POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG

One moment, please...One moment, please...

Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Pelabuhan ini memiliki empat kapal yang beroperasi, yaitu KMP Sembilang, KMP Citra Nusantara, KMP Satria Pratama, dan KMP Senangin. KMP Senangin merupakan satu-satunya kapal yang melayani rute Kuala Tungkal – Dabo Singkep. Beberapa layanan belum sesuai dengan peraturan dan tetap dilaksanakan oleh operator kapal, meskipun regulasi pemerintah mengatur layanan di atas kapal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepatuhan layanan penumpang pada KMP Senangin terhadap Minimum Service Standards yang berlaku serta mengukur tingkat kepuasan pengguna layanan dengan fasilitas layanan penumpang KMP Senangin. Metode yang digunakan meliputi analisis tingkat kepatuhan Minimum Service Standards untuk transportasi penyeberangan dan indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index – CSI). Hasil analisis dan perhitungan menunjukkan bahwa KMP Senangin memiliki tingkat kesesuaian layanan penumpang sebesar 77,4% dan skor kepuasan pengguna layanan sebesar 64,17%.

Layanan penumpang pada KMP Senangin belum memenuhi standar layanan penumpang sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 62 Tahun 2019, dengan persentase kepatuhan sebesar 77,4%.Tingkat kepuasan pengguna layanan, yang diukur dengan Customer Satisfaction Index (CSI) pada KMP Senangin, berada pada level cukup puas sebesar 64,17%, menunjukkan bahwa kualitas layanan belum mencapai tingkat maksimum.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana peningkatan frekuensi perjalanan KMP Senangin memengaruhi kepuasan penumpang, dengan merancang studi komparatif antara periode dengan dua kali perjalanan per minggu dan periode dengan frekuensi lebih tinggi, serta mengukur perubahan indeks kepuasan. Selanjutnya, diperlukan penelitian perbandingan antara KMP Senangin dan kapal feri lain yang melayani rute serupa untuk mengidentifikasi faktor-faktor layanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pengguna, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi standar layanan yang lebih kontekstual. Terakhir, penelitian eksperimental dapat dirancang untuk menguji efektivitas intervensi perbaikan spesifik, seperti peningkatan ergonomi kursi, perbaikan sanitasi toilet, dan penambahan fasilitas hiburan, dengan mengukur dampaknya terhadap persepsi kualitas layanan dan indeks kepuasan penumpang.

Read online
File size758.46 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test