YANAYANA

Jurnal Ilmu Teknologi Ternak Unggul (JITTU)Jurnal Ilmu Teknologi Ternak Unggul (JITTU)

Feed Additive adalah bahan tambahan yang digunakan pada pakan ternak untuk mendapatkan pertumbuhan ternak yang optimal. Beberapa tumbuhan seperti daun pepaya, daun alpukat, daun sirsak, herba meniran, kunyit, dan temulawak merupakan tumbuhan yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri, antiparasit, menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan sistem imun, dan meningkatkan metabolisme sehingga memiliki potensi sebagai feed additive dalam sediaan formulasi. Formula diuji dengan pemberian pakan pada ayam yang dapat digunakan oleh masyarakat. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan tahapan yaitu daun pepaya, daun alpukat, daun sirsak, herba meniran, kunyit dan temulawak masing-masing diekstraksi maserasi dan dekok menggunakan pelarut etanol dan aquadest kemudian di formulasi dan dilakukan pencampuran ke dalam ransum yang di uji terhadap 24 ekor ayam broiler. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan kemudian data dianalisis menggunakan ANOVA. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot badan ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak tumbuhan obat sebagai Feed Additive secara umum mampu meningkatkan bobot badan, bahkan pada Formulasi 1 memberikan pengaruh meningkatkan bobot badan akhir ayam broiler yang paling besar. Hal ini menunjukkan ekstrak tumbuhan obat Formulasi 1 memiliki efek terhadap peningkatan bobot badan.

Pemberian kombinasi ekstrak tumbuhan obat dari daun pepaya sebanyak 0,375 g, daun alpukat 0,375 g, daun sirsak 0,375 g, herba meniran 0,375 g, kunyit 0,75 g, dan temulawak 0,75 g sebagai feed additive dapat meningkatkan bobot badan pada Ayam Broiler sebesar 1270,83 g/ekor.

Penelitian lanjutan dapat menguji efek jangka panjang dari kombinasi ekstrak tumbuhan obat pada pertumbuhan ayam broiler selama lebih dari 35 hari untuk mengevaluasi keberlanjutan peningkatan bobot badan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang variasi rasio ekstrak tumbuhan obat dengan komponen lain untuk menemukan formulasi optimal yang lebih efektif dan ekonomis. Terakhir, penelitian dapat memperluas cakupan dengan menguji kombinasi ekstrak tumbuhan obat pada spesies unggas lain seperti ayam kampung atau itik untuk melihat potensi aplikasi yang lebih luas.

Read online
File size285.35 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test