PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis defleksi yang terjadi secara simulasi numerik dengan Software Ansys dalam pemodelan static structural pada balok persegi Baja ST 60. Variabel dalam penelitian ini adalah pembebanan sebesar 10, 15 dan 20 N serta jenis tumpuan yaitu jepit-jepit, jepit-rol dan engsel-rol. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar beban maka defleksi yang terjadi juga semakin meningkat. Defleksi maksimum yaitu pada pembenanan 20 N. Tumpuan jepit-jepit dan engsel-rol defleksi maksimum yaitu pada jarak 400 mm sedangkan tumpuan jepit-rol defleksim maksimum terjadi pada jarak 450 mm. Dari ketiga jenis tumpuan yang digunakan dalam penelitian ini, tumpuan sederhana (engsel-rol) menghasilkan defleksi yang lebih besar dibandingkan dengan tumpuan jepit-jepit maupun (jepit-rol). Dengan tumpuan (engsel-rol) menghasilkan defleksi sebesar 1,212 mm, tumpuan (jepit-rol) sebesar 0,541 mm dan tumpuan (jepit-jepit) sebesar 0,302 mm.

Hasil simulasi numerik menunjukkan bahwa defleksi pada balok baja ST 60 meningkat seiring dengan peningkatan beban, dengan tumpuan engsel-rol menghasilkan defleksi terbesar dan tumpuan jepit-jepit menghasilkan defleksi terkecil.Secara spesifik, defleksi maksimum sebesar 1,212 mm terjadi pada tumpuan engsel-rol dengan beban 20 N.Sementara itu, tumpuan jepit-rol menghasilkan defleksi 0,541 mm dan tumpuan jepit-jepit menghasilkan defleksi 0,302 mm pada beban yang sama, dengan defleksi terendah tercatat 0,151 mm pada tumpuan jepit-jepit dengan beban 10 N.

Penelitian ini telah memberikan pemahaman mendalam tentang defleksi balok baja ST60 di bawah beban statis dengan berbagai tumpuan menggunakan simulasi numerik. Untuk penelitian lanjutan, akan sangat bermanfaat untuk memperluas cakupan analisis ini. Pertama, studi dapat diarahkan pada penyelidikan perilaku balok baja ST60 di bawah kondisi pembebanan dinamis atau siklikal. Ini bisa mencakup pertanyaan penelitian seperti: bagaimana defleksi dan umur fatik balok berubah ketika terkena getaran terus-menerus atau beban berulang? Pemahaman ini krusial untuk aplikasi struktur yang mengalami guncangan atau penggunaan jangka panjang. Kedua, mengingat sifat penelitian ini yang sepenuhnya numerik, validasi eksperimental akan sangat memperkuat temuan. Sebuah studi eksperimen yang menguji defleksi balok baja ST60 dengan variasi pembebanan dan tumpuan yang sama akan memverifikasi akurasi model simulasi dan memberikan kepercayaan lebih pada hasil yang telah diperoleh. Ketiga, ada potensi besar untuk mengeksplorasi optimasi desain. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana perubahan pada geometri penampang balok (misalnya, menjadi I-beam, hollow, atau penampang non-seragam) atau penggunaan material komposit tertentu dapat meminimalkan defleksi sambil mempertahankan rasio kekuatan terhadap berat yang efisien. Pertanyaan yang relevan mungkin adalah: bagaimana kita dapat merancang balok yang lebih ringan namun tetap kuat dengan defleksi yang terkontrol, mungkin dengan mempertimbangkan efek berbagai jenis material baja atau paduan lainnya? Studi-studi ini akan berkontribusi signifikan pada pengembangan desain struktur yang lebih aman dan efisien.

  1. Karakteristik Fiber Metal Laminate Akibat Beban Impak Balistik Dari Peluru Kaliber 9 mm Full Metal Jacket... rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/712Karakteristik Fiber Metal Laminate Akibat Beban Impak Balistik Dari Peluru Kaliber 9 mm Full Metal Jacket rekayasamesin ub ac index php rm article view 712
  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #aplikasi android#aplikasi android
Read online
File size280.2 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1HF
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test