ABDINUSABDINUS

Jurnal Antara Abdimas KeperawatanJurnal Antara Abdimas Keperawatan

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu nifas dalam perawatan diri serta perawatan bayi baru lahir melalui program pendampingan terstruktur. Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pre–post intervention pada ibu nifas di wilayah kerja puskesmas selama periode tiga bulan. Intervensi berupa edukasi terstruktur, demonstrasi, serta pendampingan langsung mengenai perawatan luka nifas, kebersihan diri, pemberian ASI, perawatan tali pusat, dan tanda bahaya pada ibu dan bayi. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi praktik sebelum dan sesudah pendampingan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji beda menggunakan paired t-test. Terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan ibu nifas dari 62,40±10,21 menjadi 82,75±8,34 setelah intervensi. Praktik perawatan diri meningkat dari 58,30±12,15 menjadi 80,20±9,40, sedangkan praktik perawatan bayi meningkat dari 60,10±11,50 menjadi 84,15±7,85. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan (p<0,001). Pendampingan ibu nifas secara terstruktur efektif meningkatkan pengetahuan dan praktik perawatan diri serta perawatan bayi baru lahir. Program ini dapat dijadikan model intervensi promotif preventif berbasis komunitas untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.

Pendampingan ibu nifas secara terstruktur terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, praktik perawatan diri, dan perawatan bayi baru lahir.Intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada semua indikator, menandakan bahwa edukasi dengan bimbingan langsung dapat mendorong perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik.Karena itu, model pendampingan berbasis komunitas direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan kebidanan sebagai strategi promotif‑preventif guna meningkatkan kesehatan ibu dan bayi secara berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji keberlanjutan pengetahuan dan praktik ibu nifas selama setidaknya satu tahun setelah intervensi dengan sampel yang lebih besar untuk menilai efek jangka panjang; selanjutnya, diperlukan perbandingan efektivitas antara model pendampingan rumah (home visit) dan model kelompok (group sessions) dalam meningkatkan perilaku perawatan ibu dan bayi, sehingga dapat mengidentifikasi pendekatan yang paling efisien; akhirnya, studi biaya‑manfaat yang menilai skalabilitas program pendampingan terstruktur pada berbagai wilayah geografis dan tingkat sumber daya kesehatan akan memberikan gambaran tentang kemampuan implementasi kebijakan nasional yang berkelanjutan.

Read online
File size317.29 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test