STTBEREASTTBEREA
LOGIA: Jurnal Teologi PentakostaLOGIA: Jurnal Teologi PentakostaArtikel ini menganalisis ambivalensi monarki dalam 1 Samuel 8-12 dengan menekankan dinamika relasi antara YHWH dan Saul sebagai raja pertama Israel. Narasi ini menampilkan monarki sebagai institusi yang lahir dari ketegangan: di satu sisi diminta oleh umat sebagai penolakan terhadap pemerintahan ilahi, tetapi di sisi lain difasilitasi melalui pengurapan Saul oleh nabi Samuel. Kajian sebelumnya lebih banyak menyoroti dimensi historis, literer, atau etis, sehingga belum memberi perhatian khusus pada aspek teologis-ambivalen monarki awal. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan 1 Samuel 8-12 sebagai locus utama untuk mengkaji dialektika antara otoritas ilahi dan inisiatif manusia. Penelitian ini menggunakan metode eksegesis naratif terhadap teks Masoret untuk menelaah struktur literer, repetisi diksi kunci, dan pola relasi dalam narasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa monarki awal diposisikan secara naratif sebagai institusi ambivalen, yang sekaligus dilegitimasi dan dikritisi, sehingga membentuk strategi teologis yang menegaskan keterbatasan kekuasaan manusia dalam bingkai relasi dengan otoritas ilahi.
Penelitian menunjukkan bahwa narasi 1 Samuel 8-12 bukan sekadar transisi politik, melainkan refleksi teologis kompleks mengenai relasi YHWH dan Saul, dengan monarki diposisikan sebagai institusi ambivalen yang sekaligus menjawab kebutuhan historis umat dan menolak kedaulatan Allah.Analisis struktural, repetisi kata kunci, dan diksi Masoret mengungkap strategi naratif yang menekankan bahwa legitimasi monarki bersifat kondisional, bergantung pada kesetiaan kepada YHWH.Dengan demikian, monarki awal Israel berfungsi sebagai instrumen pedagogis ilahi untuk menguji kesetiaan umat dan menolak absolutisme politik yang mengabaikan otoritas Allah.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana tema ambivalensi monarki muncul dalam kitab‑kitab lain seperti 1 Raja‑2 Raja, untuk melihat apakah pola naratif serupa menegaskan dinamika antara kedaulatan Allah dan inisiatif manusia (penelitian komparatif teks). Selanjutnya, studi dapat meneliti penerimaan dan interpretasi narasi 1 Samuel 8‑12 dalam tradisi‑tradisi Yahudi dan Kristen awal, termasuk literatur rabinik dan patristik, guna memahami bagaimana konsep ambivalensi monarki dipertahankan atau diubah dalam konteks historis yang berbeda (penelitian historis‑recepional). Akhirnya, mengingat implikasi teologis bagi kepemimpinan gereja masa kini, penelitian dapat mengkaji bagaimana prinsip ambivalensi monarki dapat diaplikasikan dalam model kepemimpinan gerejawi, misalnya dengan menganalisis persepsi gereja terhadap otoritas spiritual versus otoritas struktural dalam konteks organisasi gereja (penelitian praktis‑teologis).
| File size | 640.37 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STT GKESTT GKE Kepemimpinan Yesus dikonfirmasi sebagai model yang melayani, berpengaruh, dan transformatif, memberikan panduan bagi para pemimpin yang ingin mengintegrasikanKepemimpinan Yesus dikonfirmasi sebagai model yang melayani, berpengaruh, dan transformatif, memberikan panduan bagi para pemimpin yang ingin mengintegrasikan
JURNALBKJURNALBK Kepemimpinan dalam pendidikan tinggi secara luas diakui sebagai faktor strategis yang memengaruhi tata kelola institusi, budaya akademik, dan kualitasKepemimpinan dalam pendidikan tinggi secara luas diakui sebagai faktor strategis yang memengaruhi tata kelola institusi, budaya akademik, dan kualitas
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Untuk mencapai keberlanjutan finansial jangka panjang, pesantren perlu terus mengembangkan kepemimpinan otentik, menstandardisasi pelaporan keuangan, danUntuk mencapai keberlanjutan finansial jangka panjang, pesantren perlu terus mengembangkan kepemimpinan otentik, menstandardisasi pelaporan keuangan, dan
UnijoyoUnijoyo Ada enam klaster utama berdasarkan hasil analisis bibliometrik. Implikasi teoritis penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai variabel yang belumAda enam klaster utama berdasarkan hasil analisis bibliometrik. Implikasi teoritis penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai variabel yang belum
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru, siswa, komite sekolah, dan orang tuaPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru, siswa, komite sekolah, dan orang tua
STAINUPASTAINUPA Analisis data dilakukan mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. HasilAnalisis data dilakukan mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
STAINUPASTAINUPA Salah satu model kepemimpinan yang dapat diimplementasikan yaitu kepemimpinan profetik yang bersumber pada nilai-nilai spiritual dan moral. PenelitianSalah satu model kepemimpinan yang dapat diimplementasikan yaitu kepemimpinan profetik yang bersumber pada nilai-nilai spiritual dan moral. Penelitian
UNIRAYAUNIRAYA The data source in this study was the result of a questionnaire that was distributed to all employees at the Hilisataro Health Center, Toma District, SouthThe data source in this study was the result of a questionnaire that was distributed to all employees at the Hilisataro Health Center, Toma District, South
Useful /
STTBEREASTTBEREA Pendekatan homiletika yang kontekstual dalam suatu budaya memungkinkan gereja, khususnya di Mentawai menjadi tempat bagi pertumbuhan iman yang lebih dalamPendekatan homiletika yang kontekstual dalam suatu budaya memungkinkan gereja, khususnya di Mentawai menjadi tempat bagi pertumbuhan iman yang lebih dalam
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Selain itu, kehilangan kalium melalui muntah dan urin dapat memperburuk hipokalemia dan menambah keparahan muntah. Menurut Maryunani (2019), kondisi iniSelain itu, kehilangan kalium melalui muntah dan urin dapat memperburuk hipokalemia dan menambah keparahan muntah. Menurut Maryunani (2019), kondisi ini
STAINUPASTAINUPA Sedangkan untuk memperoleh data digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi serta dilakukan analisis triangulasi data. Hasil temuan penelitianSedangkan untuk memperoleh data digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi serta dilakukan analisis triangulasi data. Hasil temuan penelitian
STAINUPASTAINUPA Kesimpulannya, gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MIM 2 Kluwih dalam pembelajaran di kelas pemimpin menerapkan gaya pengarahanKesimpulannya, gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MIM 2 Kluwih dalam pembelajaran di kelas pemimpin menerapkan gaya pengarahan