POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)

Infeksi hepatitis B selama kehamilan tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dengan komplikasi maternal dan neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan infeksi hepatitis B pada wanita hamil di Kota Denpasar. Desain studi kasus-kontrol dilakukan dari Februari hingga April 2024 di empat puskesmas yang dipilih secara acak, melibatkan 128 wanita hamil (64 HBsAg-positif dan 64 HBsAg-negatif) yang dipilih melalui sampel acak multistage. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan catatan puskesmas, dan dianalisis dengan uji bivariat dan regresi logistik. Analisis bivariat menunjukkan asosiasi yang signifikan antara tingkat pendidikan, paritas, sumber air, dan riwayat aborsi dengan infeksi hepatitis B. Analisis multivariat mengungkapkan bahwa wanita dengan pendidikan dasar/menengah memiliki risiko infeksi 3,4 kali lebih tinggi (AOR = 3,398; 95% CI: 1,272–9,075), dan mereka yang menggunakan air sumur memiliki risiko hampir tiga kali lebih tinggi (AOR = 2,979; 95% CI: 1,343–76,607). Riwayat transfusi darah meningkatkan risiko tiga kali lipat (AOR = 3,022; 95% CI: 1,180–7,724), sedangkan riwayat aborsi adalah prediktor terkuat (AOR = 26,267; 95% CI: 2,868–240,601). Kesimpulan, pendidikan rendah, sumber air tidak aman, transfusi darah, dan aborsi adalah faktor risiko kunci. Penguatan pendidikan maternal dan pengendalian infeksi dalam layanan kesehatan reproduksi sangat penting.

Studi ini mengidentifikasi tingkat pendidikan rendah, penggunaan air sumur, riwayat transfusi darah, dan riwayat aborsi sebagai prediktor signifikan infeksi hepatitis B pada wanita hamil di Denpasar, sementara usia, pekerjaan, tipe keluarga, penggunaan kondom, dan riwayat operasi tidak menunjukkan asosiasi.Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan maternal, akses air aman, dan pengendalian infeksi dalam layanan kesehatan reproduksi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki efek jangka panjang infeksi hepatitis B pada wanita hamil dan bayi mereka. Selain itu, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan kesehatan dan promosi penggunaan air bersih dalam mengurangi risiko infeksi hepatitis B pada wanita hamil. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan profil risiko infeksi hepatitis B di berbagai wilayah dengan karakteristik demografis dan sistem kesehatan yang berbeda.

  1. A study of HBV infection and its risk factors in pregnant women in Zakho city, Iraq | PLOS One. study... doi.org/10.1371/journal.pone.0273362A study of HBV infection and its risk factors in pregnant women in Zakho city Iraq PLOS One study doi 10 1371 journal pone 0273362
  2. Factors Associated with Hepatitis B Infection in Pregnant Women in Denpasar City in 2024: A Case-Control... doi.org/10.33992/jik.v13i2.4641Factors Associated with Hepatitis B Infection in Pregnant Women in Denpasar City in 2024 A Case Control doi 10 33992 jik v13i2 4641
Read online
File size311.89 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test