LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Lapis Pondasi Agregat Semen Kelas A (LPAS-A) adalah suatu campuran beton dengan nilai slump sama dengan nol atau dapat dikatakan sebagai beton semi kering. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh yang paling signifikan terhadap kuat tekan LPAS-A. Dalam penelitian ini menggunakan metode Taguchi dengan menggunakan 4 faktor dan 3 level. Untuk faktor sendiri itu terdiri dari semen portland, fly ash, agregat halus serta air. Kombinasi level dari faktor yang menghasilkan nilai rata-rata dan variansi kuat tekan silinder beton yang optimal adalah sama, yaitu diperoleh dari setting faktor semen pada level 3 sebesar 1,607 kg (A3), interaksi antara semen pada level 3 sebesar 1,607 kg dan air pada level 2 sebesar 1,243 lt (A3B2) serta air pada level 2 sebesar 1,243 lt (B2) dan berdasarkan identifikasi faktor maka faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kuat tekan campuran LPAS-A adalah semen (A), interaksi antara semen dan air (AxB), serta air (B). Adapun persentase pengaruh berdasarkan rata-rata kuat tekan eksperimen Taguchi adalah 46,017% (semen), 20,593% (interaksi semen dan air), dan 5,904% (air). Sedangkan persentase pengaruh berdasarkan rasio S/N kuat tekan eksperimen Taguchi adalah 40,767% (semen), 23,648% (interaksi semen dan air), dan 6,221% (air).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi level faktor yang optimal untuk menghasilkan kuat tekan campuran LPAS-A yang optimal adalah dengan setting faktor semen pada level 3 (1,607 kg), interaksi antara semen dan air pada level 3 dan 2 (1,607 kg dan 1,243 lt), serta air pada level 2 (1,243 lt).Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan campuran LPAS-A adalah semen, interaksi antara semen dan air, serta air.Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perancangan campuran LPAS-A yang lebih efisien dan berkualitas.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemanfaatan jenis fly ash yang berbeda dari sumber yang beragam untuk mengkaji pengaruhnya terhadap kuat tekan dan durabilitas LPAS-A. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai interaksi antara fly ash dengan bahan tambah (admixture) lain, seperti superplasticizer, dapat dilakukan untuk meningkatkan workability campuran tanpa mengurangi kekuatan. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi kinerja jangka panjang LPAS-A dengan fly ash, termasuk ketahanan terhadap siklus beku-cair, serangan sulfat, dan abrasi, guna memastikan keberlanjutan dan keandalan material ini dalam aplikasi perkerasan jalan. Penelitian ini penting untuk mengoptimalkan penggunaan limbah industri sebagai bahan konstruksi yang ramah lingkungan dan ekonomis, serta meningkatkan kualitas dan umur layanan perkerasan jalan di Indonesia.

  1. Analisis Pengaruh Bahan Campuran Terhadap Kekuatan Lapis Pondasi Agregat Semen (LPAS) Kelas A dengan... doi.org/10.20527/bpi.v5i2.142Analisis Pengaruh Bahan Campuran Terhadap Kekuatan Lapis Pondasi Agregat Semen LPAS Kelas A dengan doi 10 20527 bpi v5i2 142
  2. Fly Ash Utilization Analysis as A Substitute of Cement in Cement Treated Base (CTB) | Engineering And... Doi.Org/10.47191/Etj/V6i9.06Fly Ash Utilization Analysis as A Substitute of Cement in Cement Treated Base CTB Engineering And Doi Org 10 47191 Etj V6i9 06
Read online
File size573.3 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test