UnmulUnmul
Mulawarman Dental JournalMulawarman Dental JournalPendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian, dikarenakan anak usia sekolah 13-15 tahun memiliki tingkat plak yang tinggi mengarah menjadi karies dan penyakit periodontal. Sementara anak-anak pada usia tersebut berperilaku benar ketika menyikat gigi sangat rendah. WHO merekomendasikan pelajar remaja sebagai kelompok usia yang tepat untuk diperkenalkan dan dipromosikan mengenai perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one group pretest and posttest, sebanyak 49 pelajar SMP Negeri 7 Muara Badak menjadi subjek penelitian. Data pada riset ini yakni data primer yang didapatkan melalui hasil kuesioner pretest dan lembar checklist posttest yang diisi oleh responden selama 21 hari. Hasil: Sebelum penyuluhan online menggunakan media video 21 responden termasuk kedalam perilaku kategori kurang (42,9%) dan 28 responden termasuk kedalam perilaku kategori baik (57,1%) setelah dilakukan penyuluhan online media video. Hasil pengujian Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Penyuluhan online menggunakan media video memiliki pengaruh terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak.
Sebelum dilakukan penyuluhan online menggunakan media video, 21 responden (42,9%) memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan kategori kurang.Setelah dilakukan penyuluhan online menggunakan media video, 28 responden (57,1%) memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan kategori baik.Terdapat pengaruh penyuluhan online menggunakan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada masa pandemi COVID-19 di SMP Negeri 7 Muara Badak.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan konten video edukasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan preferensi generasi muda, seperti menggunakan teknologi augmented reality atau game edukatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan online dalam jangka panjang, terutama setelah masa pandemi, untuk memastikan perubahan perilaku tetap terjaga. Penelitian juga dapat mengkaji perbandingan antara metode penyuluhan online dan tatap muka dalam meningkatkan kesadaran dan kebiasaan kesehatan gigi serta mulut, khususnya di daerah dengan akses internet terbatas. Dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu dan sumber daya, penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi penggunaan media sosial sebagai platform alternatif untuk menyebarkan informasi kesehatan gigi secara luas dan efisien.
| File size | 1.02 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program pelatihan menyikat gigi terstruktur di TK Kristen Anugerah Jakarta. Dengan menggunakan metodePenelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program pelatihan menyikat gigi terstruktur di TK Kristen Anugerah Jakarta. Dengan menggunakan metode
PTTIPTTI Setelah mengikuti konseling, anak-anak di Pereng Dawe tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tetapi juga memulai pengembangan kebiasaan perawatan gigiSetelah mengikuti konseling, anak-anak di Pereng Dawe tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tetapi juga memulai pengembangan kebiasaan perawatan gigi
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA The intervention included health education, handwashing and toothbrushing demonstrations, quizzes, and drawing-based empowerment activities. The resultsThe intervention included health education, handwashing and toothbrushing demonstrations, quizzes, and drawing-based empowerment activities. The results
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Kader dokter gigi kecil yang terlibat dalam program ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyampaikan materi edukasi kepada teman sebaya, dengan metodeKader dokter gigi kecil yang terlibat dalam program ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyampaikan materi edukasi kepada teman sebaya, dengan metode
STIKES BHMSTIKES BHM Hasil menunjukkan bahwa yang memiliki kebiasaan menggosok gigi baik dan ada karies gigi yaitu 5 responden (15,1%) dan yang tidak ada karies gigi yaituHasil menunjukkan bahwa yang memiliki kebiasaan menggosok gigi baik dan ada karies gigi yaitu 5 responden (15,1%) dan yang tidak ada karies gigi yaitu
AHMAREDUCAHMAREDUC Telah dilaksanakan kegiatan mencuci cuci tangan pakai sabun pada siswa SD Negeri 2 Baumata Timur sebagai upaya mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehatTelah dilaksanakan kegiatan mencuci cuci tangan pakai sabun pada siswa SD Negeri 2 Baumata Timur sebagai upaya mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat
AHMAREDUCAHMAREDUC Selain pendidikan kesehatan gigi dan mulut, juga penting untuk membangun sistem manajemen data keluhan keluhan menyangkut akibat yang dirasakan para pengkonsumsiSelain pendidikan kesehatan gigi dan mulut, juga penting untuk membangun sistem manajemen data keluhan keluhan menyangkut akibat yang dirasakan para pengkonsumsi
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Desain studi yang digunakan yaitu cross-sectional. Sampel sebanyak 107 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakanDesain studi yang digunakan yaitu cross-sectional. Sampel sebanyak 107 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakan
Useful /
UnmulUnmul Status kebersihan mulut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku, pengetahuan, pola makan, merokok, jenis kelamin dan lingkungan. Sumber airStatus kebersihan mulut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku, pengetahuan, pola makan, merokok, jenis kelamin dan lingkungan. Sumber air
UnmulUnmul Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross‑sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah non probability sampling dengan jumlahMetode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross‑sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah non probability sampling dengan jumlah
UMMUBAUMMUBA Mahasiswa angkatan II Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memiliki kemampuan listening dan reading yang baik, walaupun memiliki keterbatasan kosakata namunMahasiswa angkatan II Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memiliki kemampuan listening dan reading yang baik, walaupun memiliki keterbatasan kosakata namun
UMMUBAUMMUBA Hasil statistik inferensial perhitungan uji signifikansi uji t nilai thitung > ttabel, yaitu 4,268 > 1,690. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yangHasil statistik inferensial perhitungan uji signifikansi uji t nilai thitung > ttabel, yaitu 4,268 > 1,690. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang