UnmulUnmul

Mulawarman Dental JournalMulawarman Dental Journal

Latar Belakang: Perawatan ortodonti cekat memiliki risiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras dan lunak rongga mulut. Hal ini dapat terjadi karena pasien yang menggunakan ortodonti cekat memiliki kesulitan untuk dapat menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Tujuan: Mengetahui . Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survei cross‑sectional yang dilakukan pada bulan Oktober–November 2021. 96 subjek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil: Lebih banyak responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 51 mahasiswa (53,1 %). Perempuan memiliki tingkat pengetahuan baik lebih dominan sebanyak 42 mahasiswa (43,8 %). Mahasiswa berusia 22 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik dan cukup dominan 17 mahasiswa (17,7 %). Kesimpulan: memiliki tingkat pengetahuan baik yang lebih dominan.

Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa pengguna ortodonti cekat memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai dampak ortodonti cekat, dengan 53,1 % responden berada di kategori tersebut.Perempuan terbukti memiliki tingkat pengetahuan baik lebih dominan dibandingkan laki‑laki.Hasil ini menegaskan pentingnya program pendidikan dan penyuluhan kebersihan mulut bagi mahasiswa yang menjalani ortodonti cekat.

Berangkat dari temuan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan baik, penelitian berikutnya dapat meneliti dampak jangka panjang kebiasaan kebersihan mulut pada komplikasi ortodonti. Selain itu, evaluasi efektivitas program edukasi klinis di fakultas kedokteran gigi dapat dicari untuk memperkuat pemahaman mahasiswa. Akhirnya, studi perbandingan antara mahasiswa dengan dan tanpa ortodonti cekat dapat memperjelas perbedaan tingkat risiko dan faktor pengurang komplikasi.

Read online
File size865.63 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test