PARAHITAPARAHITA

PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Perkembangan teknologi informasi menuntut ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang jaringan komputer. Namun, keterbatasan SDM terampil masih menjadi permasalahan di daerah tertentu, termasuk Nabire, Papua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Universitas Satya Wiyata Mandala dalam bidang manajemen jaringan komputer melalui workshop berbasis teori dan praktik yang dilaksanakan di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Materi pelatihan mencakup konsep dasar jaringan komputer, pengelolaan infrastruktur jaringan, keamanan jaringan, fiber optik, serta troubleshooting dengan dukungan perangkat lunak simulasi jaringan. Evaluasi kompetensi dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah pelatihan terhadap 16 mahasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan, yaitu sebelum pelatihan diperoleh nilai rata-rata kompetensi 66,9 naik menjadi 76,9 setelah pelatihan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Program pengabdian ini diharapkan dapat terus mendukung pengembangan SDM, khususnya mahasiswa Universitas Satya Wiyata Mandala untuk berkontribusi langsung pada pembangunan infrastruktur jaringan komputer di Nabire, Papua.

Kegiatan workshop berhasil meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang jaringan komputer, terbukti dari peningkatan rata-rata skor kompetensi dari 66,9 menjadi 76,9 setelah pelatihan.Metode berbasis praktik dengan simulasi dan pendampingan intensif terbukti efektif meningkatkan pemahaman teknis.Program ini memberikan manfaat akademik serta strategis bagi pengembangan SDM dan infrastruktur digital di Nabire, Papua, dan perlu dilanjutkan secara berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan praktik terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengelola jaringan komputer di lingkungan kerja nyata, sehingga dapat menjawab pertanyaan: sejauh mana pengetahuan yang diperoleh selama workshop diterapkan dalam proyek profesional? Selanjutnya, studi komparatif antara metode pembelajaran berbasis praktik dengan pendekatan blended learning (gabungan daring dan tatap muka) dapat mengidentifikasi strategi pembelajaran paling efektif untuk meningkatkan kompetensi jaringan komputer, khususnya bagi mahasiswa di daerah terpencil. Terakhir, penelitian tentang pengembangan modul pembelajaran berbasis realitas virtual (VR) untuk simulasi jaringan dapat meneliti potensi teknologi immersive dalam mempercepat pemahaman konsep kompleks serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam konteks pendidikan teknik komputer dan jaringan.

  1. Pelatihan Topologi Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Politeknik... doi.org/10.37478/mahajana.v2i2.848Pelatihan Topologi Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Politeknik doi 10 37478 mahajana v2i2 848
  2. Analytical Study of Experiential Learning: Experiential Learning Theory in Learning Activities | EDUKASIA... doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1113Analytical Study of Experiential Learning Experiential Learning Theory in Learning Activities EDUKASIA doi 10 62775 edukasia v5i2 1113
  3. Peran Krusial Jaringan Komputer dan Basis Data dalam Era Digital | Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi... doi.org/10.33197/justinfo.vol1.iss1.2023.1253Peran Krusial Jaringan Komputer dan Basis Data dalam Era Digital Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi doi 10 33197 justinfo vol1 iss1 2023 1253
Read online
File size505.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test