PARAHITAPARAHITA
PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKetika komunikasi politik menghendaki sebuah autentisitas pesan, ada pesan yang nyatanya jauh dari autentik. Mengetahui bagaimana komunikasi politik ini jauh dari autentik dapat membantu mengidentifikasi pilihan elit politik saat ini yang lebih banyak mengarah pada disorientasi pesan politik atau secara peyoratif dibilang pasca kebenaran. Akan tetapi, studi tentang refleksi kritis tentang komunikasi politik pasca kebenaran dalam pandangan tokoh publik masih sedikit dibahas. Tujuan studi ini adalah untuk menerangkan komunikasi politik para elit politik melalui refleksi pemikiran Ahmad Syafii Maarif. Data diperoleh dari telaah dokumen pemberitaan dari republika.co.id dengan judul “Politik Pasca Kebenaran karya Ahmad Syafii Maarif. Hasil studi ini menandakan bahwa komunikasi politik para elit politik menjauh dari autentisitas komunikasi politik. Komunikasi politik mereka terkesan mengangkangi perintah moral politik. Ini membuat komunikasi politik terkesan ritual politik semata dengan pola-pola superfisial yang memposisikan publik sebatas objek politik yang tidak setara. Dengan kata lain, komunikasi politik yang hanya mencari pencitraan akan jatuh pada kehampaan moral politik. Implikasi penelitian ini mengisyaratkan bahwa jika pasca kebenaran adalah pilihan dalam komunikasi politik, maka tuna martabat adalah nilai yang pantas.
Konstruksi komunikasi politik oleh para elit politik tidak menunjukkan sebuah otentitas substansial praktik politik.Mereka lebih mengedepankan sensasi atau viralitas politik ketimbang esensi politik yang visioner.Memang citra negarawan itu masih didapatkan oleh para elit politik ini, tetapi itu sekedar dipandang sebagai sebuah hiburan, bukan dikagumi apalagi dihormati karena kompetensi untuk membaca keadaan rakyatnya.Di bawah mereka, komunikasi politik pada akhirnya hanyalah sebuah drama bahkan gimmick politik untuk menebalkan citra negarawan elit politik ini.Temuan ini menjadi semacam refleksi bahwa komunikasi politik belakangan ini telah jatuh pada tontonan audio visual semata (sensasi) tanpa memunculkan realitas sesungguhnya (logos politik).Akibatnya komunikasi politik dipandang hanya sebagai ritual politik dengan pola-pola superfisial yang monoton menjadikan publik sebatas objek politik yang tidak setara.Melalui komunikasi politik pasca kebenaran ini, mereka sesungguhnya telah membuat diri mereka kehilangan martabat dengan ruang ruang publik yang telah terkotori.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara komunikasi politik di era post-truth dengan era sebelumnya, dengan tujuan untuk mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi dan dampak-dampak yang ditimbulkan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada analisis kritis terhadap peran media dalam komunikasi politik post-truth, termasuk bagaimana media dapat dimanfaatkan untuk memanipulasi opini publik dan bagaimana media dapat menjadi alat kontrol sosial yang efektif. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi komunikasi politik yang efektif dalam era post-truth, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi politik yang lebih aktif.
| File size | 378.19 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Alif Subardono, S. T. , M. Eng. , sebagai instruktur, menjelaskan mengenai perangkat mikrotik yang digunakan dalam pelatihan pertama dilanjutkan denganAlif Subardono, S. T. , M. Eng. , sebagai instruktur, menjelaskan mengenai perangkat mikrotik yang digunakan dalam pelatihan pertama dilanjutkan dengan
UBLUBL Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyebaran rekaman eksplisit seksual yang melibatkan anak oleh pihak ketiga atas nama penegakan hukum merupakan penyalahgunaanPenelitian ini menyimpulkan bahwa penyebaran rekaman eksplisit seksual yang melibatkan anak oleh pihak ketiga atas nama penegakan hukum merupakan penyalahgunaan
UNPADUNPAD Maka pengembangan infrastruktur yang inklusif agar hak-hak populasi disabilitas dapat terpenuhi sesuai dengan Undang‑Undang No. 8 Tahun 2016 tentangMaka pengembangan infrastruktur yang inklusif agar hak-hak populasi disabilitas dapat terpenuhi sesuai dengan Undang‑Undang No. 8 Tahun 2016 tentang
DRIYARKARADRIYARKARA Namun penulis berpendapat bahwa gagasan republikan Arendt ini mendapat tantangannya di era komunikasi digital, sehingga sebelum menyarankan cara pemulihanNamun penulis berpendapat bahwa gagasan republikan Arendt ini mendapat tantangannya di era komunikasi digital, sehingga sebelum menyarankan cara pemulihan
PARAHITAPARAHITA Kegiatan workshop berhasil meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang jaringan komputer, terbukti dari peningkatan rata-rata skor kompetensi dari 66,9Kegiatan workshop berhasil meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang jaringan komputer, terbukti dari peningkatan rata-rata skor kompetensi dari 66,9
STAISAMSTAISAM Era digital telah merevolusi cara manusia berkomunikasi dan mengakses informasi. Komunikasi digital menjadi sarana utama dalam penyebaran informasi yangEra digital telah merevolusi cara manusia berkomunikasi dan mengakses informasi. Komunikasi digital menjadi sarana utama dalam penyebaran informasi yang
PCUPCU Ruang-ruang ini dirancang untuk mempertahankan fungsi sosial dan ekonomi yang khas dalam konteks apartemen meskipun berada di lingkungan vertikal. PendekatanRuang-ruang ini dirancang untuk mempertahankan fungsi sosial dan ekonomi yang khas dalam konteks apartemen meskipun berada di lingkungan vertikal. Pendekatan
HAMZANWADIHAMZANWADI Bahasa Indonesia memiliki varian pembentukan kata sebagai upaya pemutakhiran kosakatanya. Akan tetapi, tidak banyak masyarakat pengguna bahasa yang mengetahuiBahasa Indonesia memiliki varian pembentukan kata sebagai upaya pemutakhiran kosakatanya. Akan tetapi, tidak banyak masyarakat pengguna bahasa yang mengetahui
Useful /
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,000, yang berarti ada pengaruh antara penggunaan gadgetAnalisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,000, yang berarti ada pengaruh antara penggunaan gadget
AKPOLAKPOL Beberapa hambatan dalam implementasi ETLE Mobile adalah dalam bentuk perencanaan implementasi yang belum terorganisir dengan baik, pengetahuan minimalBeberapa hambatan dalam implementasi ETLE Mobile adalah dalam bentuk perencanaan implementasi yang belum terorganisir dengan baik, pengetahuan minimal
AKPOLAKPOL Kekurangan kuantitas dan kualitas personil, anggaran patroli yang tidak efisien, kurangnya dana bahan bakar, tidak adanya anggaran pemeliharaan kendaraan,Kekurangan kuantitas dan kualitas personil, anggaran patroli yang tidak efisien, kurangnya dana bahan bakar, tidak adanya anggaran pemeliharaan kendaraan,
DRIYARKARADRIYARKARA Sifat hukuman mati yang tidak membuka ruang bagi koreksi juga meneguhkan tidak dapat dibenarkannya bentuk hukuman tersebut. Penulis berargumen bahwa hukumanSifat hukuman mati yang tidak membuka ruang bagi koreksi juga meneguhkan tidak dapat dibenarkannya bentuk hukuman tersebut. Penulis berargumen bahwa hukuman