UKRIUKRI
ENVIROSAN : Jurnal Teknik LingkunganENVIROSAN : Jurnal Teknik LingkunganBioremediasi merupakan teknologi restorasi lingkungan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan atau mentransformasi senyawa pencemar menjadi senyawa anorganik tidak berbahaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji mekanisme detoksifikasi mikroba serta strategi implementasi pada lahan industri tercemar. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur kritis terhadap data teknis dan studi kasus relevan. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi sangat bergantung pada optimalisasi biostimulasi khususnya parameter pH (rentang 6.0–8.0), suhu mesofilik (25°C–40°C), dan rasio C:N:P seimbang (misalnya 100:10:1). Studi kasus di Indonesia menunjukkan penambahan biokompos secara drastis meningkatkan efisiensi degradasi TPH; sebanyak 165,79 Kg TPH berhasil dihilangkan dari 2565 m3 tanah dalam 150 hari. Untuk polutan logam berat, mekanisme biosorpsi oleh fungi indigenus seperti Aspergillus flavus menunjukkan potensi besar. Arah masa depan riset berfokus pada bioremediasi presisi melalui integrasi teknik omik dan ekologi sintetik untuk merancang konsorsium mikroba yang resilien terhadap tantangan lingkungan heterogen.
Bioremediasi adalah teknologi pemulihan lahan tercemar yang unggul, efektif untuk hidrokarbon, logam berat, dan pestisida, dengan keberhasilan bergantung pada optimalisasi pH, suhu, dan rasio C.Studi kasus di Indonesia menunjukkan bahwa biostimulasi menggunakan biokompos lokal sangat efektif meningkatkan degradasi TPH, menjadikannya fondasi utama remediasi.Pengembangan ke depan harus fokus pada optimasi biostimulasi, eksplorasi mikroorganisme indigenus untuk logam berat, serta integrasi teknik omik dan ekologi sintetik untuk bioremediasi presisi, sambil tetap mempertimbangkan mitigasi risiko dan kepatuhan regulasi lingkungan.
Mengingat kompleksitas limbah industri dan tantangan implementasi di lapangan, penelitian lanjutan dalam bioremediasi perlu berfokus pada beberapa area krusial. Pertama, meskipun konsep konsorsium mikroba lintas-kingdom dan ekologi sintetik telah diusulkan, penting untuk mengembangkan metodologi sistematis dalam merancang dan menguji interaksi spesifik antara bakteri, fungi, dan mikroalga. Ini bertujuan untuk mencapai sinergi degradasi maksimal terhadap jenis polutan campuran yang sering ditemukan, serta memastikan stabilitas dan adaptasi konsorsium dalam kondisi lingkungan yang heterogen. Kedua, pemanfaatan teknik omik harus diperluas dari sekadar identifikasi ke pengembangan model prediktif berbasis data untuk performa bioremediasi, bahkan dengan integrasi kecerdasan buatan, guna mempercepat seleksi atau rekayasa galur mikroba optimal untuk profil pencemaran tertentu. Ini akan memungkinkan pendekatan yang lebih presisi dan efisien dalam pengelolaan lingkungan. Ketiga, untuk mengatasi risiko pelepasan Gen Resisten Antibiotik (ARG) dan tantangan regulasi terkait Organisme Hasil Modifikasi Genetik (GMMs), perlu dilakukan eksplorasi intensif terhadap pengembangan strategi biokontainmen biologis yang lebih canggih. Selain itu, pengembangan galur mikroba indigenus yang ditingkatkan melalui rekayasa jalur metabolisme non-genetik juga dapat menjadi alternatif aman. Terakhir, dengan kesuksesan biokompos lokal untuk TPH, penelitian harus mengkaji lebih dalam potensi amandemen organik lokal lainnya atau biosorben alami dari keanekaragaman hayati Indonesia untuk mengatasi polutan campuran, termasuk logam berat dan senyawa organik persisten, sambil memahami bagaimana amandemen ini mempengaruhi struktur dan fungsi mikrobioma tanah secara keseluruhan.
| File size | 346.32 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
E GREENATIONE GREENATION Penelitian ini mengeksplorasi apakah kinerja ESG berfungsi sebagai katalis struktural untuk konvergensi Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (SDG) menujuPenelitian ini mengeksplorasi apakah kinerja ESG berfungsi sebagai katalis struktural untuk konvergensi Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (SDG) menuju
ILOMATAILOMATA Menggunakan data panel dari 33 pemerintah provinsi selama 2017-2024, penelitian ini menerapkan model regresi efek tetap dengan istilah interaksi. HasilMenggunakan data panel dari 33 pemerintah provinsi selama 2017-2024, penelitian ini menerapkan model regresi efek tetap dengan istilah interaksi. Hasil
UKRIUKRI Kegiatan yang dilakukan mulai dari pemberian wadah tong sampah, pengumpulan, pengangkutan hingga diangkut ke TPS. Pengelolaan sampah lebih lanjut masihKegiatan yang dilakukan mulai dari pemberian wadah tong sampah, pengumpulan, pengangkutan hingga diangkut ke TPS. Pengelolaan sampah lebih lanjut masih
UKRIUKRI Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Nias Utara saat ini ditangani oleh pemerintah daerah, namun belum ada penanganan lanjutan karena keterbatasanPengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Nias Utara saat ini ditangani oleh pemerintah daerah, namun belum ada penanganan lanjutan karena keterbatasan
UKRIUKRI Penilaian risiko menghasilkan kategori risiko rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Setelah implementasi pengendalian seperti prosedurPenilaian risiko menghasilkan kategori risiko rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Setelah implementasi pengendalian seperti prosedur
UKRIUKRI Faktor eksternal menunjukkan peluang melalui mendaur ulang sampah dan komposting, namun terdapat ancaman berupa kurangnya kesadaran civitas akademika terhadapFaktor eksternal menunjukkan peluang melalui mendaur ulang sampah dan komposting, namun terdapat ancaman berupa kurangnya kesadaran civitas akademika terhadap
UKRIUKRI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik lingkungan, menganalisis kualitas sedimen dan air sungai di Sungai Ciparungpung Kota Bandung,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik lingkungan, menganalisis kualitas sedimen dan air sungai di Sungai Ciparungpung Kota Bandung,
UKRIUKRI SOP ini diharapkan menjadi acuan UPTD Pasar dalam mengelola sampah secara efisien dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan pasar, dan mendukungSOP ini diharapkan menjadi acuan UPTD Pasar dalam mengelola sampah secara efisien dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan pasar, dan mendukung
Useful /
UNPUNP Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan koordinasi antara kampus dan instansi terkait serta sosialisasi kebijakan kepada mahasiswa asing.Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan koordinasi antara kampus dan instansi terkait serta sosialisasi kebijakan kepada mahasiswa asing.
UKRIUKRI Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk mengidentifikasi klasifikasi laju erosi tanah, tingkat bahayaMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk mengidentifikasi klasifikasi laju erosi tanah, tingkat bahaya
UKRIUKRI Baris-baris lagu yang dirancang untuk mempertahankan irama yang stabil dirancang dengan cermat untuk meningkatkan tema lagu secara semantik dan musikal.Baris-baris lagu yang dirancang untuk mempertahankan irama yang stabil dirancang dengan cermat untuk meningkatkan tema lagu secara semantik dan musikal.
UKRIUKRI Penyihir dalam teks menjadi simbol agensi perempuan yang mengganggu struktur kekuasaan. Analisis ini memperkaya pemahaman tentang tantangan perempuan dalamPenyihir dalam teks menjadi simbol agensi perempuan yang mengganggu struktur kekuasaan. Analisis ini memperkaya pemahaman tentang tantangan perempuan dalam