UINSAIDUINSAID

Journal of Finance and Islamic BankingJournal of Finance and Islamic Banking

Penelitian ini menyelidiki pengaruh literasi keuangan dan bias kognitif terhadap keputusan investasi di kalangan investor Gen Z di Indonesia. Desain survei deskriptif lintas-seksi digunakan, dengan panduan epistemologi positivis. Data dikumpulkan dari 229 responden melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan bias kognitif berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Literasi keuangan yang lebih tinggi berkaitan dengan pilihan investasi yang lebih rasional dan informatif. Sebaliknya, bias kognitif, termasuk bias hindsight dan ilusi kendali, sangat mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Temuan ini menekankan pentingnya program pendidikan keuangan yang ditargetkan untuk meningkatkan literasi keuangan dan mengurangi efek bias kognitif, sehingga investor Gen Z dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih baik. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan pendidik untuk mendukung kesejahteraan keuangan generasi muda.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami keputusan investasi investor Gen Z di Indonesia melalui peran literasi keuangan dan bias kognitif.Hasil utama penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan dan bias kognitif berpengaruh positif terhadap keputusan investasi.Literasi keuangan yang lebih tinggi berkorelasi dengan pilihan investasi yang lebih rasional dan informatif.Literasi keuangan telah diakui secara luas sebagai penentu penting keputusan investasi.Hal ini mencakup pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memahami konsep dan produk keuangan, sehingga individu dapat membuat pilihan yang informatif dan efektif.Selain itu, bias kognitif, terutama bias hindsight dan ilusi kendali, memiliki dampak negatif terhadap keputusan investasi.Hal ini dapat menyebabkan investor mengabaikan alternatif dan mengambil risiko yang lebih tinggi.Implikasi praktis penelitian ini signifikan bagi pembuat kebijakan, pendidik keuangan, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan industri.Dengan meningkatkan literasi keuangan dan mengatasi bias kognitif melalui program pendidikan dan pelatihan yang ditargetkan, investor Gen Z dapat lebih siap untuk mengambil keputusan investasi yang informatif dan rasional.Hal ini pada gilirannya dapat berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan keuangan yang lebih besar di pasar negara berkembang seperti Indonesia.Penelitian masa depan harus mengeksplorasi bias kognitif tambahan dan interaksinya dengan literasi keuangan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang keputusan investasi Gen Z.Selain itu, studi longitudinal dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana literasi keuangan dan bias kognitif berkembang dan mempengaruhi keputusan investasi jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan program pendidikan keuangan yang ditargetkan untuk meningkatkan literasi keuangan Gen Z. Program ini dapat mencakup modul-modul khusus yang dirancang untuk mengatasi bias kognitif yang umum terjadi di kalangan investor Gen Z, seperti bias hindsight dan ilusi kendali. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam mengurangi bias kognitif dan meningkatkan pengambilan keputusan yang lebih rasional. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan kesejahteraan keuangan generasi muda di Indonesia.

  1. Financial Literacy and Cognitive Biases: Key Determinants of Gen Z Investment Choices | Journal of Finance... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/jfib/article/view/9818Financial Literacy and Cognitive Biases Key Determinants of Gen Z Investment Choices Journal of Finance ejournal uinsaid ac index php jfib article view 9818
Read online
File size335.36 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test