas lebih banyak dipengaruhi oleh aspek availability dan performance.Hasil analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa sumber kerugian paling dominan berasal dari Setup and Adjustment Losses, Reduced Speed Losses, dan Idling and Minor Stoppages, yang secara kumulatif menyumbang lebih dari 80% total kerugian.Temuan ini diperkuat oleh analisis Pareto yang menunjukkan bahwa rendahnya efektivitas mesin tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis mesin, tetapi juga oleh kombinasi faktor operator, metode kerja, material, pengukuran, dan lingkungan kerja.Berdasarkan kondisi tersebut, pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) menjadi strategi yang paling relevan untuk meningkatkan efektivitas mesin secara berkelanjutan.Usulan perbaikan difokuskan pada pengurangan waktu setup melalui prinsip SMED, penguatan autonomous maintenance oleh operator, penjadwalan planned maintenance berbasis jam kerja, penerapan 5S di area mesin, serta perbaikan sistem pencatatan downtime agar kerugian dapat dipetakan lebih rinci.Simulasi menunjukkan bahwa apabila downtime setup dapat dikurangi sebesar 20%, maka availability berpotensi meningkat dari 79,44% menjadi 81,54%, sedangkan OEE naik dari 68,49% menjadi 70,30% atau bertambah 1,81 poin.Dari sisi finansial, peningkatan ini diperkirakan mampu menambah nilai produksi sekitar Rp15,48 juta hingga Rp30,96 juta, tergantung pada nilai tambah per meter potong.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian loss dominan melalui TPM tidak hanya berdampak pada peningkatan efektivitas mesin, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi perusahaan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan melakukan pengukuran yang lebih detail terhadap startup loss, minor stoppage, dan biaya produksi aktual agar evaluasi peningkatan OEE dapat dihitung lebih akurat, baik dari sisi teknis maupun finansial. Selain itu, penerapan TPM secara konsisten melalui pembuatan standar setup yang lebih cepat, penguatan autonomous maintenance oleh operator, penjadwalan planned maintenance berbasis jam kerja, penerapan 5S di area mesin, serta perbaikan sistem pencatatan downtime agar setiap jenis loss dapat teridentifikasi lebih rinci. Pelatihan rutin kepada operator dan teknisi terkait inspeksi harian, parameter Cutting, dan prosedur setup yang baku juga dapat meningkatkan disiplin dan konsistensi proses. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam meningkatkan efektivitas mesin CNC Cutting dan memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan.
- Penerapan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses untuk Mengukur Efektivitas... doi.org/10.35308/jopt.v9i2.8352Penerapan Metode Overall Equipment Effectiveness OEE dan Six Big Losses untuk Mengukur Efektivitas doi 10 35308 jopt v9i2 8352
- PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DALAM MENGUKUR EFEKTIVITAS... doi.org/10.36040/valtech.v6i1.6382PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS OEE DAN FAULT TREE ANALYSIS FTA DALAM MENGUKUR EFEKTIVITAS doi 10 36040 valtech v6i1 6382
- Overall Equipment Effectiveness Evaluation of Maintenance Strategies for Rented Equipment. equipment... ijtech.eng.ui.ac.id/article/view/3579Overall Equipment Effectiveness Evaluation of Maintenance Strategies for Rented Equipment equipment ijtech eng ui ac article view 3579
| File size | 957.81 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Khatulistiwa Bakti Pontianak. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan CU. KhatulistiwaKhatulistiwa Bakti Pontianak. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan CU. Khatulistiwa
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ROE, LDR, dan CAR terhadap nilai perusahaan. Peneliti menggunakan Price to book value untuk mengukurPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ROE, LDR, dan CAR terhadap nilai perusahaan. Peneliti menggunakan Price to book value untuk mengukur
UMGUMG Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terbaik diperoleh pada suhu 110°C, konsentrasi 15%, dan waktu pemanasan 2 jam dengan kemurnian NaCl sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terbaik diperoleh pada suhu 110°C, konsentrasi 15%, dan waktu pemanasan 2 jam dengan kemurnian NaCl sebesar
UNIBAUNIBA Hasil terbaik diperoleh pada kecepatan pemakanan 300 mm/min dengan kecepatan spindle 750 rpm karena sesuai toleransi dimensi yang diinginkan, sedangkanHasil terbaik diperoleh pada kecepatan pemakanan 300 mm/min dengan kecepatan spindle 750 rpm karena sesuai toleransi dimensi yang diinginkan, sedangkan
UNTARUNTAR Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda untuk melihat pengaruh antara variabel kewarganegaraan digital dan hasil belajar terhadap perilakuAnalisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda untuk melihat pengaruh antara variabel kewarganegaraan digital dan hasil belajar terhadap perilaku
UNTARUNTAR Temuan ini menegaskan pentingnya ketahanan bagi kesejahteraan guru dan keberhasilan siswa, namun hasilnya bersifat spesifik pada kelompok ini dan tidakTemuan ini menegaskan pentingnya ketahanan bagi kesejahteraan guru dan keberhasilan siswa, namun hasilnya bersifat spesifik pada kelompok ini dan tidak
PNCPNC Defleksi maksimum yaitu pada pembenanan 20 N. Tumpuan jepit-jepit dan engsel-rol defleksi maksimum yaitu pada jarak 400 mm sedangkan tumpuan jepit-rolDefleksi maksimum yaitu pada pembenanan 20 N. Tumpuan jepit-jepit dan engsel-rol defleksi maksimum yaitu pada jarak 400 mm sedangkan tumpuan jepit-rol
PNCPNC Untuk mendapatkan kinerja mesin yang efisien, gerakan pada proses pemesinan harus dikontrol dengan mengatur parameter pemesinan yang tepat. Namun, terdapatUntuk mendapatkan kinerja mesin yang efisien, gerakan pada proses pemesinan harus dikontrol dengan mengatur parameter pemesinan yang tepat. Namun, terdapat
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Namun, pelaksanaan tersebut masih menghadapi hambatan, baik faktor internal seperti rendahnya motivasi siswa dan keterbatasan metode pembelajaran karakter,Namun, pelaksanaan tersebut masih menghadapi hambatan, baik faktor internal seperti rendahnya motivasi siswa dan keterbatasan metode pembelajaran karakter,
UNDIKSHAUNDIKSHA Temuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Dayak dapat berperan sebagai dasar kontekstual dalam memperkuat Pancasila sebagai falsafah hidupTemuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Dayak dapat berperan sebagai dasar kontekstual dalam memperkuat Pancasila sebagai falsafah hidup
UMGUMG Namun, peningkatan output tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh peningkatan efisiensi sistem industri, terutama dalam hal pemanfaatan input tenaga kerja.Namun, peningkatan output tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh peningkatan efisiensi sistem industri, terutama dalam hal pemanfaatan input tenaga kerja.
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING This research underscores the importance of embracing multicultural and religious identities to build more peaceful and inclusive societies. The studyThis research underscores the importance of embracing multicultural and religious identities to build more peaceful and inclusive societies. The study