STP IPISTP IPI
SERVIRE Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM)SERVIRE Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM)Kegiatan terapi oleh orang tua penyandang disabilitas di Kecamatan Klojen sudah berjalan hanya saja kegiatan ini kurang maksimal pelaksanaanya karena terbatasnya tenaga ahli. Tujuan dari pengabdian ini adalah melatih orang tua agar bisa menangani para penyandang cerebral palsy sesuai sehingga mereka dapat berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode pembahasan kasus, ceramah, tanya jawab dan praktek. Hasil yang didapat adalah orang tua mampu melatih penyandang cerebral palsy dalam bidang perkembangan motorik kasar dan mobilisasi sendi. Hasil ini dapat dilihat dari selisih nilai pretest dan posttest serta nilai hasil praktek. Kesimpulannya bahwa banyak hal yang didapat oleh orang tua karena selama ini mereka hanya mengandalkan tenaga terapis saja untuk menangani anak‑anaknya tetapi sejak mendapat pelatihan mereka berusaha melatih sendiri dengan demikian bisa menghemat biaya terapi. Saran penulis, peserta yang telah mengikuti pelatihan harus bisa mempraktekkan hasil pelatihan ini agar banyak menolong penyandang Cerebral Palsy untuk bisa berkembang sesuai dengan keadaannya.
Pelatihan ini memungkinkan orang tua belajar memberikan terapi mandiri sehingga dapat mengurangi biaya terapi bagi penyandang Cerebral Palsy.Meskipun praktik yang dilakukan belum sepenuhnya lancar, diperlukan tindak lanjut dan pendampingan agar keterampilan terapi dapat diterapkan secara konsisten setiap hari.Keberlanjutan program terapi, termasuk partisipasi tenaga sukarela dan penyesuaian dengan perbedaan kondisi tiap penyandang, harus dipastikan melalui evaluasi jangka panjang.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas jangka panjang pelatihan orang tua dalam meningkatkan kompetensi terapi mandiri pada anak dengan Cerebral Palsy, dengan mengukur perubahan kemampuan motorik dan kualitas hidup selama setidaknya satu tahun setelah pelatihan. Selain itu, studi komparatif antara metode pelatihan kasus diskusi, ceramah, dan praktik langsung dapat dilakukan untuk menentukan pendekatan paling efisien dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi peran tenaga sukarela yang telah dilatih dalam mendukung program terapi rutin, dengan menilai kepuasan keluarga, tingkat partisipasi, dan dampak ekonomi pada biaya terapi. Selanjutnya, analisis kualitatif mengenai hambatan dan motivasi orang tua dalam menerapkan teknik mobilisasi sendi serta perkembangan motorik kasar dapat memberikan insight untuk perbaikan kurikulum pelatihan. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi kebutuhan pelatihan lanjutan yang spesifik untuk jenis Cerebral Palsy yang berbeda, sehingga intervensi dapat dipersonalisasi sesuai dengan perbedaan klinis.
| File size | 540.13 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTANUNTAN Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan fokus pada tahap Analisis Kebutuhan model 4-D (Define). Pengumpulan data dilakukanPenelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan fokus pada tahap Analisis Kebutuhan model 4-D (Define). Pengumpulan data dilakukan
UNTANUNTAN Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi video berbasis Generative AI ke dalam bahan pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung pemahamanTemuan ini menunjukkan bahwa integrasi video berbasis Generative AI ke dalam bahan pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung pemahaman
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Isu sosiosaintifik ini mendukung pembelajaran abad ke-21 terutama berhubungan dengan pembelajaran yang terkait dengan permasalahan dunia nyata. PenelitianIsu sosiosaintifik ini mendukung pembelajaran abad ke-21 terutama berhubungan dengan pembelajaran yang terkait dengan permasalahan dunia nyata. Penelitian
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi interpersonal kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisanPenelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi interpersonal kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode penelitian yang diterapkan adalah metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test one group design yang termasuk ke dalamMetode penelitian yang diterapkan adalah metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test one group design yang termasuk ke dalam
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi dan kepemimpinan transformasional seorang pemimpin. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi dan kepemimpinan transformasional seorang pemimpin. Metode yang digunakan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis percakapan santai antara dua teman dekat. Percakapan santai antara dua pembicara, meskipun memiliki keseimbanganPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis percakapan santai antara dua teman dekat. Percakapan santai antara dua pembicara, meskipun memiliki keseimbangan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan upaya atau strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam mengendalikan stres kerja guru yaitu: pertama, secara psikologi kepalaHasil penelitian menunjukkan upaya atau strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam mengendalikan stres kerja guru yaitu: pertama, secara psikologi kepala
Useful /
UNESPADANGUNESPADANG Konsentrasi kepemilikan dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan, kemungkinan disebabkan oleh kurangnya regulasi yang mewajibkan pengungkapanKonsentrasi kepemilikan dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan, kemungkinan disebabkan oleh kurangnya regulasi yang mewajibkan pengungkapan
UNTANUNTAN Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena didasarkan pada data terbatas dan fokus hanya pada satu topik. Oleh karena itu, penelitian lanjutanNamun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena didasarkan pada data terbatas dan fokus hanya pada satu topik. Oleh karena itu, penelitian lanjutan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kemudian uji kepraktisan oleh anak cerebral palsy. Media pengumpulan data berupa kuesioner instrumen uji kelayakan dan kepraktisan media CommunicationKemudian uji kepraktisan oleh anak cerebral palsy. Media pengumpulan data berupa kuesioner instrumen uji kelayakan dan kepraktisan media Communication
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa kelas X SMKN 7 Bungo yaitu kesahan ejaan sedangkan untukHasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa kelas X SMKN 7 Bungo yaitu kesahan ejaan sedangkan untuk