IKHACIKHAC

Andragogi: Jurnal Pendidikan dan PembelajaranAndragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMK Negeri di Kota Pekalongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel berjumlah 130 guru PNS yang dipilih secara proporsional acak dari total populasi sebanyak 193 guru. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja, budaya organisasi, kepemimpinan kepala sekolah, dan kepuasan kerja guru berada dalam kategori cukup baik. Secara parsial, lingkungan kerja memberikan kontribusi sebesar 27,2%, budaya organisasi 52,4%, dan kepemimpinan kepala sekolah 35,4% terhadap kepuasan kerja guru. Secara simultan, ketiga faktor tersebut memberikan kontribusi sebesar 56,1%. Penelitian ini menyarankan agar sekolah menciptakan lingkungan kerja yang nyaman secara fisik maupun nonfisik, menerapkan budaya sekolah yang adil dan konsisten, serta meningkatkan kualitas kepemimpinan melalui pelatihan dan perencanaan kerja. Upaya tersebut sangat penting untuk memotivasi guru, meningkatkan kinerja, dan menciptakan budaya kerja yang positif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan fasilitas sekolah, penerapan aturan yang adil, serta penguatan peran kepala sekolah dalam menciptakan kepuasan kerja guru yang lebih baik.

Budaya organisasi terbukti menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan kerja guru dibandingkan dengan lingkungan kerja dan kepemimpinan kepala sekolah.Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang interaksi simultan antara lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepemimpinan kepala sekolah, sekaligus menegaskan pentingnya budaya organisasi dalam konteks pendidikan vokasional di Indonesia.Model empiris yang diterapkan pada SMK Negeri Pekalongan menambah kontribusi pada literatur manajemen sekolah dengan menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat dapat menjadi penggerak utama kepuasan kerja guru.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh beban kerja guru terhadap kepuasan kerja dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menangkap dimensi psikologis yang lebih dalam; selanjutnya, studi komparatif antara guru PNS dan guru honorer di berbagai wilayah dapat memperluas generalisasi temuan serta mengidentifikasi perbedaan faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja; terakhir, penelitian yang meneliti peran gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam menciptakan budaya organisasi yang adaptif dapat memberikan wawasan strategis bagi kebijakan peningkatan kualitas manajemen sekolah.

  1. MOTIVASI KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMK SWASTA DI WILAYAH TIMUR KABUPATEN PEMALANG... doi.org/10.23917/jpis.v29i2.9354MOTIVASI KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMK SWASTA DI WILAYAH TIMUR KABUPATEN PEMALANG doi 10 23917 jpis v29i2 9354
  2. School Culture and School Effectiveness: The Mediating Effect of Teachers’ Job Satisfaction... ijlter.org/index.php/ijlter/article/view/1151/pdfSchool Culture and School Effectiveness The Mediating Effect of TeachersyCE Job Satisfaction ijlter index php ijlter article view 1151 pdf
Read online
File size230.93 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test