RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER
Indonesian Journal of Health and MedicalIndonesian Journal of Health and MedicalKebersihan gigi dan mulut merupakan masalah yang rentan dihadapi oleh kelompok anak usia sekolah dasar. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan anak tentang kebersihan gigi dan mulut, antara lain kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut seperti menyikat gigi yang belum tepat. Masalah penelitian ini adalah tingginya nilai OHI-S anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang menyikat gigi anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek sebanyak 38 anak. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian lembar kuisioner. Teknik analisis data dengan memprosentase dan menyajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak Sekolah Dasar kelas 1-3 di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek termasuk dalam kategori kurang.
Pengetahuan tentang pengertian menyikat gigi pada anak Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek berada dalam kategori cukup.Pengetahuan tentang alat dan bahan menyikat gigi, cara menyikat gigi, serta waktu dan frekuensi menyikat gigi pada anak Sekolah Dasar di SDN 2 Sumberejo Kabupaten Trenggalek semuanya berada dalam kategori kurang.Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan anak tentang menyikat gigi masih rendah, sehingga diperlukan intervensi edukatif yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik kebersihan gigi yang benar.
Penelitian lanjutan dapat menguji seberapa efektif program edukasi berbasis permainan interaktif dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang cara menyikat gigi yang benar, termasuk penggunaan pasta gigi berfluoride dan durasi menyikat yang tepat. Selain itu, perlu diteliti pengaruh keterlibatan orang tua dalam kegiatan menyikat gigi bersama anak terhadap keberlanjutan perilaku sehat, mengingat bahwa pengetahuan anak masih rendah meskipun telah diberikan informasi di sekolah. Terakhir, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat perubahan tingkat kebersihan gigi anak selama satu tahun setelah dilakukan penyuluhan berkelanjutan, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pengetahuan berdampak pada penurunan nilai OHI-S secara nyata dan bertahan lama.
- MEDIA PERMAINAN TEBAK GAMBAR EFEKTIF DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MENYIKAT GIGI DIBANDINGKAN... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jkg/article/view/4447MEDIA PERMAINAN TEBAK GAMBAR EFEKTIF DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MENYIKAT GIGI DIBANDINGKAN ejournal poltekkes smg ac ojs index php jkg article view 4447
- HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP JUMLAH KARIES ANAK KELAS III - V DI SD MUHAMMADIYAH... doi.org/10.31983/jkg.v4i1.2710HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP JUMLAH KARIES ANAK KELAS III V DI SD MUHAMMADIYAH doi 10 31983 jkg v4i1 2710
| File size | 629.56 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNARUNAR Sampel penelitian sebanyak 82 responden dengan Tenik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi: obesrvasi dan studi dokumentasiSampel penelitian sebanyak 82 responden dengan Tenik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi: obesrvasi dan studi dokumentasi
UNARUNAR Berdasarkan tingkat semester, mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi semester 2, 4, 6, dan 8 mengalami burnout tingkat sedang dengan persentaseBerdasarkan tingkat semester, mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi semester 2, 4, 6, dan 8 mengalami burnout tingkat sedang dengan persentase
UNARUNAR Penelitian ini bertujuan menjelaskan analisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan inovasi intervensi jamu (jahe dan madu) di RSUD Wangaya,Penelitian ini bertujuan menjelaskan analisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan inovasi intervensi jamu (jahe dan madu) di RSUD Wangaya,
UNARUNAR Tujuan penelitian ini adalah menganalisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalamTujuan penelitian ini adalah menganalisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalam
UNARUNAR Dari penelitian ini diharapkan akan memberikan gambaran kepada Puskesmas Kamonji tentang hubungan kebiasaan mengonsumsi kopi dengan penyakit hipertensiDari penelitian ini diharapkan akan memberikan gambaran kepada Puskesmas Kamonji tentang hubungan kebiasaan mengonsumsi kopi dengan penyakit hipertensi
UNARUNAR Artikel diperoleh melalui pencarian di database elektronik seperti Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan PubMed dengan kata kunci yang relevan. PemilihanArtikel diperoleh melalui pencarian di database elektronik seperti Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan PubMed dengan kata kunci yang relevan. Pemilihan
UNARUNAR Dengan menggunakan analisa data yang menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian pendidikan kesehatan mayoritas respondenDengan menggunakan analisa data yang menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian pendidikan kesehatan mayoritas responden
AHMAREDUCAHMAREDUC Solusi permasalahannya antara lain adalah dengan bekerja sama dengan para kader Posyandu di desa Bokong Kecamatan Taebenu juga sasaran yaitu ibu ibu yangSolusi permasalahannya antara lain adalah dengan bekerja sama dengan para kader Posyandu di desa Bokong Kecamatan Taebenu juga sasaran yaitu ibu ibu yang
Useful /
ISI DPSISI DPS Pertunjukan ini mengandung makna yang diyakini dapat membawa berkah dan keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara,Pertunjukan ini mengandung makna yang diyakini dapat membawa berkah dan keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara,
AHMAREDUCAHMAREDUC Oleh karena itu, diharapkan kegiatan pelatihan pada ibu dapat rutin dilakukan setiap tahun dalam upaya pencegahan terjadinya stunting dan memberikan informasiOleh karena itu, diharapkan kegiatan pelatihan pada ibu dapat rutin dilakukan setiap tahun dalam upaya pencegahan terjadinya stunting dan memberikan informasi
AHMAREDUCAHMAREDUC Program dilakukan pada bulan Desember 2022 pada pertemuan rutin Aisyiyah yang diikuti oleh 21 peserta. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan tahapan anamnesaProgram dilakukan pada bulan Desember 2022 pada pertemuan rutin Aisyiyah yang diikuti oleh 21 peserta. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan tahapan anamnesa
AHMAREDUCAHMAREDUC Setiap tahun terdapat 15 juta kasus malaria dengan 38.000 kematian di Indonesia. Tujuan pengabdian dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terutamaSetiap tahun terdapat 15 juta kasus malaria dengan 38.000 kematian di Indonesia. Tujuan pengabdian dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terutama