POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Penundaan berbicara merupakan salah satu gangguan perkembangan yang paling umum pada balita, yang berpotensi memengaruhi kemampuan komunikasi dan keterampilan sosial. Pada usia 1–2 tahun merupakan periode emas perkembangan otak, di mana stimulasi bahasa yang tepat sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas terapi Applied Behavior Analysis (ABA) terhadap perkembangan bahasa pada balita berusia 1–2 tahun dengan penundaan berbicara. Desain pre‑experimental dengan satu kelompok pre‑test dan post‑test digunakan. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah total sampling, melibatkan 15 balita di Rumah Terapi Ridha Sidoarjo. Perkembangan bahasa dinilai menggunakan Capute Scales. Terapi ABA diberikan secara mingguan selama 8 minggu, meliputi aktivitas terstruktur seperti pengenalan vokal, pengulangan suku kata, dan pembentukan kata. Sebelum intervensi, semua peserta (100 %) dikategorikan sebagai buruk dengan rata‑rata skor 67,17. Setelah terapi, 40 % anak berpindah ke kategori cukup dengan rata‑rata skor 79,82. Uji Shapiro‑Wilk mengkonfirmasi distribusi data normal, dan uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,001). Temuan tersebut menunjukkan bahwa terapi ABA secara signifikan meningkatkan perkembangan bahasa pada balita dengan penundaan berbicara dan dapat berfungsi sebagai intervensi praktis untuk dukungan bahasa dini.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi Applied Behavior Analysis (ABA) efektif dalam meningkatkan perkembangan bahasa pada balita berusia 1–2 tahun dengan penundaan berbicara.Terapi tersebut mendukung keterampilan komunikasi dini bila dilaksanakan secara konsisten dengan sesi terstruktur.Penelitian lanjutan disarankan melibatkan sampel yang lebih besar, durasi intervensi yang lebih lama, serta studi komparatif untuk memperkuat bukti efektivitas terapi ABA dalam perkembangan bahasa dini.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas terapi ABA pada sampel yang lebih besar dan representatif secara geografis, misalnya dengan melibatkan balita dari beberapa rumah terapi di berbagai provinsi, guna menguji apakah hasil peningkatan bahasa tetap konsisten pada populasi yang lebih luas. Selanjutnya, studi komparatif antara terapi ABA dan intervensi alternatif seperti pelatihan bahasa yang dilakukan orang tua atau terapi wicara tradisional dapat dilakukan selama periode intervensi yang lebih lama (misalnya 16–24 minggu) untuk menentukan pendekatan mana yang memberikan peningkatan bahasa paling signifikan pada balita dengan penundaan berbicara. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki pengaruh intensitas sesi terapi serta peran aktif orang tua dalam proses ABA, dengan merancang percobaan terkontrol acak yang membandingkan frekuensi mingguan tinggi versus rendah dan tingkat keterlibatan orang tua, untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memoderasi hasil perkembangan bahasa. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, ilmu pengetahuan akan memperoleh bukti yang lebih kuat mengenai optimalisasi terapi ABA bagi anak usia dini.
| File size | 307.83 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK dalam pengolahan pangan inovatif berbasis kacang hijau dan bunga telang.Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK dalam pengolahan pangan inovatif berbasis kacang hijau dan bunga telang.
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Metode pelaksanaan kegiatan adalah metode Participatory Rural Appraissal melalui kegiatan yang meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan ipteks, evaluasiMetode pelaksanaan kegiatan adalah metode Participatory Rural Appraissal melalui kegiatan yang meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan ipteks, evaluasi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Stimulasi verbal harus diberikan secara konsisten oleh orang tua, didukung oleh pekerja kesehatan melalui pendidikan, konseling, dan program stimulasiStimulasi verbal harus diberikan secara konsisten oleh orang tua, didukung oleh pekerja kesehatan melalui pendidikan, konseling, dan program stimulasi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Infeksi hepatitis B selama kehamilan tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dengan komplikasi maternal dan neonatal. Penelitian iniInfeksi hepatitis B selama kehamilan tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dengan komplikasi maternal dan neonatal. Penelitian ini
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Sebaliknya, tingkat pendidikan dan riwayat preeklampsia tidak secara signifikan berkaitan. Temuan ini menekankan kebutuhan akan deteksi dan manajemen diniSebaliknya, tingkat pendidikan dan riwayat preeklampsia tidak secara signifikan berkaitan. Temuan ini menekankan kebutuhan akan deteksi dan manajemen dini
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Jika perubahan psikologis tersebut tidak dikelola secara tepat, dapat memicu kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perbedaan tingkat kecemasan sebelumJika perubahan psikologis tersebut tidak dikelola secara tepat, dapat memicu kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perbedaan tingkat kecemasan sebelum
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR 450/Menkes/IV/2004. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan media edukasi berupa video animasi bernama MAPS (Manajemen ASI Perah Sehat),450/Menkes/IV/2004. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan media edukasi berupa video animasi bernama MAPS (Manajemen ASI Perah Sehat),
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian iniMetode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penyuluhan dilaksanakan pada Kelompok Tani Ngesti Utomo, Dusun Segawe, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, dengan materi meliputi:Penyuluhan dilaksanakan pada Kelompok Tani Ngesti Utomo, Dusun Segawe, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, dengan materi meliputi:
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Aplikasi dilakukan dengan cara dikocorkan di sekitar perakaran tanaman secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair mampuAplikasi dilakukan dengan cara dikocorkan di sekitar perakaran tanaman secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair mampu
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hal ini membuktikan bahwa metode sosialisasi, demonstrasi, dan praktik mandiri efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dan siswi.Hal ini membuktikan bahwa metode sosialisasi, demonstrasi, dan praktik mandiri efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dan siswi.
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil menunjukkan bahwa skor nyeri rata-rata menurun dari 5,37 ± 1,402 (nyeri sedang) menjadi 3,60 ± 1,329 (nyeri ringan). Uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkanHasil menunjukkan bahwa skor nyeri rata-rata menurun dari 5,37 ± 1,402 (nyeri sedang) menjadi 3,60 ± 1,329 (nyeri ringan). Uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan