UBP KARAWANGUBP KARAWANG
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu FarmasiPharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu FarmasiJerawat merupakan masalah kulit yang banyak dijumpai pada usia remaja hingga dewasa, dengan prevalensi 80–85% di Indonesia. Senyawa etil p-metoksisinamat (EPMS) yang diisolasi dari rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) telah dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes, bakteri utama pemicu jerawat, dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) sebesar 1,2%. Untuk meningkatkan efektivitas serta kenyamanan penggunaan, dikembangkan sediaan topikal inovatif berupa acne patch. Penelitian ini bertujuan menentukan formula optimum acne patch EPMS menggunakan Box–Behnken Design dengan tiga faktor, yaitu konsentrasi HPMC (3–6%), PVP (1–2%), dan durasi pengadukan (15–30 menit). Parameter respon yang dievaluasi meliputi ketebalan patch, daya lipat, dan daya lekat. Pembuatan sediaan dilakukan dengan melarutkan polimer dalam pelarut, kemudian dikeringkan hingga membentuk lembaran. Hasil optimasi menunjukkan formula optimum paling sesuai terdiri atas HPMC 3,213%, PVP 1,022%, dan waktu pengadukan 17,535 menit, dengan nilai desirabilitas 1,000. Evaluasi fisik menunjukkan ketebalan 0,2 ± 0 mm, daya lekat 810,667 ± 20,133 detik, daya lipat 207,333 ± 2,517 kali, pH 5,68 ± 0,168, serta kelembapan 29,4 ± 2,623%. Aktivitas antibakteri yang dihasilkan mencapai zona hambat 6,6 ± 0,736 mm, lebih besar dibandingkan EPMS tunggal. Temuan ini menegaskan bahwa acne patch yang dikembangkan memiliki karakteristik fisik yang baik dan aktivitas antibakteri yang efektif untuk aplikasi topikal, meskipun penyesuaian terhadap kadar kelembapan masih diperlukan untuk meningkatkan stabilitas sediaan.
Sediaan acne patch etil p-metoksisinamat (EPMS) yang diformulasi dengan optimasi Box-Behnken Design menunjukkan karakteristik fisik yang baik, memenuhi parameter ketebalan, daya lekat, daya lipat, dan pH.Namun, kadar kelembapan patch masih tinggi, belum memenuhi persyaratan (<10%) yang dapat memengaruhi stabilitas sediaan.Meskipun demikian, formulasi ini tetap menunjukkan potensi sebagai sediaan topikal antijerawat yang efektif karena aktivitas antibakterinya yang baik dan karakteristik fisiknya yang sesuai.
Meskipun formulasi acne patch etil p-metoksisinamat (EPMS) telah menunjukkan potensi baik, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat mengoptimalkan sediaan ini. Pertama, mengingat tingginya kadar kelembapan patch yang ditemukan, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mencari strategi efektif dalam mengurangi kadar air ini demi meningkatkan stabilitas jangka panjang dan mencegah kontaminasi mikroba. Ini bisa mencakup eksplorasi metode pengeringan yang berbeda, seperti pengeringan vakum, atau penambahan eksipien pengatur kelembapan. Kedua, untuk lebih memahami efektivitas dan cara kerja patch, studi mendalam mengenai kinetika pelepasan zat aktif EPMS dari matriks patch secara in vitro perlu dilakukan, diikuti dengan penelitian penetrasi kulit secara ex vivo menggunakan model kulit yang relevan. Hal ini penting untuk memastikan EPMS dapat mencapai target aksi di kulit dengan optimal. Ketiga, perlu dipertimbangkan studi perbandingan efikasi dan keamanan secara in vivo, mungkin melalui model hewan atau uji klinis awal pada manusia. Ini akan memvalidasi potensi terapi acne patch EPMS dibandingkan dengan produk antijerawat komersial yang sudah ada, serta memastikan keamanannya bagi pengguna, sehingga mendukung pengembangan sediaan antijerawat berbasis bahan alam yang lebih komprehensif dan teruji klinis.
| File size | 455.46 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, memperpanjang periode pengamatan, mengintegrasikan data resistensi bakteri lokal, sertaPenelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar, memperpanjang periode pengamatan, mengintegrasikan data resistensi bakteri lokal, serta
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Pulau Kalimantan di Indonesia memiliki biodiversitas bahan alam dan keanekaragaman suku budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaanPulau Kalimantan di Indonesia memiliki biodiversitas bahan alam dan keanekaragaman suku budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Kanker merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan agen terapi baru yang lebih aman. Daun sirih cina (Peperomia pellucida) dan kelor (Moringa oleiferaKanker merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan agen terapi baru yang lebih aman. Daun sirih cina (Peperomia pellucida) dan kelor (Moringa oleifera
UNIPAUNIPA Hal ini menjadi informasi awal mengenai pemanfaatan ekstrak etanol daun afrika terhadap perbaikan ginjal tikus putih yang diberikan sopi. Penelitian iniHal ini menjadi informasi awal mengenai pemanfaatan ekstrak etanol daun afrika terhadap perbaikan ginjal tikus putih yang diberikan sopi. Penelitian ini
UMMUMM Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan arus pengelasan di atas 0,4 kA dapat mencegah kegagalan interfasial dan bahwa penyesuaian waktu pengelasan dapatHasil ini menunjukkan bahwa peningkatan arus pengelasan di atas 0,4 kA dapat mencegah kegagalan interfasial dan bahwa penyesuaian waktu pengelasan dapat
MARANATHAMARANATHA ) pada model tikus Wistar dengan artritis gout akut. Lima kelompok perlakuan (kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (Kolkisin), dosis ekstrak) pada model tikus Wistar dengan artritis gout akut. Lima kelompok perlakuan (kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (Kolkisin), dosis ekstrak
MARANATHAMARANATHA Ekstrak etil asetat dari fungi endofit diuji bioaktivitas dengan teknik difusi kertas cakram dan metode BSLT. Hasil skrining aktivitas antibakteri, ekstrakEkstrak etil asetat dari fungi endofit diuji bioaktivitas dengan teknik difusi kertas cakram dan metode BSLT. Hasil skrining aktivitas antibakteri, ekstrak
MARANATHAMARANATHA Kadar kreatinin serum (mg/dL) diukur dengan spektrofotometer, metode kinetik kolorimetri, pasca 7 hari aklimatisasi, pasca 21 hari diinduksi PTL, dan pascaKadar kreatinin serum (mg/dL) diukur dengan spektrofotometer, metode kinetik kolorimetri, pasca 7 hari aklimatisasi, pasca 21 hari diinduksi PTL, dan pasca
Useful /
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Quinoa mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami, namun karakter organoleptik ekstraknya kurang dapat diterima sehingga diperlukanQuinoa mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami, namun karakter organoleptik ekstraknya kurang dapat diterima sehingga diperlukan
UMMUMM Waste Motor Oil (WMO) is a hazardous waste material with the potential to contaminate water, soil, and the atmosphere. The management and engineering ofWaste Motor Oil (WMO) is a hazardous waste material with the potential to contaminate water, soil, and the atmosphere. The management and engineering of
NURUL FIKRINURUL FIKRI Perkembangan teknologi informasi telah memengaruhi berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam pengelolaan administrasi masjid. Penelitian ini bertujuanPerkembangan teknologi informasi telah memengaruhi berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam pengelolaan administrasi masjid. Penelitian ini bertujuan
UMPRIUMPRI Berdasarkan uraian tahapan Newman, hasil pekerjaan siswa pada saat menyelesaikan soal nomor 1 menunjukkan bahwa 46% siswa melakukan kesalahan membaca,Berdasarkan uraian tahapan Newman, hasil pekerjaan siswa pada saat menyelesaikan soal nomor 1 menunjukkan bahwa 46% siswa melakukan kesalahan membaca,