UBP KARAWANGUBP KARAWANG

Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu FarmasiPharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelarut berbeda polaritas terhadap ekstrak etanol daun alpukat sehingga diperoleh fraksi aktif etil asetat dan heksan selanjutnya dilakukan uji aktivitas urinasi. Penelitian menggunakan hewan percobaan tikus putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok dengan perlakuan normal aquades, kontrol positif furosemide, fraksi aktif etil asetat 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb serta kelompok fraksi aktif heksan dosis aktif 100mg/kgbb dan 300 mg/kgbb. Hasil penelitian menunjukkan volume urinasi tertinggi ditunjukkan oleh kelompok fraksi aktif heksan dosis 300mg/kgbb. Peningkatan volume urinasi dipengaruhi oleh adanya metabolit sekunder flavonoid dan tanin. Perubahan pH terjadi pada kelompok fraksi aktif heksana yang cenderung sedikit asam karena terjadinya penghambatan absorpsi natrium lebih dominan sehingga cenderung sedikit asam.

Penapisan fitokimia terhadap fraksi aktif heksan dan etil asetat ekstrak etanol daun Alpukat mengandung flavonoid dan tanin.Aktivitas urinasi terbaik ditunjukkan oleh kelompok perlakuan fraksi aktif heksana dosis 300 mg/kbb dengan volume diatas kontrol positif.Pemberian ekstrak mempengaruhi sedikit asam pada kelompok semua perlakuan.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari temuan ini meliputi beberapa arah penting. Pertama, setelah berhasil mengidentifikasi fraksi aktif heksan dari daun alpukat sebagai diuretik potensial dengan dosis 300 mg/kgbb, langkah berikutnya adalah melakukan penelitian mendalam untuk menentukan dosis optimal secara lebih presisi dan mengevaluasi profil keamanannya. Hal ini termasuk studi toksisitas jangka panjang dan perbandingan efikasi serta potensi efek sampingnya terhadap diuretik standar yang sudah ada di pasaran, untuk memastikan bahwa penggunaannya aman dan berkelanjutan bagi manusia. Kedua, meskipun penelitian ini menunjukkan kandungan flavonoid dan tanin berperan, mekanisme aksi spesifik dari fraksi aktif heksan masih perlu diuraikan secara lebih rinci. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada isolasi dan identifikasi senyawa aktif tunggal dalam fraksi heksan yang bertanggung jawab atas efek diuretik, serta penyelidikan mekanisme molekuler di tingkat ginjal. Misalnya, apakah senyawa tersebut berinteraksi dengan transporter natrium atau saluran ion tertentu, yang akan memberikan pemahaman fundamental tentang cara kerjanya. Ketiga, untuk memperluas pemanfaatan dan relevansi klinis, akan sangat bermanfaat untuk membandingkan potensi diuretik fraksi aktif daun alpukat ini dengan ekstrak tanaman lain yang juga dikenal memiliki khasiat serupa dalam pengobatan tradisional. Selain itu, studi mengenai potensi penggunaannya dalam penanganan kondisi spesifik seperti edema atau hipertensi ringan dapat dilakukan, serta eksplorasi kombinasi dengan bahan alami lain untuk mencapai efek sinergis yang lebih baik.

  1. In Silico Study of Avocado Leaves (Persea americana Mill.) as Inhibitor of Calcium Oxalate Urolithiasis... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1359/1/012130In Silico Study of Avocado Leaves Persea americana Mill as Inhibitor of Calcium Oxalate Urolithiasis iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1359 1 012130
Read online
File size236.1 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test