UKRIUKRI

ENVIROSAN : Jurnal Teknik LingkunganENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan

Pasar Rakyat Tipe A Bangko, di Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, merupakan pusat aktivitas ekonomi utama yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar. Namun, pengelolaan sampah di pasar ini belum optimal, ditandai dengan penumpukan sampah tanpa pemilahan, kurangnya fasilitas wadah sampah, dan perilaku membuang sampah sembarangan. Hingga kini, belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus yang diterapkan untuk pengelolaan sampah di pasar ini. Penelitian bertujuan menganalisis timbulan dan komposisi sampah, mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan pedagang terhadap pengelolaan sampah, serta merancang SOP pengelolaan sampah. Metode penelitian menggunakan SNI 19-3964-1994 untuk pengukuran timbulan dan komposisi sampah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata timbulan sampah harian mencapai 58,58 kg, didominasi sampah organik (90,97%) dan plastik (9,03%). Tingkat pengetahuan pedagang mayoritas tinggi (86%) namun tidak merata, sehingga mendukung hipotesis alternatif (H1) dan menjadi dasar penyusunan SOP yang efektif. Rancangan SOP difokuskan pada penguatan peran pedagang dan pengelola pasar untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. SOP mencakup pedoman pemilahan, penyediaan fasilitas memadai, serta pelatihan pedagang. SOP ini diharapkan menjadi acuan UPTD Pasar dalam mengelola sampah secara efisien dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan pasar, dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pasar Rakyat Tipe A Bangko didominasi sampah organik (90,97%) dan plastik (9,03%).Mayoritas pedagang memiliki tingkat pengetahuan tinggi (86%) tentang pengelolaan sampah, tetapi distribusinya tidak merata.Rekomendasi SOP mencakup struktur pengelolaan sampah, pemilahan di TPS, edukasi, dan evaluasi.Implementasi SOP diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan kualitas lingkungan pasar.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi SOP pengelolaan sampah terhadap partisipasi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan pasar. 2. Studi tentang peran serta masyarakat dalam menjaga kepatuhan terhadap peraturan pembuangan sampah dapat menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. 3. Analisis efektivitas program daur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos di pasar rakyat dapat dikembangkan sebagai solusi berkelanjutan untuk mengurangi volume sampah.

  1. Pembersihan Sampah Bersama Pemuda di Pasar Tradisional Mirek, Desa Oringbele, Kecamatan Witihama, Kabupaten... doi.org/10.30653/jppm.v8i4.560Pembersihan Sampah Bersama Pemuda di Pasar Tradisional Mirek Desa Oringbele Kecamatan Witihama Kabupaten doi 10 30653 jppm v8i4 560
Read online
File size360.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test