HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Latar Belakang: Usia lanjut (lansia) merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara pada wanita. Tingginya angka kematian akibat kanker payudara disebabkan oleh rendahnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gejala awal kanker payudara. Salah satu metode yang dapat dilakukan dalam upaya deteksi dini kanker payudara adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Rendahnya kesadaran dan pengetahuan tentang sadari ini dapat ditingkatkan melalui edukasi kesehatan, salah satu media yang dapat digunakan dalam memberikan edukasi adalah video. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi sadari dengan media video terhadap pengetahuan wanita lansia. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pra‑eksperimental dengan rancangan one‑group pretest‑posttest design tanpa kelompok kontrol. Populasi terdiri dari 76 responden, diambil sampel sebanyak 17 responden dengan teknik non‑probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang sadari. Hasil: Analisis bivariat menggunakan paired t‑test menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi sadari dengan media video terhadap pengetahuan wanita lansia (p = 0,014 < 0,05).

Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi memiliki dampak untuk meningkatkan pengetahuan wanita lansia.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, dilakukan uji coba terkontrol secara acak yang membandingkan efektivitas video edukasi SADARI dengan media edukasi lain seperti leaflet, modul cetak, atau aplikasi mobile, dengan ukuran sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa wilayah, guna menilai perbedaan peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi deteksi dini pada wanita lansia. Kedua, dilakukan studi longitudinal selama enam hingga dua belas bulan untuk mengukur retensi pengetahuan serta perubahan perilaku praktis, misalnya frekuensi melakukan SADARI secara rutin, dan untuk mengevaluasi apakah peningkatan pengetahuan beralih menjadi tindakan preventif yang konsisten. Ketiga, dilakukan penelitian kualitatif yang meneliti bagaimana variasi tingkat literasi, latar belakang budaya, dan akses teknologi mempengaruhi penerimaan dan pemahaman materi video, serta mengembangkan adaptasi konten yang lebih relevan, interaktif, dan mudah diakses bagi populasi beragam, termasuk wanita dengan keterbatasan mobilitas.

  1. Edukasi Sadari Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara... pengabmas.nchat.id/index.php/pengabmas/article/view/57Edukasi Sadari Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara pengabmas nchat index php pengabmas article view 57
  2. Analisis Perbandingan Edukasi Kesehatan Media Video dan Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan... online-journal.unja.ac.id/JINI/article/view/33449Analisis Perbandingan Edukasi Kesehatan Media Video dan Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan online journal unja ac JINI article view 33449
  3. Efektivitas Pendidikan Kesehatan perhadap Motivasi Diit Hipertensi Pada Lansia Hipertensi di Posyandu... doi.org/10.33024/jdk.v10i1.3550Efektivitas Pendidikan Kesehatan perhadap Motivasi Diit Hipertensi Pada Lansia Hipertensi di Posyandu doi 10 33024 jdk v10i1 3550
  4. Hubungan Karakteristik, Pengetahuan dan Literasi Kesehatan dengan Praktik Deteksi Dini Kanker payudara... doi.org/10.53088/griyawidya.v2i1.585Hubungan Karakteristik Pengetahuan dan Literasi Kesehatan dengan Praktik Deteksi Dini Kanker payudara doi 10 53088 griyawidya v2i1 585
  5. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.31869/mm.v6i1.4692One moment please one moment please wait request verified doi 10 31869 mm v6i1 4692
Read online
File size306.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test