UNTANUNTAN

Jurnal Pendidikan Matematika dan IPAJurnal Pendidikan Matematika dan IPA

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kesesuaian sebuah instrumen tes dalam mengukur penguasaan konsep suhu dan kalor pada siswa SMA. Instrumen terdiri dari 14 butir soal pilihan ganda yang direvisi melalui konsultasi dengan dosen ahli, kemudian diuji secara empiris pada 95 siswa SMAN 1 Pamekasan. Analisis dilakukan dengan SPSS versi 30 meliputi uji validitas (koefisien point-biserial), reliabilitas (Cronbachs alpha), tingkat kesulitan, dan indeks diskriminasi. Hasil menunjukkan bahwa butir nomor 1, 9, dan 11 berada di bawah standar, sedangkan reliabilitas instrumen mencapai alpha 0,708. Tingkat kesulitan mengidentifikasi 3 butir sulit dan 1 butir sangat mudah, sementara indeks diskriminasi mengkategorikan 5 butir sebagai rendah, 3 sedang, dan 7 baik. Secara keseluruhan, 11 butir diterima dan lulus uji empiris, sementara 3 butir tidak memenuhi kriteria. Kelemahan utama instrumen terletak pada ketergantungan hasil pada kemampuan peserta tes.

Analisis terhadap 14 butir soal menunjukkan bahwa 11 butir memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dengan nilai Cronbachs Alpha sebesar 0,708, sehingga dapat digunakan untuk mengukur penguasaan konsep suhu dan kalor.Namun, butir nomor 9 dan 11 termasuk dalam kategori sangat sulit berdasarkan indeks kesulitan, dan beberapa butir menunjukkan diskriminasi rendah.Oleh karena itu, 11 butir yang memenuhi kriteria dapat dijadikan instrumen penilaian dalam penelitian selanjutnya, sementara pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kualitas butir yang kurang baik.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi validitas dan reliabilitas instrumen serupa pada tingkat pendidikan menengah pertama untuk mengevaluasi perbedaan karakteristik item pada rentang usia yang lebih muda, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pedagogis yang spesifik. Selanjutnya, perlu dikembangkan model item berbasis teknologi adaptif yang menyesuaikan tingkat kesulitan secara dinamis berdasarkan respons siswa, guna mengurangi ketergantungan hasil pada kemampuan individu dan meningkatkan akurasi penilaian. Selain itu, studi banding antara butir pilihan ganda tradisional dengan format soal terbuka atau berbasis simulasi dapat menilai apakah variasi format dapat memperbaiki indeks diskriminasi dan meminimalkan kesulitan berlebih pada butir tertentu, sehingga menghasilkan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan dapat diimplementasikan secara luas.

  1. VALIDITY AND RELIABILITY ANALYSIS OF AN ENVIRONMENTALLY INTEGRATED SCIENCE LITERACY TEST USING RASCH... online-journal.unja.ac.id/EDP/article/view/42136VALIDITY AND RELIABILITY ANALYSIS OF AN ENVIRONMENTALLY INTEGRATED SCIENCE LITERACY TEST USING RASCH online journal unja ac EDP article view 42136
  2. Designing upper-division thermal physics assessment items informed by faculty perspectives of key content... doi.org/10.1103/PhysRevPhysEducRes.16.020113Designing upper division thermal physics assessment items informed by faculty perspectives of key content doi 10 1103 PhysRevPhysEducRes 16 020113
Read online
File size526.24 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test