STAISKUTIMSTAISKUTIM

El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian MasyarakatEl-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai fiqih sejak dini kepada anak-anak Generasi Alpha melalui kegiatan Festival Anak Muslim di TPA Baitullah Desa Sidomulyo. Generasi Alpha merupakan generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat pesat, sehingga membutuhkan pendekatan edukatif yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya pemahaman anak-anak TPA terhadap praktik fiqih dasar dalam kehidupan sehari-hari, seperti tata cara bersuci, shalat, adab beribadah, dan perilaku islami. Metode pelaksanaan PKM ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui berbagai kegiatan festival, pemberian materi tentang fiqih, kuis interaktif, permainan edukatif islami, lomba adzan, lomba hafalan doa dan surah pendek. Kegiatan ini melibatkan santri TPA, ustadz/ustadzah, mahasiswa, dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kolaborasi dalam penguatan pendidikan keislaman. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme anak-anak dalam mempelajari fiqih serta meningkatnya kesadaran mereka untuk menerapkan nilai-nilai fiqih dalam kehidupan sehari-hari. Festival Anak Muslim terbukti menjadi media yang efektif dalam merealisasikan spirit keislaman Generasi Alpha melalui penanaman nilai fiqih yang kontekstual dan menyenangkan.

Festival Anak Muslim terbukti menjadi media efektif untuk menanamkan nilai fiqih kepada anak Generasi Alpha di TPA Baitullah, dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.Penyampaian materi fiqih serta lomba keagamaan meningkatkan pemahaman, minat belajar, serta keterampilan ibadah, sekaligus melatih keberanian, kepercayaan diri, dan sikap positif pada santri.Keberhasilan program didukung oleh sinergi antara mahasiswa, dosen, ustadz, dan masyarakat, sehingga direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya pembinaan keagamaan anak.

Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana festival anak Muslim berpengaruh terhadap retensi pengetahuan fiqih anak setelah satu tahun, dengan melakukan survei longitudinal pada peserta yang sama. Selain itu, perlu dibandingkan efektivitas pendekatan festival yang bersifat tatap muka dengan modul digital interaktif yang dirancang khusus untuk Generasi Alpha, sehingga dapat diketahui metode mana yang lebih optimal dalam meningkatkan pemahaman fiqih. Selanjutnya, model festival dapat diadaptasi ke lingkungan pendidikan Islam non‑formal lain, seperti TPQ atau madrasah di wilayah yang memiliki budaya berbeda, untuk menilai sejauh mana keberhasilan strategi tersebut dalam konteks lokal. Penelitian ini juga dapat meneliti peran orang tua dalam mendukung kegiatan festival dan bagaimana partisipasi mereka mempengaruhi motivasi belajar anak. Analisis biaya‑manfaat dari pelaksanaan festival dibandingkan program pendidikan konvensional dapat memberikan gambaran ekonomis bagi lembaga. Akhirnya, studi komparatif antara daerah perkotaan dan pedesaan dapat mengungkap faktor lingkungan yang mempengaruhi keberhasilan program. Semua pertanyaan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang cara terbaik menanamkan nilai fiqih pada Generasi Alpha secara berkelanjutan.

Read online
File size647.03 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test