AKPOLAKPOL
Tanggon KosalaTanggon KosalaSaat ini, masalah lalu lintas di wilayah Polres Blitar masih berlangsung. Salah satu masalah yang dihadapi adalah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara roda dua, pelanggaran paling sering setiap tahun. Upaya penegakan hukum dengan menerapkan tiket elektronik menggunakan ETLE Mobile masih belum optimal dalam menangani pelanggaran lalu lintas oleh pengendara roda dua. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan optimasi ETLE Mobile dalam menangani pelanggaran lalu lintas oleh pengendara roda dua di Polres Kota Blitar. Konsep-konsep yang digunakan meliputi optimasi, pelanggaran lalu lintas, dan ETLE Mobile. Teori-teori yang digunakan meliputi teori manajemen, analisis SWOT, dan efektivitas hukum. Ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe penelitian lapangan yang mengambil data melalui wawancara dengan beberapa sumber, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ETLE Mobile di Polres Kota Blitar adalah salah satu metode penindakan yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kota Blitar. Berbagai faktor mempengaruhi ETLE Mobile di Polres Kota Blitar yang mendukung dan menghambat implementasinya, mulai dari hukum yang menjadi dasar implementasi, personel penegak hukum yang telah menjalani pelatihan, infrastruktur yang memadai tetapi masih kurang, dan masyarakat serta budaya yang cenderung kondusif. Beberapa hambatan dalam implementasi ETLE Mobile adalah dalam bentuk perencanaan implementasi yang belum terorganisir dengan baik, pengetahuan minimal dari masyarakat tentang ETLE Mobile, dan fasilitas yang perlu ditingkatkan untuk mendukung implementasi ETLE Mobile.
Satuan Lalu Lintas Polres Kota Blitar telah berusaha mengurangi pelanggaran lalu lintas dengan tindakan preventif dan represif serta tindakan hukum berupa denda bagi pelanggar lalu lintas.Dalam implementasinya, ETLE Mobile Polres Kota Blitar dapat diidentifikasi dengan teori Manajemen dalam metode POAC yang terdiri dari Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian.Persiapan rencana adalah dalam bentuk mempersiapkan seluruh fasilitas dan infrastruktur yang diperlukan, pengorganisasian dengan membagi tugas para petugas sesuai perintah yang dikeluarkan, pelaksanaan dalam bentuk penindakan terhadap pelanggaran sesuai Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2021 tentang SOTK di Polres dan Polsek Tingkat Pelaksana Pasal 41 Ayat (1), pengendalian dalam bentuk pengawasan operasional dan evaluasi yang dikeluarkan melalui laporan online yang dikirim ke atasan.Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi ETLE Mobile diteliti menggunakan teori efektivitas hukum oleh Soerjono Soekanto dengan lima faktor, yaitu adanya hukum yang jelas yang mengatur dan mendasari kegiatan, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kota Blitar telah bekerja dengan baik meskipun ada beberapa hambatan, seluruh fasilitas telah mencukupi meskipun ada kekurangan dan hambatan, masyarakat cenderung kooperatif tetapi belum memiliki pengetahuan yang luas tentang ETLE Mobile, dan dapat menerima bentuk-bentuk modernisasi meskipun membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Untuk meningkatkan efektivitas ETLE Mobile dalam menangani pelanggaran lalu lintas oleh pengendara roda dua, perlu dilakukan beberapa langkah. Pertama, perencanaan implementasi harus lebih terorganisir dengan baik, termasuk penyusunan target dan pencapaian yang jelas. Kedua, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ETLE Mobile melalui kampanye edukasi dan sosialisasi. Ketiga, meningkatkan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung implementasi ETLE Mobile, seperti penyediaan peralatan dan perangkat lunak yang lebih canggih. Keempat, melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkala terhadap kinerja ETLE Mobile untuk memastikan efektivitasnya dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas. Kelima, mengembangkan sistem pelaporan dan pengolahan data yang lebih efisien untuk memudahkan proses penanganan pelanggaran. Dengan demikian, implementasi ETLE Mobile dapat dioptimalkan dan memberikan dampak positif dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas oleh pengendara roda dua.
| File size | 283.02 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS Selain itu, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha dalam mendukung strategi pengembangan usaha. Secara keseluruhan,Selain itu, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha dalam mendukung strategi pengembangan usaha. Secara keseluruhan,
UnnasUnnas Penelitian ini berharap dapat menjadi dasar perencanaan yang memperkuat ekonomi masyarakat pasca pandemi serta memastikan pengembangan kawasan religi yangPenelitian ini berharap dapat menjadi dasar perencanaan yang memperkuat ekonomi masyarakat pasca pandemi serta memastikan pengembangan kawasan religi yang
AMIKVETERANAMIKVETERAN Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi museum saat ini masih terlalu berfokus pada pasar domestik dan belum mengoptimalkan pemanfaatan digitalPenelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi museum saat ini masih terlalu berfokus pada pasar domestik dan belum mengoptimalkan pemanfaatan digital
UNUBLITARUNUBLITAR Penerapan model Lean Canvas memberikan kerangka yang efektif untuk mengembangkan strategi bisnis yang lebih adaptif dan berorientasi pelanggan. InovasiPenerapan model Lean Canvas memberikan kerangka yang efektif untuk mengembangkan strategi bisnis yang lebih adaptif dan berorientasi pelanggan. Inovasi
UWMYUWMY Analisis SWOT mengarah pada strategi WT (Kelemahan-Ancaman), yang berfokus pada peningkatan kapasitas internal, diversifikasi produk, dan penguatan saluranAnalisis SWOT mengarah pada strategi WT (Kelemahan-Ancaman), yang berfokus pada peningkatan kapasitas internal, diversifikasi produk, dan penguatan saluran
UMJAMBIUMJAMBI Namun besarnya manfaat yang diterima dari adanya teknologi tergantung pada seberapa besar kemampuan kita dalam mengadopsi dan menggunakannya. Oleh karenaNamun besarnya manfaat yang diterima dari adanya teknologi tergantung pada seberapa besar kemampuan kita dalam mengadopsi dan menggunakannya. Oleh karena
UMJAMBIUMJAMBI Dodol Kentang telah menjadi produk makanan ringan unggulan dan oleh-oleh wisatawan di Kerinci, namun perkembangannya sejak 1993 sangat terdampak negatifDodol Kentang telah menjadi produk makanan ringan unggulan dan oleh-oleh wisatawan di Kerinci, namun perkembangannya sejak 1993 sangat terdampak negatif
RADEN WIJAYARADEN WIJAYA Ketiga aspek memperoleh nilai yang baik sehingga dapat disimpulkan bahwa daya tarik wisata Pura Parahyangan Agung Jagatkarta tidak bermasalah pada aspekKetiga aspek memperoleh nilai yang baik sehingga dapat disimpulkan bahwa daya tarik wisata Pura Parahyangan Agung Jagatkarta tidak bermasalah pada aspek
Useful /
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran hijau memiliki potensi besar dalam meningkatkan minat beli konsumen, namun memerlukan pendekatan yangPenelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran hijau memiliki potensi besar dalam meningkatkan minat beli konsumen, namun memerlukan pendekatan yang
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. AnalisisPendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis
PARAHITAPARAHITA Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program.Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program.
AKPOLAKPOL Pencurian berlebihan menjadi ancaman serius terhadap keselamatan publik dan stabilitas sosial di daerah perkotaan. Polres Tuban berupaya meningkatkan keamananPencurian berlebihan menjadi ancaman serius terhadap keselamatan publik dan stabilitas sosial di daerah perkotaan. Polres Tuban berupaya meningkatkan keamanan