STIAMISTIAMI

Destinesia : Jurnal Hospitaliti dan PariwisataDestinesia : Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan arah perencanaan pariwisata melalui analisis SWOT yang dikonstruksi dari pendekatan 5A terhadap potensi wisata di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pengunjung, pelaku usaha pariwisata, serta pengelola objek wisata terkait respons terhadap elemen 5A potensi wisata. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kelima potensi 5A, yaitu Akomodasi, Atraksi, Aktivitas, Akses, dan Fasilitas, telah terpenuhi. Analisis perencanaan pariwisata menggunakan matriks SWOT menghasilkan beberapa strategi, yaitu strategi SO: fokus dan optimalisasi kawasan sebagai warisan budaya; strategi WO: mengarahkan fokus pada pengelolaan kawasan; strategi ST: menjaga kawasan sebagai daerah resapan air dan mencegah eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya air; serta strategi WT: mengawasi dan mengedukasi masyarakat lokal untuk senantiasa menjaga kebersihan serta mengelola sampah rumah tangga.

Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan memiliki potensi wisata berbasis masyarakat yang dapat dikembangkan, dengan seluruh elemen 5A potensi wisata telah terpenuhi.Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan penataan kawasan.Eksploitasi berlebihan terhadap kawasan setu dan pembuangan limbah rumah tangga perlu mendapat perhatian serius untuk mencegah penurunan kualitas lingkungan serta kerusakan ekosistem danau.

Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem zonasi parkir ganda di pintu masuk utama dan belakang kawasan, untuk mengevaluasi apakah distribusi area parkir dapat mengurangi kemacetan dan mendorong wisatawan memarkir kendaraan secara tertib. Kedua, sebaiknya dikaji penerapan sistem petunjuk arah digital interaktif berbasis aplikasi mobile atau papan informasi cerdas di sekitar kawasan, untuk membantu wisatawan menemukan fasilitas penting seperti area parkir, homestay, dan atraksi utama tanpa perlu menjelajah dengan kendaraan pribadi. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang model edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal yang melibatkan masyarakat dan wisatawan dalam program daur ulang sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga, untuk menciptakan kesadaran berkelanjutan terkait kelestarian lingkungan dan budaya Betawi di Setu Babakan.

Read online
File size236.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test