UNMUNM

IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada MasyarakatIPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Perubahan paradigma pendidikan menuju era digital dan Kurikulum Merdeka menuntut guru mengintegrasikan teknologi, pedagogi, konten, dan kreativitas dalam pembelajaran. Urgensi tersebut semakin terasa ketika hasil Program for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan bahwa hanya sekitar 18 % siswa Indonesia mencapai minimal level 2 matematika (rata-rata OECD 69 %), 25 % mencapai level 2 membaca (rata-rata 74 %), dan 34 % mencapai level 2 sains (rata-rata 76 %); hampir tidak ada siswa yang tergolong top performer (Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), 2023). Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Celebes (CIS), kami melaksanakan program Capacity Building selama dua hari (6-7 Juli 2025) dengan fokus integrasi Technological, Pedagogical, serta Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics (STEAM) Pendidikan Anak Usia Dini dan sekolah dasar. Program dirancang interaktif dengan pemaparan konsep, studi kasus, simulasi, curah pendapat, praktik mandiri, serta demonstrasi penggunaan kecerdasan buatan (AI), pengeditan video, dan Metode Ummi untuk pengajaran Al-Quran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman TPACK-STEAM serta kepercayaan diri peserta dalam merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis teknologi; lebih dari 90 % peserta menyatakan mampu membuat materi ajar baru dengan bantuan AI dan video. Temuan ini sejalan dengan berbagai studi yang menunjukkan bahwa pelatihan profesional berbasis TPACK-STEAM dapat meningkatkan kompetensi guru (Martins & Baptista, 2024; Wahono dkk., 2025). Kesimpulannya, integrasi TPACK-STEAM dalam program capacity building efektif meningkatkan kapasitas guru; keberlanjutan program perlu didukung melalui pendampingan dan komunitas belajar.

Program Capacity Building di Sekolah Dasar Islam Celebes berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam integrasi TPACK-STEAM, pemanfaatan AI, pembuatan media video, dan penerapan Metode Ummi.Partisipasi 52 guru menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan signifikan dalam merancang RPP inovatif.Data evaluasi menunjukkan lebih dari 90 % peserta mampu menghasilkan materi ajar baru dan merasa percaya diri menggunakan teknologi.Program ini sejalan dengan temuan penelitian yang menyatakan bahwa pelatihan TPACK-STEAM meningkatkan kemampuan dan motivasi guru.Ke depan, keberlanjutan program dapat diwujudkan melalui pendampingan, pembentukan komunitas belajar, serta integrasi modul TPACK-STEAM ke dalam program sekolah.Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu mendukung upaya sejenis agar peningkatan kualitas guru berdampak pada peningkatan capaian siswa di tingkat nasional dan internasional.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Celebes, kami menyarankan agar program Capacity Building dilanjutkan dengan fokus pada pengembangan kompetensi guru dalam integrasi TPACK-STEAM. Selain itu, perlu ada pendampingan dan pembentukan komunitas belajar untuk mendukung keberlanjutan program. Pemerintah dan lembaga pendidikan juga dapat mendukung upaya ini dengan menyediakan sumber daya dan fasilitas yang diperlukan. Dengan demikian, peningkatan kualitas guru dapat berdampak pada peningkatan capaian siswa di tingkat nasional dan internasional.

Read online
File size296.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test